Orang-orang yang Dijuluki Predator Seks Seperti Reynhard Sinaga

Hestianingsih - wolipop Selasa, 07 Jan 2020 11:11 WIB
Reynhard Sinaga, predator seks asal Indonesia ditangkap di Inggris. Foto: GMP via AP
Jakarta - Reynhard Sinaga dijuluki predator seks terbesar di Inggris, setelah terungkap bahwa pria asal Indonesia ini, telah melakukan pemerkosaan terhadap 48 korban. Bahkan sosoknya sebagai predator seks disorot netizen serta media internasional.

Akibat perbuatannya, Pengadilan Manchester menjatuhkan hukuman seumur hidup pada Reynhard Sinaga. Disebut-sebut sebagai pemerkosa terproduktif, Reynhard Sinaga diketahui memiliki lebih dari 190 rekaman video, memperlihatkan dirinya sedang melakukan penyerangan pada para korbannya yang tak sadarkan diri.

Selain Reynhard Sinaga, banyak pula predator seks berkeliaran di luar sana. Ada yang tertangkap, telah bebas, ada pula yang masih belum tertangkap. Ini beberapa sosok predator seks yang berhasil terungkap.



1. Brandy Lynn Gonzales
Foto: istimewa

Pada 2004, seorang wanita bernama Brandy Lynn Gonzales di Houston, AS, ditahan atas tuduhan pelecehan seksual terhadap lima remaja. Brandy yang merupakan guru sekolah dasar kala itu, menargetkan korban di usia 11-13 tahun.

"Itu terjadi setiap waktu," kata Detektif William Lilly yang menangani kasus tersebut, seperti dikutip dari Chron.

Penyelidikan menemukan fakta bahwa Brandy melakukan aksinya dengan cara mengajak lima remaja laki-laki itu ke bioskop, apartemen, bahkan kelas yang diajarnya. Menurut para korban, Brandy kerap kali memberikan gerakan tubuh menggoda saat mengajar di kelas.

Atas perbuatannya, pada 2008 Brandy yang saat itu berusia 29 tahun, dijatuhi hukuman selama 40 tahun. Namun Hakim Michael McSpadden mengatakan dia bisa saja dikenai hukuman seumur hidup.

2. Thomas Goodman
Foto: istimewa

Pada 2019, Thomas Goodman didakwa atas tindakan memproduksi pornografi yang melibatkan anak di bawah umur. Tak tanggung-tanggung, hukuman yang dijatuhkan padanya adalah penjara 260 tahun. Thomas pun pingsan saat mendengar keputusan itu dibacakan.

Independent melaporkan bahwa pria 45 tahun itu terbukti bersalah atas pornografi anak. Dia juga terbukti melakukan kekerasan seksual pada dua anak perempuan berusia enam tahun, bahkan merekam dirinya sendiri, saat menyentuh bayi tiga bulan dengan tidak senonoh.

Kejahatan Thomas Goodman terungkap setelah atasannya menyita ponsel miliknya. Saat disita, Electric Boat Security menemukan ada ribuan foto dan ratusan video pornografi anak. Pada Mei 2018, Thomas pun ditangkap kepolisian cyber crime Rhode Island, Amerika Serikat.


3. Toby Willis
Foto: istimewa

Mantan bintang reality TV The Willis Family, Toby Willis, dinyatakan bersalah atas empat pemerkosaan terhadap anak pada Juli 2018. Akibat perbuatannya itu, dia dijatuhi hukuman 40 tahun penjara.

Sebelumnya pada 2016, ayah dari 12 anak ini juga pernah ditangkap atas tuduhan hubungan seks dengan anak di bawah umur. Korban-korban Toby Willis merupakan anak perempuan berusia 9 - 12 tahun.

4. Jeffrey Epstein
Foto: istimewa

Pengusaha yang merupakan rekan Donald Trump ini disebut predator anak karena kasus penjualan anak-anak sebagai budak seks. Ia dihukum penjara selama 13 bulan, namun meninggal setelah dilarikan ke rumah sakit karena bunuh diri di dalam penjara.

Jeffrey Epsten bunuh diri saat ditahan sembari menunggu persidangan untuk dakwaan federal memperdagangkan anak perempuan di bawah umur untuk seks. Kematiannya terjadi sehari setelah pengadilan merilis dokumen-dokumen yang isinya testimoni korban-korban Epstein, yang salah satunya mengklaim pernah dipaksa berhubungan seks dengan para politikus dan pengusaha terkemuka.

Menurut jaksa federal yang menyelidiki kasus ini, Epstein telah mengeksploitasi secara seksual belasan remaja di bawah umur dengan yang paling muda berusia 14 tahun di sejumlah rumahnya ada di Manhattan, New York dan Palm Beach, Florida. Tindak pidana ini disebut terjadi antara tahun 2002-2005.

5. Joji Obara
Foto: istimewa

Pria berdarah Korea Selatan ini terbukti melakukan kekerasan pada setidaknya 150 orang di Jepang, namun diperkirakan masih ada 250 korban lagi yang belum terungkap. Serangan seksual pria yang terlahir dengan nama Korea Kim Sung Jong ini direkamnya sendiri dalam 4.000 video.

Pada 2000 Joji dituntut meracuni, memperkosa dan membunuh wanita Inggris Lucy Blackman, serta delapan korban wanita lainnya. Pengadilannya dimulai pada 2001, dan akhirnya Joji dihukum penjara seumur hidup pada April 2007.


6. Fanwell Khumalo
Ilustrasi wanita korban kekerasan seksual. Foto: iStock

Pria asal Afrika Selatan ini didakwa atas 103 kasus pemerkosaan dan penculikan. Fanwell menjebak korban-korbannya dengan berpura-pura sebagai polisi, atau mendekati mereka untuk menanyakan arah jalan.

Ketika sudah termakan jebakan, Fanwell menggiring mereka ke tempat sepi dan terpencil seperti taman atau rumah kosong. Di berbagai lokasi itulah dia melakukan aksi bejatnya.

7. Richard Huckle
Foto: istimewa

Sepanjang 2006-2014, Richard Huckle asal Inggris melakukan pelecehan seksual terhadap lebih dari 200 anak di bawah umur ketika dia mengunjungi Malaysia, Kamboja, Singapura, Laos dan India. Namun korban yang teridentifikasi saat ini baru 71 orang.

Richard dijuluki sebagai pedofil termuda di Inggris, karena usianya kala itu baru 20-an tahun ketika melakukan aksinya. Korbannya anak di bawah umur berusia 6 bulan - 12 tahun. Pada 2016, dia dijatuhi hukuman penjara minimal 25 tahun. Namun pada Oktober 2019, Richard ditusuk di dalam sel nya dan meninggal dunia.

Simak Video "Heboh Pegawai Starbucks Indonesia, Apa Penyebab Pria Suka Ngintip?"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)