6 Cara Tubuh Mengirimkan Sinyal 'Bahaya' Saat Kamu Merasa Tidak Bahagia
Hestianingsih - wolipop
Kamis, 23 Mei 2019 19:10 WIB
Jakarta
-
Saat kita sedih, marah atau kesal, tidak hanya otak dan perasaan saja yang terlibat. Tubuh manusia ternyata tahu ketika seseorang sedang tidak bahagia.
Emosi negatif akan memicu hormon dan neurotransmitter untuk memengaruhi tubuh agar melakukan sesuatu yang bisa membuat suasana hati lebih baik. Ini sinyal-sinyal yang coba disampaikan tubuh kepadamu saat merasa tidak bahagia, seperti dikutip dari Brightside.
1. Ingin Makan Makanan Manis dan Renyah
Jika kamu tiba-tiba ingin melahap makanan manis dan berkarbohidrat tinggi seperti es krim, permen cokelat atau keripik kentang, bisa jadi tanda hormon serotonin dalam tubuh rendah. Hal ini terjadi ketika suasana hati sedang tidak baik.
Makanan manis dan tinggi karbohidrat bisa meningkatkan level serotonin sehingga mood jadi lebih baik. Sayangnya, efek serotonin yang dihasilkan dari junk food ini tidak bertahan lama. Begitu sudah hilang, rasa sedih akan muncul lagi yang membuatmu menginginkan makanan itu lagi. Saat sedih atau marah, sebaiknya luapkan dengan meditasi, menghirup aromaterapi atau olahraga agar emosi tersalurkan lewat cara yang lebih sehat.
2. Berat Badan Naik
Kenaikan berat badan saat kamu merasa tidak bahagia bisa jadi akibat mengonsumsi makanan manis dan karbohidrat berlebihan di poin pertama. Terlalu banyak makan manis dan karbo bisa memicu kenaikan berat badan secara drastis.
3. Payudara Terasa Lunak
Hati yang sedih atau marah bisa mengurangi level hormon estrogen pada tubuh wanita. Akibatnya, payudara jadi kekurangan elastisitas dan kepadatannya. Saat kamu tidak bahagia, payudara bisa menjadi lebih lunak daripada biasanya.
4. Sakit Kepala
Sakit kepala bisa terjadi saat kamu merasa tidak bahagia, karena rendahnya progesterone, hormon yang bisa meningkatkan mood positif. Kekurangan hormon ini biasanya ditandai dengan timbulnya rasa sakit di kepala, umumnya timbul seperti migrain atau sakit kepala sebelah.
5. Insomnia
Insomnia atau sulit tidur di malam hari merupakan salah satu tanda tubuh kekurangan level serotonin. Emosi negatif bisa membuat mood tidak stabil dan akhirnya berakibat pada stres yang juga berpengaruh terhadap kualitas tidur.
6. Tremor
Tremor bisa terjadi saat seseorang tidak bahagia, akibat dari kurangnya dopamin. Hormon ini berpengaruh terhadap munculnya perasaan menyenangkan seperti bahagia, jatuh cinta, keberhasilan atau kepercayaan diri. Ketika kamu tak bahagia, hormon berkurang dan menimbulkan kontraksi pada otot yang menyebabkan tubuh bergerak secara tak terkontrol. Biasanya terjadi pada tangan. (hst/hst)
Emosi negatif akan memicu hormon dan neurotransmitter untuk memengaruhi tubuh agar melakukan sesuatu yang bisa membuat suasana hati lebih baik. Ini sinyal-sinyal yang coba disampaikan tubuh kepadamu saat merasa tidak bahagia, seperti dikutip dari Brightside.
1. Ingin Makan Makanan Manis dan Renyah
Jika kamu tiba-tiba ingin melahap makanan manis dan berkarbohidrat tinggi seperti es krim, permen cokelat atau keripik kentang, bisa jadi tanda hormon serotonin dalam tubuh rendah. Hal ini terjadi ketika suasana hati sedang tidak baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Rajin Olahraga Tapi Kok Sakit, Kenapa Ya? |
2. Berat Badan Naik
Kenaikan berat badan saat kamu merasa tidak bahagia bisa jadi akibat mengonsumsi makanan manis dan karbohidrat berlebihan di poin pertama. Terlalu banyak makan manis dan karbo bisa memicu kenaikan berat badan secara drastis.
Foto: shutterstock |
3. Payudara Terasa Lunak
Hati yang sedih atau marah bisa mengurangi level hormon estrogen pada tubuh wanita. Akibatnya, payudara jadi kekurangan elastisitas dan kepadatannya. Saat kamu tidak bahagia, payudara bisa menjadi lebih lunak daripada biasanya.
4. Sakit Kepala
Sakit kepala bisa terjadi saat kamu merasa tidak bahagia, karena rendahnya progesterone, hormon yang bisa meningkatkan mood positif. Kekurangan hormon ini biasanya ditandai dengan timbulnya rasa sakit di kepala, umumnya timbul seperti migrain atau sakit kepala sebelah.
Foto: ilustrasi/thinkstock |
5. Insomnia
Insomnia atau sulit tidur di malam hari merupakan salah satu tanda tubuh kekurangan level serotonin. Emosi negatif bisa membuat mood tidak stabil dan akhirnya berakibat pada stres yang juga berpengaruh terhadap kualitas tidur.
6. Tremor
Tremor bisa terjadi saat seseorang tidak bahagia, akibat dari kurangnya dopamin. Hormon ini berpengaruh terhadap munculnya perasaan menyenangkan seperti bahagia, jatuh cinta, keberhasilan atau kepercayaan diri. Ketika kamu tak bahagia, hormon berkurang dan menimbulkan kontraksi pada otot yang menyebabkan tubuh bergerak secara tak terkontrol. Biasanya terjadi pada tangan. (hst/hst)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Most Popular
1
8 Pemotretan Terbaru Audi Marissa Bareng Putranya, Anthony Xie Tak Ikut
2
Ramalan Zodiak 8 Januari: Capricorn Harus Tegas, Pisces Hadapi Tantangan
3
Tips Styling Dasi untuk Gaya Kasual, Diprediksi Jadi Tren Fashion 2026
4
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
5
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
MOST COMMENTED












































Foto: shutterstock
Foto: ilustrasi/thinkstock