Penampakan Gym Era New Normal, Fitnes di Dalam Bilik Plastik

Hestianingsih - wolipop Sabtu, 20 Jun 2020 15:35 WIB
Corona mereda, warga Jerman kini mulai bisa menikmati aktivitas di sarana olahraga yang dibuka pasca pelonggaran kebijakan Lockdown. Inspire South Bay Fitness, gym di California pasang bilik plastik untuk fitnes di era new normal. Foto: Dok. CNN
California -

Menurut sejumlah dokter, gym termasuk salah satu tempat paling berisiko terhadap penularan virus Corona. Analisa dari situs Mlive memasukkan tempat fitnes di kategori kegiatan sehari-hari dengan tingkat risiko 8.

Sejumlah negara pun menempatkan gym dalam pelonggaran lockdown di fase keempat atau terakhir sebagai tempat umum yang diizinkan untuk beroperasi kembali. Hal ini dianggap cukup beralasan dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona.

Sebab, di gym orang akan mengeluarkan lebih banyak sekresi pernapasan. Belum lagi alat-alat fitnes yang biasanya digunakan secara bergantian bisa menjadi tempat menyebarkan bakteri serta virus dengan mudah.

Inspire South Bay Fitness, gym di California pasang bilik plastik untuk fitnes di era new normal.Inspire South Bay Fitness, gym di California pasang bilik plastik untuk fitnes di era new normal. Foto: Dok. CNN


Melihat kondisi itu, sebuah pusat fitnes di California sudah menyiapkan inovasi untuk menjaga keamanan dan kenyamanan klien, saat tempat ini sudah kembali dibuka. Inspire South Bay Fitness di Redondo, California, membangun sejumlah bilik plastik di dalam gym, yang masing-masing hanya berkapasitas satu orang.

Setiap bilik dilengkapi perlengkapan fitnes seperti dumbell, bench dan produk sanitasi. Klien juga bisa mengikuti kelas olahraga dengan berada di biliknya masing-masing.

Peet Sapsin, pemilik tempat fitnes, mengaku ide ini tercetus setelah para kliennya kesulitan bernapas saat olahraga jika harus memakai masker. Lewat diskusi dan percobaan di Zoom, dia mengetahui para klien mengeluhkan sulit bernapas dengan bebas terlebih lagi apabila melakukan latihan cardio.


"Kami mencobanya di Zoom, dan tahu benar mereka tidak bisa bernapas. Kami merasa kasihan. Klien sudah seperti keluarga kami. Jadi kami memikirkan cara, bagaimana kami ingin keluarga kami merasa nyaman?" kata Peet, seperti dikutip dari CNN.

Setelah memutuskan bahwa aturan wajib menggunakan masker tidak bisa jadi opsi, dia dan istrinya memikirkan ide lain, dan muncullah inovasi ini. Istri Peet sendiri yang merancang desain bilik dan membuat prototipe bersamanya.

Bilik olahraga terbuat dari bahan tirai kamar mandi dan pipa PVC. Menurutnya bahan-bahan tersebut lebih efektif secara biaya dibandingkan gelas plastik karena hanya memakan biaya USD 400 atau sekitar Rp 5,6 juta.


"Kami mengirimkan prototipe nya ke klien dan mereka sangat suka, dan merasa lebih nyaman begitu tahu ada dinding transparan di antara sau orang dan sebelahnya," katanya.

Di negara bagian California, gym sudah diizinkan beroperasi kembali pada 12 Juni 2020 dengan penyesuaian dan modifikasi. Selain gym, sekolah, bioskop dan bar juga dibuka pada tanggal yang sama.



Simak Video "Merry Riana: Berpikir Positif di New Normal tapi Tetap Waspada"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)