5 Penyakit Kulit yang Mengintai Korban Banjir dan Tips Pencegahan

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 02 Jan 2020 07:01 WIB
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Banjir melanda hampir sebagian besar wilayah Jakarta dan sekitarnya, Rabu (1/1/2020). Bahkan sejumlah kawasan yang belum pernah mengalami banjir pun tak luput.

Banjir tak cuma menyebabkan kerugian materil, tapi juga berisiko bagi kesehatan. Sebagai bagian terluar dari tubuh, kulit lantas menjadi paling rentan terkena dampak negatif banjir.

Terdapat sejumlah penyakit kulit yang patut kamu waspadai jika terkena banjir. Apa saja?

Folikulitis

Penyakit ini umum terjadi saat banjir. Folikulitis adalah kondisi kulit ketika folikel rambut meradang dan terjadi pada area tubuh yang memiliki rambut. Folikulitis memang tidak terlalu berbahaya, tapi meninggalkan sensasi gatal, nyeri, dan tentu membuat tidak nyaman.



Infeksi Jamur

Air banjir yang sangat kotor dan mengandung beberapa bakteri dapat menimbulkan infeksi jamur. Biasanya area yang terkena meliputi lipatan paha dan jari-jari kaki. Infeksi jamur ini memiliki karakteristik gatal pada saat berkeringat.

Dermatitis alergi

Penyakit alergi juga sering muncul pada saat banjir lantaran terpapar dengan bahan-bahan yang terbawa dalam air banjir, entah bahan kimia atau sampah sehingga berpotensi membuat orang terkena dermatitis alergi. Bila banjir lama surut, kemungkinan seseorang terkena dermatitis alergi juga semakin besar. Namun, tidak semua orang yang kebanjiran terkena dermatitis alergi. Ini terjadi pada orang-orang yang sensitif pada bahan-bahan tertentu saja.

Kutu air

Terkena air banjir atau genangan air sangat memungkinkan seseorang mengalami kutu air. Penyebabnya, kondisi air yang kotor apalagi tanpa menggunakan pelindung kaki. Selain itu, suhu yang lembab secara terus menerus juga memungkinkan jamur berkembang lebih cepat sehingga lebih berisiko terjangkit kutu air.

Eksim

Eksim juga kerap terjadi di musim hujan. Ini adalah dermatitis yang paling umum sehingga menyebabkan maserasi kulit di sela-sela jari kaki. Tapi eksim terjadi akibat kolonisasi bakteri sekunder, yang merupakan turunan dari infeksi jamur.

Pencegahan:

Faktor higienitas sangat menentukan besar-kecilnya kamu mengalami penyakit ini. Untuk itu, selalu jaga kebersihan diri. Berikut beberapa hal yang kamu bisa lakukan untuk meminimalisir terjadinya penyakit kulit akibat banjir:

Pakai alas kaki yang sesuai. Memakai boots sangat disarankan agar kaki terlindung maksimal.
Bila kulit terpapar air banjir, usahakan selalu membersihkannya setelah terjadi kontak. Gunakan air bersih dan sabun antibakteri.
Dianjurkan pula untuk mengaplikasikan produk skincare. Misal, pada kasus alergi atau dermatitis dapat berikan pelembap khusus atau salep antialergi.




Simak Video "Pesona Jihane Almira yang Masuk Nominasi Wanita Tercantik di Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/eny)