Momen Haru Ibu Sebelum Meninggal Akibat Corona, Berpisah dari Anak Pakai HT

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 02 Apr 2020 13:37 WIB
A little boy is sick and discouraged at the doctors office. A nurse is with him during his check up. Ilustrasi (Foto: Getty Images/FatCamera)
Everett -

Virus corona merenggut nyawa seorang ibu enam anak dari Washington, Amerika Serikat. Menggunakan HT atau walkie talkie, sang ibu menyampaikan perpisahan kepada putra-putrinya yang di antaranya masih berusia belasan tahun itu.

Sundee Rutter mengembuskan napas terakhirnya pada 16 Maret setelah sempat dirawat di Providence Hospital, Everett, Washington. Sebelum dinyatakan positif mengidap Covid-19, Sundee baru saja selesai berjuang melawan kanker payudara.

Kepergian Sundee tentu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, terutama enam anaknya. Anak Sundee kini menjadi yatim piatu karena sang ayah sudah mendahului mereka delapan tahun lalu.



Anak keduanya, Elijah Ross-Rutter (20), menceritakan momen haru terakhir mereka bersama ibunya di rumah sakit. Dari ruang terpisah, mereka masih sempat mengucapkan salam perpisahan kepada ibunya yang terbaring lemah di ruang isolasi. Kata-kata terakhir tersebut disampaikan lewat walkie-talkie.

"Mereka meletakkan walkie-talkie di atas bantal samping ibuku," ungkap Elijah dalam sebuah wawancara dengan CNN TV baru-baru ini.

Mengetahui ibunya dalam kondisi yang sangat kritis saat itu, Elijah mengaku sempat terdiam. Ia kehilangan kata-kata. "Situasi seperti ini sangat berat. Kamu jadi tidak tahu harus berbicara apa," kata dia.



Namun, Elijah memastikan ibunya tetap bisa mendengar suaranya untuk terakhir kali. "Aku bilang aku mencintainya," tutur Elijah.

Kepada Sundee, Elijah juga berjanji dia dan kakaknya akan menjaga adik-adiknya yang berusia 13, 14 dan 15. Sang kakak, Tyree Ross-Rutter, sedang berupaya mengurus hak asuh mereka pascakematian ibu mereka.

Untuk membantu biaya legalisasi, sebuah penggalangan dilakukan di situs GoFundMe. Sampai saat ini, sudah terkumpul US$ 350 ribu atau hampir mencapai Rp 6 miliar dari 8.000 donatur.

Ditinggal orangtua untuk selamanya tentu menjadi pengalaman hidup yang berat bagi Elijah dan kelima saudara kandungnya. Namun, mereka mencoba untuk tetap optimis menatap masa depan. "Untuk saat ini, kami masih tinggal satu atap dan akan tetap berjuang bersama," ungkap Elijah.



Simak Video "5 Tips Aman ala dr Reisa agar Terhindar COVID-19 Saat Terima Paket"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)