Curhat Wanita yang Dipaksa Diet Oleh Suami Hingga Beratnya Cuma 31 Kg
Rahmi Anjani - wolipop
Minggu, 18 Agu 2019 21:05 WIB
Jakarta
-
Seorang wanita menceritakan pengalaman menyiksanya ketika menikah dengan suami yang terlalu mengatur. Wanita bernama Catherine Hartley tersebut bahkan dibiarkan kelaparan karena suaminya tak mau punya istri gemuk. Catherine pun dipaksa untuk diet selama 12 tahun.
Sejak menikah pada 2006, Catherine mengaku suaminya selalu mengontrol setiap aspek dalam hidupnya, termasuk apa yang boleh dan tidak boleh dimakan. Wanita tersebut mengatakan jika suaminya yang bernama Matthew terobsesi punya istri kurus. Karena itu, Catherine pernah cuma berbobot tubuh 31 kg.
"Dia bilang aku gemuk jadi dia menyuruhku diet. Dia menginginkan istri berukuran 0. Jika aku makan sebelum tidur, dia memaksaku untuk tidur di sofa karena dia tidak suka bau makanan dariku. Aku akhirnya jadi sangat kurus hingga ketika aku berbaring di kasur tulangku sakit. Pada akhirnya, aku memakai baju untuk anak berusia tujuh tahun," ungkapnya kepada Daily Record.
Selain dipaksa untuk diet, Catherine mengaku sering mendapat kekerasan dari suaminya. Matthew pun sangat mengatur Catherine hingga memasang CCTV di setiap ruangan dan mulai mengancam untuk menyakiti keluarganya.
"Dia ingin mengaturku dan memasang CCTV di setiap ruangan, bahkan ruang tidur kami, jadi dia bisa melihatku dari ponselnya. Mathew tahu betapa aku mencintai keluargaku dan sering bilang dia akan membayar satu juta pounds (Rp 17 miliaran) hanya untuk mematahkan rahang adikku. Dia membuatku takut dan menikmatiku tersisa karena dia tidak punya hal yang lebih baik untuk dilakukan," tutur Catherine.
Catherine mengatakan jika dulu ia terlalu muda ketika bertemu dengan Matthew dan baru mengetahui sikap aslinya sesaat setelah menikah. Perlakuan Matthew pun semakin parah ketika Catherine mengandung anak mereka di 2012. "Aku mengalami sakit punggung ketika hamil dan pernah ketika aku memintanya menggosok punggungku, dia menendangku ke tempat tidur, dan mengatakan aku menjikkan dan gemuk," katanya.
Akhirnya Catherine dan Matthew berpisah dua tahun lalu dan meresmikan perceraian tahun ini. Matthew juga telah terbukti bersalah atas tindakan kekerasan namun tidak dipenjara. Karenanya, Catherine merasa kecewa. Ia pun membagi sarannya untuk wanita yang mengalami KDRT.
"Dia mengambil kepercayaan diri dan harga diriku. Aku merasa malu dengan penindasannya. Aku tahu saudari-saudariku tidak akan setuju dengan sesuatu yang seperti itu. Aku merasa aku gagal. Pada akhirnya, aku setuju dengan apa yang dia inginkan karena berharap dia akan baik padaku tapi aku tidak pernah sempurna baginya.
Orang-orang seperti ini tidak akan berubah. Tidak ada yang pantas hidup seperti itu. Kamu harus bercerita kepada seseorang. Kamu harus keluar," ungkap wanita tersebut. (ami/kik)
Sejak menikah pada 2006, Catherine mengaku suaminya selalu mengontrol setiap aspek dalam hidupnya, termasuk apa yang boleh dan tidak boleh dimakan. Wanita tersebut mengatakan jika suaminya yang bernama Matthew terobsesi punya istri kurus. Karena itu, Catherine pernah cuma berbobot tubuh 31 kg.
Baca juga: Meghan Markle Jadi Korban Penipuan Pil Diet |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain dipaksa untuk diet, Catherine mengaku sering mendapat kekerasan dari suaminya. Matthew pun sangat mengatur Catherine hingga memasang CCTV di setiap ruangan dan mulai mengancam untuk menyakiti keluarganya.
"Dia ingin mengaturku dan memasang CCTV di setiap ruangan, bahkan ruang tidur kami, jadi dia bisa melihatku dari ponselnya. Mathew tahu betapa aku mencintai keluargaku dan sering bilang dia akan membayar satu juta pounds (Rp 17 miliaran) hanya untuk mematahkan rahang adikku. Dia membuatku takut dan menikmatiku tersisa karena dia tidak punya hal yang lebih baik untuk dilakukan," tutur Catherine.
Catherine mengatakan jika dulu ia terlalu muda ketika bertemu dengan Matthew dan baru mengetahui sikap aslinya sesaat setelah menikah. Perlakuan Matthew pun semakin parah ketika Catherine mengandung anak mereka di 2012. "Aku mengalami sakit punggung ketika hamil dan pernah ketika aku memintanya menggosok punggungku, dia menendangku ke tempat tidur, dan mengatakan aku menjikkan dan gemuk," katanya.
Akhirnya Catherine dan Matthew berpisah dua tahun lalu dan meresmikan perceraian tahun ini. Matthew juga telah terbukti bersalah atas tindakan kekerasan namun tidak dipenjara. Karenanya, Catherine merasa kecewa. Ia pun membagi sarannya untuk wanita yang mengalami KDRT.
"Dia mengambil kepercayaan diri dan harga diriku. Aku merasa malu dengan penindasannya. Aku tahu saudari-saudariku tidak akan setuju dengan sesuatu yang seperti itu. Aku merasa aku gagal. Pada akhirnya, aku setuju dengan apa yang dia inginkan karena berharap dia akan baik padaku tapi aku tidak pernah sempurna baginya.
Orang-orang seperti ini tidak akan berubah. Tidak ada yang pantas hidup seperti itu. Kamu harus bercerita kepada seseorang. Kamu harus keluar," ungkap wanita tersebut. (ami/kik)
Olahraga
Sepatu Roda Anak Pemula Favorit Orang Tua, Oxelo Learn 100 jadi Pilihan Aman untuk Langkah Pertama
Olahraga
Aktivitas Outdoor Anti-Belang dengan 3 Arm Sleeve Anti UV yang Bikin Lengan Tetap Adem
Pakaian Wanita
Outfit Terasa Biasa? Tambahkan Belt Ini Dijamin Tampilan Kamu Makin Keren dan Stylish
Hobi dan Mainan
CRYBABY Wild but Cutie POP MART, Blind Box Gemas Buat Gantungan Tas & Koleksi Harian
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Kisah Wanita 62 Tahun Hamil Lagi Setelah Anaknya Meninggal, Jadi Kontroversi
Bahaya Mencabut Bulu Hidung yang Jarang Disadari, Bisa Picu Infeksi Pernapasan
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
Most Popular
1
Penampilan Terbaru Zheng Shuang, Aktris China yang Diboikot karena Sewa Rahim
2
Heboh Wanita 'Nyemplung' di Kolam Tetangga Tanpa Busana, Ingin Jadi Mermaid
3
Ramalan Zodiak 10 Januari: Libra Lebih Teliti, Scorpio Masih Boros
4
Potret Cantik Putri Denmark yang Viral Dijodohkan dengan Putra Donald Trump
5
V BTS Jadi Idol KPop Paling Dicari di Google, Terpopuler Versi Forbes Korea
MOST COMMENTED











































