Cegah Corona, Ini Alasan Masker Kain Perlu Pakai Lapisan Filter

Vina Oktiani - wolipop Selasa, 21 Apr 2020 05:30 WIB
artis indonesia pakai masker Masker kain perlu dilapisi filter. Foto: Getty Images/lisegagne
Jakarta -

Masker saat ini menjadi salah satu benda penting untuk mencegah penyebaran COVID-19. Pemerintah pun menganjurkan masyarakat untuk menggunakan masker, terutama saat bepergian ke luar rumah.

Namun dikarenakan kelangkaan beberapa jenis masker, seperti masker N95 dan masker bedah, maka masyarakat yang tidak bekerja sebagai tenaga medis lebih disarankan untuk menggunakan masker kain yang dapat dibuat sendiri. Sayangnya kebanyakan orang tidak tahu bahwa sebenarnya perlu ada tambahan lapisan filter atau penyaring pada masker buatan sendiri agar memberikan perlidungan ekstra.

Seberapa Penting Lapisan Filter pada Masker?

Seperti dikutip dari Today, menurut Dr. Scott Segal, ahli anestesi di Wake Forest Baptist Health di Winston-Salem, Carolina Utara, filter atau lapisan penyaring pada masker kain buatan sendiri akan meningkatkan kemampuan masker tersebut. Segal sendiri telah melakukan penelitian mengenai efektivitas bahan masker selama beberapa minggu terakhir.

Joel Burken, Ph.D, ketua departemen teknik sipil, arsitektur, dan lingkungan di Missouri University of Science and Technology mengatakan jika masker buatanmu terbuat dari kain tipis atau memiliki tenunan yang lebih longgar, maka hal itu mungkin tidak mampu menangkap banyak partikel seukuran aerosol, termasuk virus COVID-19. Menurutnya, lapisan penyaring atau filter pada masker adalah lapisan yang dapat menangkap sebagian besar partikel virus. Oleh karena itu jika kamu menginginkan perlindungan ekstra saat berada di luar rumah kamu bisa membuat masker yang memiliki lapisan penyaring atau filter di dalamnya.

Masker kain.Masker kain. Foto: ANTARA FOTO/YUSUF NUGROHO

Penelitian dari Missouri S&T yang dipimpin oleh Yang Wang, Ph.D, asisten professor teknik lingkungan, menemukan bahwa kain yang lebih terbuka atau memiliki pori-pori lebih lebar hanya akan menyaring 10 hingga 20 persen partikel. Tetapi jika kamu menambahkan beberapa lapisan filter atau penyaring HEPA, maka itu akan dapat menyaring partikel hingga 80-90%, hampir menyerupai masker N95.

Bahan Apa yang Sebaiknya Digunakan untuk Lapisan Filter?

Burken dan Segal telah menguji 3000 MPR (peringkat kinerja mikropartikel) dari banyak lapisan dan menemukan beberapa lapisan terbaik untuk dijadikan filter atau penyaring. Jika kamu tidak bisa membeli atau menggunakan filter HEPA maka sebagai gantinya, kamu bisa menggunakan lapisan kain tenun yang memiliki pori-pori lebih rapat untuk meningkatkan perlindungan.

Untuk memeriksa keefektifan dan pori-pori yang dimiliki kain, kamu bisa mengujinya degan cara memegang kain setinggi mungkin di tempat yang bercahaya atau terang. Lalu lihatlah bagian pori-pori atau serat kainnya. Jika kamu dapat melihat melihat pori-pori atau serat kainnya dengan jelas maka bahan tersebut kurang efektif jika dijadikan filter.

Menurut Burken, berdasarkan hasil dari penelitian Missouri S&T yang telah menguji kantong vakum, beberapa dari kantong vakum sangat kedap udara. Hal tersebut akan membuat udara tidak dapat melewatinya. Barang rumah tangga lainnya yang juga bisa dijadikan pertimbangan untuk lapisan filter pada masker adalah filter kopi. Menurut penelitian S&T, tiga lapisan filter kopi sendiri tanpa kain dapat menghilangkan 24,1% partikel.

Burken mengatakan bahwa lapisan filter kopi mungkin tidak ideal, namun jika kamu menambahkannya pada masker yang kamu buat maka itu akan memberikan manfaat ekstra, terutama jika maskermu terbuat dari bahan tenunan yang berpori longgar. Jadi tidak ada salahnya untuk menambahkan satu lapisan filter kopi pada maskermu. Tapi jika kamu menginginkan yang lebih baik, maka kamu bisa menggunakan filter HEPA.

Masker Kain dari Brand Lokal yang Bisa Dipakai UlangMasker Kain dari Brand Lokal yang Bisa Dipakai Ulang Foto: Instagram

Bagaimana Cara Membuat Masker Kain dengan Lapisan Filter di Dalamnya?

Berikut ini beberapa langkah-lagkah untuk membuat masker dengan lapisan filter di dalamnya:

1. Ambil bandana atau bahan kain lainnya yang berbentuk persegi.
2. Lipat kain menjadi dua untuk membentuk garis tengah, lalu setelahnya buka kembali kain tersebut.
3. Sambil memegang kain, lipat bagian atas menuju garis tengah yang telah dibuat sebelumnya.
4. Lakukan hal yang sama pada bagian bawah.
5. Tempatkan filter pada bagian atas lalu lipat ke bawah.
6. Sambil memegang bahan secara horizontal, letakkan karet gelang pada sisi kiri dan kanan masker. Sisakan ujungnya sekitar 2.5 cm.
7. Lipat ujung kiri dan kanan sehingga karet berada di ujung.
8. Sesuaikan dengan mulut dan hidungmu.
9. Pakai masker dengan mengaitkan karet ke bagian telinga.

Burken mengingatkan bahwa jika kamu menggunakan filter HEPA maka kamu harus selalu membungkusnya dengan kain sebelum digunakan pada wajah. Hal itu karena filter HEPA mengandung fiberglass yang tidak baik jika terhirup oleh manusia. Selain itu, Burken juga merekomendasikan untuk mengganti filter setiap kali kamu mencuci masker.



Simak Video "Bikin Haru! Sepasang Dokter Rela Tunda Nikah Demi Pasien Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/eny)