Ini Prosedur Operasi Plastik Paling Berbahaya, Bisa Dibayar dengan Nyawa
Hestianingsih - wolipop
Selasa, 11 Sep 2018 15:30 WIB
Jakarta
-
Prosedur operasi plastik sudah terbilang lumrah dilakukan para wanita untuk mempercantik diri. Mulai dari pembesaran payudara, face lift, operasi hidung hingga sedot lemak.
Dari sekian banyak jenis prosedur, ada satu operasi plastik yang paling berbahaya jika dilakukan. American Society of Plastic Surgeons (ASPS) melaporkan bahwa operasi pembesaran atau pengangkatan bokong punya risiko kematian paling tinggi dibandingkan jenis bedah plastik lainnya.
Dilansir Aol, lebih dari 20.000 prosedur pembesaran bokong dilakukan pada tahun lalu. Diperkirakan ASPS, 1 dari 3.000 pasien yang menjalani pembesaran bokong meninggal akibat komplikasi setelah operasi.
Sebagian besar pasien yang meninggal mengalami komplikasi yang disertai embolisme lemak. Operasi biasanya dilakukan dengan cara mengambil jaringan lemak dari bagian tubuh lain, misalnya pinggul dan paha. Lemak tersebut kemudian disuntikkan kembali ke bagian bokong.
Embolisme lemak terjadi ketika suplai darah terganggu akibat adanya percikan lemak pada pembuluh darah. Akibatnya adalah kesulitan bernapas, linglung dan kulit merah-merah.
Baca Juga: Wanita Ini Operasi Plastik Demi Bisa Kabur dari Utang Rp 78 Miliar
Terjadinya embolisme lemak sebenarnya bisa diatasi jika penanganannya cepat. Namun bisa fatal bahkan menyebabkan kematian apabila ada komplikasi, yang terjadi karena banyaknya faktor.
Risiko kematian akibat operasi bokong bisa lebih tinggi apabila dilakukan oleh dokter bedah yang tidak tersertifikasi. Atau lebih parahnya, bukan dokter spesialis bedah plastik.
Meningkatnya permintaan pembesaran bokong memang memicu sejumlah oknum menawarkan prosedur tersebut dengan harga lebih murah, namun tak bisa terjamin keamanannya. Dalam lima tahun terakhir saja, popularitas operasi bokong naik hingga dua kali lipat.
"Dengan semakin banyaknya prosedur kosmetik, pasien harus mencari dokter bedah plastik yang mengantongi sertifikasi yang telah mendapatkan pelatihan untuk melakukan prosedur ini," kata Presiden ASPS Dr. Jeffrey E Janis.
(hst/eny)
Dari sekian banyak jenis prosedur, ada satu operasi plastik yang paling berbahaya jika dilakukan. American Society of Plastic Surgeons (ASPS) melaporkan bahwa operasi pembesaran atau pengangkatan bokong punya risiko kematian paling tinggi dibandingkan jenis bedah plastik lainnya.
Dilansir Aol, lebih dari 20.000 prosedur pembesaran bokong dilakukan pada tahun lalu. Diperkirakan ASPS, 1 dari 3.000 pasien yang menjalani pembesaran bokong meninggal akibat komplikasi setelah operasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Embolisme lemak terjadi ketika suplai darah terganggu akibat adanya percikan lemak pada pembuluh darah. Akibatnya adalah kesulitan bernapas, linglung dan kulit merah-merah.
Baca Juga: Wanita Ini Operasi Plastik Demi Bisa Kabur dari Utang Rp 78 Miliar
Potret wanita yang melakukan operasi bokong. Foto: ist. |
Terjadinya embolisme lemak sebenarnya bisa diatasi jika penanganannya cepat. Namun bisa fatal bahkan menyebabkan kematian apabila ada komplikasi, yang terjadi karena banyaknya faktor.
Risiko kematian akibat operasi bokong bisa lebih tinggi apabila dilakukan oleh dokter bedah yang tidak tersertifikasi. Atau lebih parahnya, bukan dokter spesialis bedah plastik.
Meningkatnya permintaan pembesaran bokong memang memicu sejumlah oknum menawarkan prosedur tersebut dengan harga lebih murah, namun tak bisa terjamin keamanannya. Dalam lima tahun terakhir saja, popularitas operasi bokong naik hingga dua kali lipat.
"Dengan semakin banyaknya prosedur kosmetik, pasien harus mencari dokter bedah plastik yang mengantongi sertifikasi yang telah mendapatkan pelatihan untuk melakukan prosedur ini," kata Presiden ASPS Dr. Jeffrey E Janis.
(hst/eny)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bahaya Mencabut Bulu Hidung yang Jarang Disadari, Bisa Picu Infeksi Pernapasan
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Most Popular
1
Gaya Berani Sydney Sweeney di Pemotretan Terbaru, Tubuh Emas Tanpa Busana
2
Potret Piper Rockelle, Mantan Influencer Cilik Gabung OnlyFans Jadi Kontroversi
3
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
4
Cara Tak Terduga Klamby Rilis Koleksi Lebaran 2026, Dibungkus Film Musikal
5
50 Ucapan Selamat Tidur Bahasa Inggris Romantis, Bikin Pacar Senyum Meleleh
MOST COMMENTED












































Potret wanita yang melakukan operasi bokong. Foto: ist.