Bintang Mukbang Ungkap Masalah Kesehatan yang Dialami akibat Makan Berlebih

Hestianingsih - wolipop Selasa, 25 Agu 2020 19:00 WIB
Mukbang, makan banyak tapi nggak gendut Ilustrasi mukbang. Foto: Istimewa
Jakarta -

Mukbang masih jadi salah satu konten terpopuler di YouTube. Ide menonton orang melahap berbagai macam makanan dengan porsi superbesar memang bisa memuaskan hasrat makan meskipun hanya secara psikis.

Tren ini mulai berjaya di Korea Selatan sekitar awal 2010 dan terus menanjak naik sampai sekarang. Beberapa bintang mukbang yang terkenal di antaranya Yuka Kinshita asal Jepang yang bisa mnghabiskan 5.000 sampai 23.000 kalori sekali makan saat siaran.

Ada pula bintang mukbang Korea, dikenal dengan nama Diva, yang berhenti dari pekerjaannya untuk berdikasi penuh di siaran makan-makan ini. Sementara Banzz bisa makan puluhan piring daging sekali siaran.

mukbang lobster raksasaMukbang lobster raksasa. Foto: youtube ssyoung

Populer, dapat banyak uang dan bisa makan enak sepuasnya. Bintang mukbang tampaknya menjadi profesi yang menggiurkan dan menjanjkan untuk meraup pundi-pundi uang. Tapi keuntungan itu bukannya datang tanpa konsekuensi.

Nikocado Avocado, YouTuber dengan lebih dari dua juta subscriber, mengungkap suka duka menjalani profesi sebagai bintang mukbang. Ia tak memungkiri kalau orang awam memang melihat pekerjaan menyenangkan.

"Saya tahu kesannya seperti pekerjaan yang mudah. Duduk. Makan banyak-banyak. Dapat ribuan dollar. Menyenangkan sekali," kata pria bernama asli Nicholas Perry ini, seperti dikutip dari Men's Health.

Tapi yang tidak semua orang tahu adalah proses di balik video tersebut. Video mukbang yang tayang di YouTube rata-rata berdurasi 20-60 menit. Tapi proses syuting bisa memakan waktu hingga berjam-jam. Belum dihitung dengan tahapan editing.

Hotel mukbangHotel mukbang. Foto: Youtube W Hotel Washington DC

Perlu diketahui bahwa bintang mukbang tidak hanya menyantap makanan jadi dari restoran. Tapi ada yang memasaknya sendiri dari nol. Seperti yang dilakukan Nicholas, dia belanja bahan-bahan di supermarket, masak, menata meja, merekam dan membersihkan meja makan sendiri selesai syuting.

Popularitas dan penghasilan yang didapat Nicholas dari tayangan mukbang juga berpengaruh terhadap kesehatan fisiknya. Dia mengaku performa seksnya jadi berkurang sejak jadi bintang mukbang.

"Saya mulai mengalami masalah ereksi. Itu tidak pernah terjadi sampai saya memulai tayangan ini," ucapnya.

Secara ilmiah memang belum ada penelitian yang menyebutkan hubungan antara disfungsi ereksi dan makan berlebihan. Namun pria kelahiran Ukraina ini merasa tidak mood untuk bercinta setelah seharian kerja.

Nicholas juga mengalami kenaikan berat badan secara signifikan. Sebelumnya ia memiliki bobot 63 kg, dan setelah membuat konten mukbang, melonjak naik jadi 99 kg. Belum lagi masalah diare yang sering dialaminya, kembung, sakit perut, dan sebagainya.

"Saya tidak bisa tidur karena perut terasa panas. Lalu saya lari ke kamar mandi. Duduk di toilet sambil menangis," tutur pria 27 tahun ini.

Masalah kesehatan tak menghalangi semangatnya untuk mendulang uang dari tayangan mukbang. Untuk tetap menjaga kesehatan kini dia makan banyak sayuran ketika tidak syuting.



Simak Video "Orang Kaya! Tasya Farasya Nggak Tahu Uang Seribu"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)