7 Manfaat Rajin Bersyukur Bagi Kesehatan yang Terbukti Secara Ilmiah

Nada Saffana - wolipop Rabu, 23 Jan 2019 19:36 WIB
Ilustrasi wanita bersyukur. Foto: Thinkstock Ilustrasi wanita bersyukur. Foto: Thinkstock

Jakarta - Berterima kasih merupakan salah satu ungkapan rasa syukur. Semua orang memiliki kemampuan dan kesempatan untuk memupuk rasa syukur. Daripada mengeluh tentang hal-hal yang tidak begitu penting, luangkan waktu sejenak untuk fokus pada apa yang Anda miliki. Bersyukur memiliki beragam manfaat yang sudah dibuktikan dalam penelitian, apa saja?

1. Menambah Teman Baru
Menurut sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan Emotion, mengucap "terima kasih" tidak hanya perilaku baik, tetapi juga menunjukkan apresiasi yang dapat membantu Anda mendapatkan teman baru. Studi ini menunjukan bahwa berterima kasih kepada orang yang baru dikenal membuat mereka ingin berteman dengan Anda.

2. Meningkatkan Kesehatan Fisik
Manfaat bersyukur lain diungkapkan oleh sebuah studi diterbitkan dalam Personality and Individual Differences tahun 2012. Orang yang bersyukur lebih merasa sehat dengansedikit mengalami rasa sakit atau nyeri. Tidak heran jika mereka lebih cenderung menjaga kesehatan dengan berolahraga dan menjalani pemeriksaan rutin.



3. Meningkatkan Kesehatan Psikologis
Rasa syukur dapat mengurangi racun dari perasaan emosi, iri serta dendam. Perasaan tersebut akan menyebabkan frustrasi atau penyesalan. Robert Emmons, seorang peneliti terkemuka, melakukan banyak penelitian tentang hubungan antara rasa syukur dan kesejahteraan. Penelitiannya menegaskan bahwa salah satu manfaat bersyukur secara efektif dapat meningkatkan kebahagiaan dan mengurangi depresi.

4. Meningkatkan Empati dan Mengurangi Agresi
Sebuah studi tahun 2012 yang dilakukan University of Kentucky mengungkapkan bahwa orang yang bersyukur lebih cenderung berperilaku prososial bahkan ketika orang lain berperilaku kurang baik. Orang yang sering bersyukur memiliki kemungkinan kecil untuk membalas perilaku buruk orang lain. Mereka lebih empati terhadap orang lain dan tidak suka membalas dendam.

5. Memiliki Kualitas Tidur yang Lebih Baik
Applied Psychology: Health and Well-Being menerbitkan sebuah studi pada tahun 2011. Manfaat bersyukur dapat membuat tidur lebih nyenyak. Hal itu dapat dilakukan dengan mencatat beberapa perasaan bersyukur 15 menit sebelum tidur.



6. Meningkatkan Harga Diri
Penelitian yang dilakukan oleh Journal of Applied Sport Psychology mengungkapkan bahwa perasaan bersyukur dapat meningkatkan harga diri pada atlet untuk kinerja yang optimal. Penelitian lain menunjukkan bahwa rasa syukur bermanfaat untuk mengurangi perbandingan sosial. Alih-alih membenci, rasa syukur dapat membuat orang lebih menghargai prestasi orang lain.

7. Meningkatkan Kekuatan Mental
Selama bertahun-tahun, penelitian telah menunjukkan bahwa rasa syukur tidak hanya mengurangi stres, tetapi juga berperan dalam mengatasi trauma. Sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam Behavior Research and Therapy menemukan bahwa veteran perang Vietnam yang bersyukur mengalami gangguan stres pasca-trauma lebih rendah.

Hal serupa ditunjukan oleh studi yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology pada tahun 2003, rasa syukur adalah alasan utama untuk bertahan setelah serangan teroris pada 11 September. (hst/hst)