Sudah Tahu Belum? Ini 3 Jenis Tungau yang Sering Ada di Rumah

Reyhan Diandri Ghivarianto - wolipop Rabu, 08 Jul 2020 13:04 WIB
Tungau Foto: shutterstock
Jakarta -

Tungau atau kutu sering kali menjadi masalah utama pada kesehatan kulit yang cukup serius. Banyak orang sering mengalami gatal-gatal, iritiasi, dan gangguan kesehatan lainnya akibat dari gigitan hewan ini.

Meskipun saling hidup berdekatan dengan manusia, namun apakah kamu tahu kalau tungau mempunyai beberapa jenis berbeda yang sering ditemukan di dalam rumah? Jika belum yuk intip ragam jenis tungau tersebut dilansir dari berbagai sumber.

House Dust Mites (Tungau Debu Rumah)
Tungau yang satu ini tampak tidak terlihat secara kasat mata, karena jenis ini dapat berpindah melalui udara. Tungau ini termasuk ke dalam alergen yang sering ada di rumah. Jika kamu tampak alergi terhadap debu, bisa saja bukan debu yang kamu hirup namun melainkan tungau ini. Jenis tungau ini jarang sekali menyebabkan iritasi pada kulit, namun dapat menyebabkan serangan asma.

Untuk mengatasi tungau jenis ini, gunakanlah vacuum cleaner untuk menyedot beberapa bagian rumah yang sering terdapat debu menempel. Bisa juga menggunakan semprotan cairan eukaliptus atau minyak pohon teh, agar kualitas udara di rumah dapat terjaga sehingga mengurangi penyebaran tungau ini.

Scabies Mites (Tungau Skabies)
Tungau skabies sangat berbahaya untuk kesehatan kulit. Biasanya akan timbul iritasi dalam area kulit yang luas, hal tersebut dapat terjadi karena tungau skabies bisa menggali kulit lho! Ketika tungau ini masuk ke dalam kulit, hewan ini akan menaruh telur-telurnya yang dapat menyebabkan iritasi kulit yang lebih besar lagi. Masa hidup tungau diketahui 10-17 hari.

Tungau skabies dapat diatasi dengan menjaga kebersihan area-area rumah yang sering ditiduri atau diduduki, seperti sofa, kasur, karpet, dan sebagainya. Jika dapat dicuci seperti sprei kasur atau karpet, maka sebaiknya dicuci dengan air panas dengan temperatur minimum 54 celcius. Jika tungau ini sudah mengakibatkan iritasi pada kulit, ada baiknya untuk menggunakan obat-obat kulit yang bisa meredakan iritasi tersebut sesuai dengan anjuran dokter.

Chigger Mites (Tungau Chigger)
Tungau chigger dapat menyebabkan bintik-bintik merah di kulit yang mirip dengan gigitan nyamuk. Tungau ini sebenarnya tidak hidup di daerah urban namun berada di daerah bertanah. Namun ada dua spesies tungau chigger yang dapat memberikan masalah kepada manusia. Saat menggigit, tungau ini akan menyuntikkan cairan saliva untuk memakan kulit sehingga timbul bintik merah tersebut.

Tungau chigger dapat diatasi dengan membersihkan pakaian setelah aktivitas di luar rumah. Karena tungau ini datang dari luar rumah, maka bersihkanlah tempat-tempat dengan akses ke luar rumah seperti pintu masuk rumah atau garasi. Agar tidak tergigit oleh tungau ini, kamu bisa menggunakan lotion anti nyamuk untuk diaplikasikan ke kulitmu.

Nah, sudah tahu kan beberapa jenis tungau yang ada di rumah? Jika kamu mempunyai masalah tungau, jangan khawatir lagi! Layanan Clean & Fix di aplikasi Grab bisa membantumu mengatasi masalah tungau. Selama masa pandemi, mitra Clean & Fix akan datang sesuai dengan protokol kesehatan yang ada.



Simak Video "Yuk Intip Proses Pembuatan Sepatu Rajut Lokal!"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)