4 Cara Agar Pamer Foto Jadul 10 Years Challenge Bikin Kamu Jadi Lebih Baik
Hestianingsih - wolipop
Kamis, 17 Jan 2019 15:07 WIB
Jakarta
-
Tren #10YearsChallenge di Instagram jadi fenomena tersendiri di dunia media sosial. Pakar linguistik menyebut bahwa tantangan mem-posting foto dari 10 tahun lalu dan masa kini bisa membangkitkan nostalgia yang berdampak positif terhadap kesehatan mental.
Namun di sisi lain juga bisa menimbulkan efek negatif, apabila postingan tersebut justru membawa rasa penyesalan dan rendah diri. Yakni ketika netizen merasa masa dulu justru lebih baik dibandingkan masa sekarang.
"Ada kondisi yang dinamakan bias positif, yang membuat kita mengingat hal-hal positif di masa lalu, dan membuat kita merasa lebih buruk di masa sekarang," kata Hal McDonald, Ph.D., seorang profesor dari Mars Hill University, seperti dikutip dari Thrive Global.
Dunia internet memang selalu memiliki sisi baik dan buruk terhadap berbagai hal. Untuk itu Hal memberi tips bagaimana tren #10YearsChallenge bisa membawa dampak positif bagi pengembangan diri.
1. Jadikan Foto Kenangan Sebagai Pemicu untuk Capai Tujuan Masa Depan
Mem-posting kenangan bahagia dari 10 tahun lalu bisa membawa kembali ke momen di mana kita merasa lebih lengkap, sehat dan bahagia. Maka jadikan #10YearChallenge sebagai pemicu untuk mendapatkan perasaan seperti itu lagi di masa kini.
"Ingatlah bahwa hal-hal baik yang terjadi di masa lalu bisa terjadi lagi di masa depan," kata Hal McDonald.
2. Bernostalgia untuk Merasa Lebih Sehat
Dalam hasil studi yang ditulis ilmuan Clay Routledge, para peneliti menemukan bahwa bernostalgia ke masa SMA bisa membantu orang dewasa merasa lebih muda. Mereka yang merasa lebih muda setelah melihat foto-foto dari zaman SMA juga jadi lebih percaya diri dengan kemampuan fisiknya, dan lebih optimis tentang kesehatan fisik maupun mental mereka di masa depan.
3. Jalin Silaturahmi dengan Kawan Lama
Melihat foto dari 10 tahun lalu tidak hanya akan membuat Anda kembali mengingat momen, tapi juga orang-orang yang ada dalam kenangan tersebut. Ikut tren #10YearsChallenge bisa berfungsi sebagai pengingat untuk menjalin kembali silaturahmi yang telah terputus.
"Nostalgia akan membuat kita merasa kesepian, tapi juga bisa bertindak sebagai penghubung sosial," kata Hal.
4. Fokus Pada Pencapaian, Bukan Kegagalan
"Tak apa jika Anda memiliki banyak kenangan indah dan ingin mengenangnya, tapi menyadari apa saja yang sudah Anda capai sejak masa itu adalah bagian paling penting," pungkas Hal. (hst/hst)
Namun di sisi lain juga bisa menimbulkan efek negatif, apabila postingan tersebut justru membawa rasa penyesalan dan rendah diri. Yakni ketika netizen merasa masa dulu justru lebih baik dibandingkan masa sekarang.
"Ada kondisi yang dinamakan bias positif, yang membuat kita mengingat hal-hal positif di masa lalu, dan membuat kita merasa lebih buruk di masa sekarang," kata Hal McDonald, Ph.D., seorang profesor dari Mars Hill University, seperti dikutip dari Thrive Global.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Jadikan Foto Kenangan Sebagai Pemicu untuk Capai Tujuan Masa Depan
Mem-posting kenangan bahagia dari 10 tahun lalu bisa membawa kembali ke momen di mana kita merasa lebih lengkap, sehat dan bahagia. Maka jadikan #10YearChallenge sebagai pemicu untuk mendapatkan perasaan seperti itu lagi di masa kini.
"Ingatlah bahwa hal-hal baik yang terjadi di masa lalu bisa terjadi lagi di masa depan," kata Hal McDonald.
2. Bernostalgia untuk Merasa Lebih Sehat
Dalam hasil studi yang ditulis ilmuan Clay Routledge, para peneliti menemukan bahwa bernostalgia ke masa SMA bisa membantu orang dewasa merasa lebih muda. Mereka yang merasa lebih muda setelah melihat foto-foto dari zaman SMA juga jadi lebih percaya diri dengan kemampuan fisiknya, dan lebih optimis tentang kesehatan fisik maupun mental mereka di masa depan.
3. Jalin Silaturahmi dengan Kawan Lama
Melihat foto dari 10 tahun lalu tidak hanya akan membuat Anda kembali mengingat momen, tapi juga orang-orang yang ada dalam kenangan tersebut. Ikut tren #10YearsChallenge bisa berfungsi sebagai pengingat untuk menjalin kembali silaturahmi yang telah terputus.
"Nostalgia akan membuat kita merasa kesepian, tapi juga bisa bertindak sebagai penghubung sosial," kata Hal.
4. Fokus Pada Pencapaian, Bukan Kegagalan
"Tak apa jika Anda memiliki banyak kenangan indah dan ingin mengenangnya, tapi menyadari apa saja yang sudah Anda capai sejak masa itu adalah bagian paling penting," pungkas Hal. (hst/hst)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bahaya Mencabut Bulu Hidung yang Jarang Disadari, Bisa Picu Infeksi Pernapasan
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Most Popular
1
Gaya Berani Sydney Sweeney di Pemotretan Terbaru, Tubuh Emas Tanpa Busana
2
Potret Piper Rockelle, Mantan Influencer Cilik Gabung OnlyFans Jadi Kontroversi
3
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
4
50 Ucapan Selamat Tidur Bahasa Inggris Romantis, Bikin Pacar Senyum Meleleh
5
Jessie Buckley Ungkap Alasan Suami Tak Pernah Menemaninya di Karpet Merah
MOST COMMENTED











































