Ini Gejala Kolesterol Tinggi, Kamu yang Hari Ini Makan Daging Perlu Waspada

Vina Oktiani - wolipop Jumat, 31 Jul 2020 11:00 WIB
Umat Muslim melaksanakan sholat Idul Fitri di kawasan Jatinegara, Jakarta, Jumat (15/6/2018). Sholat Ied dilaksanakan di salah satu jalan protokol di Jatinegara Waspada gejala kolesterol tinggi karena banyak makan daging saat Idul Adha. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Makan bersama keluarga jadi aktivitas pilihan setelah salat Idul Adha. Biasanya makanan yang disajikan adalah makanan bersantan dan berlemak seperti opor ayam, semur daging, sayu ketupat dan sambal goreng ati. Dan saat Idul Adha, sate kambing pun jadi sajian selanjutnya setelah hewan kurban dipotong.

Buat kamu yang hari ini makan daging atau makanan berlemak lainnya terus-menerus, sesuatu yang berlebihan bisa berdampak pada kesehatan. Makanan yang mengandung lemak tinggi dapat membuat kolesterol dalam darah meningkat. Kadar kolesterol yang tinggi terbukti dapat meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti, jantung, diabetes dan stroke.

Sayangnya, seringkali kamu tidak bisa menyadari jika kadar kolesterolmu mengalami peningkatan. Agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit akibat tingginya kolesterol, maka kamu perlu tahu apa saja gejala dari kolesterol tinggi.

Gejala Kolesterol Tinggi

Seperti dikutip dari Verywell Health, sebenarnya peningkatan kolesterol pada tubuh tidak memiliki gejala yang jelas. Namun hal itu dapat membuat kondisimu menjadi lebih parah dengan meningkatkan gejala-gejala seperti di bawah ini:

1. Pertumbuhan lunak atau kekuningan atau lesi pada kulit yang disebut xanthomas. Endapan kolesterol kekuningan itu biasanya terdapat di sekitar mata atau kelopak mata, tangan, siku, atau lutut.
2. Mengalami obesitas atau menderita diabetes.
3. Pada pria, impotesi dapat diakibatkan dari arteri yang terkena kolesterol.

sate kambingIlustrasi sate kambing. Foto: instagram

Untuk memastikannya, kamu bisa melakukan tes darah dan memperhatikan kandungan lemak di dalam darah, seperti Low-density Lipoprotein (LDL) yang merupakan kolesterol jahat, High-density Lipoprotein (LDL) yang merupakan kolesterol baik, dan Trigliserida, dan total kolesterol.

Jika total kolesterol, LDL, atau Trigliseridamu tinggi, atau HDL mu teralalu rendah maka dokter kemungkinan akan merekomendasikan obat-obatan atau perubahan gaya hidup untuk membantu megembalikan jumlah lemak tubuhmu ke kisaran yang sehat. Namun jika kamu memiliki riwayat kesehatan keluarga kolesterol atau mungkin sudah didiagnosa mengalami diabetes kronis maka kamu harus lebih sering melakukan tes kolesterol.

Apakah jika merasakan gejala kolesterol tinggi harus memeriksakan diri ke dokter? Seperti dikutip dari Web MD, jika kamu merasakan beberapa gejala di bawah ini, maka itu mungkin menjadi pertanda untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

1. Kamu mendeteksi pertumbuhan kulit lembut berwarna kekuningan. Jika merasakan hal ini, maka kamu bisa meminta untuk uji kolesterol tinggi di layanan kesehatan yang menyediakan tes tersebut.
2. Kamu memiliki gejala penyakit jantung, stroke, atau aterosklerosis di pembuluh darah lain, seperti, nyeri dada di sisi kiri, tekanan, pusing, gaya berjalan tidak stabil, bicara tidak jelas, atau sakit di kaki bagian bawah.



Simak Video "Penampilan Jokowi Berbaju Adat NTT di Sidang MPR/DPR"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)