Viral, Video Ini Perlihatkan Kejamnya Manusia Saat Uji Coba Obat Pada Hewan

Vina Oktiani - wolipop Rabu, 16 Okt 2019 16:42 WIB
Foto: Youtube Cruelty Free International Foto: Youtube Cruelty Free International

Jakarta - Animal testing atau percobaan terhadap hewan adalah metode lama yang sudah banyak ditinggalkan. Namun pada kenyataannya masih ada saja pihak-pihak yang menggunakan cara yang telah mendapat banyak kecaman itu. Baru-baru ini terungkap bahwa Laboratory of Phramacology and Toxicology (LPT) yang berlokasi di Hamburg, Jerman masih menggunakan hewan sebagai alat percobaannya.

[Gambas:Youtube]


Video viral berdurasi 8 menit yang telah ditonton lebih dari 500 kali itu menampilkan penyiksaan pada hewan di salah satu laboratorium di Jerman. Video yang diunggah di Youtube oleh akun Cruelty Free International itu direkam secara diam-diam oleh salah satu tim dari organisasi Soko Tierschutz and Cruelty Free International (CFI) yang menyamar sebagai pekerja di LPT. Terlihat dalam video, situasi di dalam laboratorium yang sangat memprihatinkan.
Viral Video Ini Perlihatkan Kejamnya Manusia Saat Uji Coba Obat Pada HewanFoto: Youtube Cruelty Free International

Terlihat ada cukup banyak hewan seperti monyet, anjing, kelinci dan kucing yang dikurung di kandang sempit. Monyet-monyet yang telah dikeluarkan dari kandang selanjutnya diikat dengan besi dan dibawa ke ruang untuk percobaan. Dengan keji, hewan-hewan tersebut diberikan racun untuk melihat seberapa banyak dosis bahan kimia atau obat yang aman untuk manusia yang tidak akan menyebabkan kerusakan.

"Hewan-hewan itu bahkan masih mengibas-ngibaskan ekor mereka ketika mereka dibawa untuk dibunuh, anjing-anjing tersebut merasa putus asa untuk melakukan kontak dengan manusia," kata Friedrich Mülln dari Soko Tierschutz.


"Perlakuan terburuk adalah untuk monyet. Jenis kera monyet adalah primata kecil, relatif ringan, yang sering digunakan untuk percobaan hewan di LPT," tambahnya.
Viral Video Ini Perlihatkan Kejamnya Manusia Saat Uji Coba Obat Pada HewanFoto: Youtube Cruelty Free International

Mirisnya lagi, menurut penuturan dari pihak CFI, hewan-hewan tersebut bahkan tidak diberikan obat pereda nyeri atau anestesi. Dalam video tersebut juga terlihat beberapa monyet yang terus melakukan gerakan memutar di kandangnya yang menandakan bahwa monyet tersebut mengalami stres. Ada juga anjing berjenis beagle yang kemudian terlihat mengalami pendarahan setelah diberikan beberapa obat untuk percobaan.


Aktivis Carolin Iding kemudian memutuskan membuat petisi online untuk menutup perusahaan keluarga, LPT tersebut. Sejak dirilis pada 11 Oktober lalu hingga saat ini petisi tersebut telah ditandatangani oleh lebih dari 41 ribu orang.

LPT merupakan salah satu laboratorium privat terbesar di Jerman. Mereka memiliki laboratarium di Mienenbuttel, dekat Hamburg. Ada 175 orang yang menjadi karyawan di laboratorium tersebut. Pada situsnya, LPT mengklaim bekerja sesuai dengan aturan nasional dan internasional.

Simak Video "Proses Membuat Batik Shibori Karya Warga Binaan Rutan Trenggalek"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/eny)