Konsumsi Susu Juga Penting saat Ramadhan, Ini Alasannya Bagi Kesehatan

Hestianingsih - wolipop Selasa, 12 Mei 2020 03:00 WIB
Banana and chocolate smoothie in two jars, protein milkshake, nuts, chocolate cubes, dates, cinnamon sticks, healthy eating on a dark background. Ilustrasi wanita minum susu. Foto: iStock
Jakarta -

Susu dan produk olahan turunannya mungkin bukan makanan yang terlalu populer saat bulan puasa. Tapi ternyata mengonsumsi susu selama Ramadhan penting bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Pakar diet Randa Fahd seperti dikutip dari Arab News merekomendasikan asupan produk susu sebanyak tiga sajian setiap hari. Tiga sajian itu bisa berupa secangkir susu segar, secangkir yoghurt dan 30 gram keju padat.

Kenapa penting mengonsumsi susu saat Ramadhan? Susu sapi tinggi akan kalsium yang penting untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi, menjaga kerja jantung tetap optimal dan menjaga kondisi tubuh selama berpuasa.

Ilustrasi Susu DewasaIlustrasi wanita minum susu. Foto: Shutterstock


Selain itu susu sapi juga mengandung nutrisi penting seperti vitamin, mineral, fosfor, potassium dan protein. Terlebih lagi kalsium pada susu sapi paling cepat diserap oleh tubuh dibandingkan kalsium dari sumber makanan lain.

Secangkir susu segar misalnya, mengandung 243 mg kalsium yang mudah diserap. Sementara angka kebutuhan kalsium orang dewasa usia 19-50 tahun adalah 1.000 mg per hari dan anak-anak usia 1-8 tahun 1.000 - 1.300 mg per hari.

Sekitar 30 - 40 persen kalsium pada susu dan keju bisa terserap oleh tubuh. Maka dari itu penting untuk memenuhi kebutuhan kalsium dengan mengonsumsi produk susu minimal tiga sajian per harinya.

Kalsium sebenarnya juga terdapat pada sayuran berdaun hijau seperti bayam, kale, buncis, dan selada air. Secangkir bayam rebus mengandung sekitar 115 mg kalsium. Namun hanya 5 persen kalsium pada bayam yang bisa diserap tubuh.

ilustrasi susuIlustrasi segelas susu. Foto:Thinkstock


Sayangnya tidak semua orang bisa mengonsumsi susu atau produk yang mengandung susu. Bagi kamu yang memiliki intoleransi laktosa bisa mengalami perutn kembung, sembelit, sakit kepala hingga diare. Untuk itu memang disarankan menghindari minum susu murni tapi cukup aman mengonsumsi keju atau yoghurt.

Keju padat seperti cheddar, hanya memiliki sedikit atau bahkan tidak mengandung laktosa sama sekali. Sementara yoghurt, meskipun termasuk produk turunan susu, juga mengandung bakteri baik yang bisa menjaga kesehatan pencernaan.

Namun agar lebih aman, kamu bisa mengonsumsi alternatif selain susu sapi, seperti susu almond, susu kedelai dan susu gandum. Namun pastikan produk-produk tersebut sudah diperkaya dengan suplementasi kalsium yang cukup.



Simak Video "Sulap Kotak Susu Jadi Barang Reusable"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)