Ini yang Terjadi saat Lalat Hinggap di Makanan Kamu

Hestianingsih - wolipop Jumat, 07 Agu 2020 06:35 WIB
Macro view of a horsefly. Females females bite animals to obtain enough protein from blood to produce eggs Ilustrasi lalat. Foto: Thinkstock
Jakarta -

Lalat dikenal sebagai serangga yang dapat menularkan berbagai kuman dan bakteri. Hewan ini senang hinggap di mana saja terutama tempat-tempat kotor seperti sampah bahkan kotoran hewan maupun manusia.

Oleh karena itu kamu patut waspada jika melihat makanan sudah dihinggapi lalat. Bisa jadi makanan tersebut sudah terkontaminasi kotoran dan kuman penyebab penyakit seperti diare sampai muntaber.

Namun sering kali orang tidak mengindahkan bahaya penyakit yang dibawa lalat ketika menghinggapi makanan. Padahal efeknya bisa berbahaya terutama bagi mereka yang sistem imunnya rendah.

Kalau kamu termasuk orang yang masih cuek menyantap makanan dihinggapi lalat, sepertinya perlu tahu fakta-fakta berikut. Ini yang terjadi ketika lalat mendarat di makanan kamu.

1. Muntah

Lalat makan dengan cara menyedot cairan melalui mulut mereka yang berbentuk seperti tabung. Penelitian yang dilakukan Penn State College of Agriculutural Science menunjukkan, bentuk mulut inilah yang mengharuskan mereka mengubah semua makanan jadi cairan.

Untuk bisa melakukannya, lalat memuntahkan air liur ke atas makanan, yang mungkin saja mengandung apa saja yang telah mereka makan sebelumnya. Bisa jadi itu daging busuk, makanan basi atau bahkan feses. Ewww!

2. Bertelur

Sebaiknya kamu tidak makan makanan yang dibiarkan dalam keadaan terbuka atau tanpa penutup atau wadah. Bisa jadi makanan tersebut sudah jadi tempat lalat untuk bertelur.

Telur-telur ini nantinya akan berubah menjadi larva atau belatung yang bisa meracuni tubuhmu dengan bakteri. Jadi selalu biasakan untuk menutup atau menaruh makananmu dalam wadah tertutup jika tidak ingin langsung dimakan.

3. Kaki dan Sayapnya Bisa Bikin Makanan Jadi Sarang Bakteri

Bagian kaki dan sayap lalat mengandung paling banyak mikroba dibandingkan area tubuh lainnya. Menurut Nanyang Technological University, setiap lalat melangkahkan kakinya, meninggalkan jejak koloni mikroba. Artinya apapun yang telah tersentuh kaki dan sayap mereka berisiko terinfeksi kuman.

4. Membawa Lebih Dari 60 Penyakit

Tubuh lalat memang kecil tapi mereka bisa jadi 'agen' penyebaran banyak penyakit. Departemen Entomologi Pennstate College of Agricultural Sciences mencatat, lalat bisa menularkan sedikitnya 65 jenis penyakit ke manusia, hanya dengan merayap ke sampah dan makanan.

Penyakit yang bisa ditularkan lalat di antaranya disentri, kolera, diare, hingga leprosi. Tak hanya manusia, lalat juga bisa menularkan penyakit ke hewan, termasuk ayam dan babi.



Simak Video "Ini Jaket Rp 16 Juta yang Diklaim Tahan Penyakit"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)