Pakar Jelaskan Alasan Banyak Orang Terobsesi Pakai FaceApp untuk Jadi Tua
Hestianingsih - wolipop
Kamis, 18 Jul 2019 19:04 WIB
Jakarta
-
FaceApp kini jadi aplikasi yang banyak digandrungi dan viral. Netizen beramai-ramai pamer wajah tua mereka di media sosial menggunakan foto editor ini.
Di samping kontroversi FaceApp tentang kerahasiaan data pribadi penggunanya, aplikasi berteknologi AI (artificial intelligence) ini masih tetap diminati berbagai kalangan. Kenapa banyak orang terobsesi dengan aplikasi yang mempunyai fitur pengubah wajah ini?
"Secara naluriah orang memang ingin tahu lebih banyak tentang diri mereka. Hidup itu penuh ketidakpastian, jadi bentuk umpan balik apapun yang bisa membantu kita memprediksi masa depan akan sangat berguna," jelas psikolog dan profesor di Michigan State University William Chopik, seperti dikutip dari Business Insider.
Sebagian orang mungkin akan merasa ngeri atau terkejut saat melihat versi dirinya di 40 atau 50 tahun kemudian. Tapi menurut William, rata-rata mereka tidak menganggapnya sebagai hal serius.
"Secara psikologis, penampakan wajah tua mereka mungkin ditanggapi dengan bercandaan. Mereka berpikir, 'Orang tua memang ada dan setiap orang akan menjadi tua suatu saat nanti, tapi lihatlah aku sekarang dan betapa berbedanya penampilanku,'" tutur psikolog spesialis kepribadian sosial ini.
Aplikasi FaceApp mungkin juga membuat orang berpikir bahwa menjadi tua dengan keriput dan kerutan di sana-sini tidak menarik dilihat, sehingga banyak orang mempertahankan wajah awet mudanya sebisa mungkin. Tapi menurut William ada pula dampak positifnya.
"Dalam hal lain, aplikasi ini membantu menormalkan fakta bahwa semua orang pasti menua, yang mana bisa mengurangi stigma terhadap para lansia," kata William.
Selain itu melihat wajah sendiri saat sudah tua juga bisa memotivasi orang untuk menjaga kesehatannya agar 'prediksi' yang diperlihatkan FaceApp tidak benar-benar terjadi.
"Orang yang merasakan koneksi kuat dan lebih dekat dengan dirinya sendiri di masa depan lebih termotivasi berjuang agar tidak jadi seperti itu. Mereka jadi termotivasi untuk lebih banyak menabung dan olahraga," ujar profesor psikologi Hal Hershfield, mengacu pada hasil penelitian yang ditulisnya pada 2011, dilansir Inverse. (hst/hst)
Di samping kontroversi FaceApp tentang kerahasiaan data pribadi penggunanya, aplikasi berteknologi AI (artificial intelligence) ini masih tetap diminati berbagai kalangan. Kenapa banyak orang terobsesi dengan aplikasi yang mempunyai fitur pengubah wajah ini?
"Secara naluriah orang memang ingin tahu lebih banyak tentang diri mereka. Hidup itu penuh ketidakpastian, jadi bentuk umpan balik apapun yang bisa membantu kita memprediksi masa depan akan sangat berguna," jelas psikolog dan profesor di Michigan State University William Chopik, seperti dikutip dari Business Insider.
Baca juga: Dituding Berbahaya, Ini Pembelaan FaceApp |
Foto: ist |
Sebagian orang mungkin akan merasa ngeri atau terkejut saat melihat versi dirinya di 40 atau 50 tahun kemudian. Tapi menurut William, rata-rata mereka tidak menganggapnya sebagai hal serius.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aplikasi FaceApp mungkin juga membuat orang berpikir bahwa menjadi tua dengan keriput dan kerutan di sana-sini tidak menarik dilihat, sehingga banyak orang mempertahankan wajah awet mudanya sebisa mungkin. Tapi menurut William ada pula dampak positifnya.
Foto: Instagram @bclsinclai |
"Dalam hal lain, aplikasi ini membantu menormalkan fakta bahwa semua orang pasti menua, yang mana bisa mengurangi stigma terhadap para lansia," kata William.
Selain itu melihat wajah sendiri saat sudah tua juga bisa memotivasi orang untuk menjaga kesehatannya agar 'prediksi' yang diperlihatkan FaceApp tidak benar-benar terjadi.
"Orang yang merasakan koneksi kuat dan lebih dekat dengan dirinya sendiri di masa depan lebih termotivasi berjuang agar tidak jadi seperti itu. Mereka jadi termotivasi untuk lebih banyak menabung dan olahraga," ujar profesor psikologi Hal Hershfield, mengacu pada hasil penelitian yang ditulisnya pada 2011, dilansir Inverse. (hst/hst)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bahaya Mencabut Bulu Hidung yang Jarang Disadari, Bisa Picu Infeksi Pernapasan
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Most Popular
1
Potret Moana Anak Ria Ricis, Sudah Jadi Juragan Kos-kosan di Usia 3 Tahun
2
Daftar Tanggal Cantik 2026, Cocok Untuk Lamar Kekasih Hingga Gelar Pernikahan
3
Ramalan Zodiak 9 Januari: Libra Pemasukan Stabil, Scorpio Kerja Keras
4
Gaya Berani Sydney Sweeney di Pemotretan Terbaru, Tubuh Emas Tanpa Busana
5
Potret Piper Rockelle, Mantan Influencer Cilik Gabung OnlyFans Jadi Kontroversi
MOST COMMENTED












































Foto: ist
Foto: Instagram @bclsinclai