5 Cara Tetap Maksimal Olahraga Meski Puasa di Bulan Ramadan
Rista Adityaputry - wolipop
Selasa, 06 Jun 2017 08:39 WIB
Jakarta
-
Puasa Ramadan tidak perlu menghalangi rutinitas olahraga karena alasan tidak ada energi atau kekhawatiran dehidrasi akibat seharian tidak minum. Justru dengan olahraga akan membantu meningkatkan metabolisme tubuh.
Sebenarnya, mendapatkan manfaat olahraga secara maksimal tidak sulit dilakukan saat puasa asalkan ada komitmen dan terencana. Tanpa rencana, biasanya rutinitas akan berantakan dan membuat malas untuk mengulanginya lagi. Dilansir oleh Sport360, berikut tahap yang perlu dilakukan agar Anda senantiasa aktif meskipun puasa di bulan Ramadan ini.
1. Porsi Olahraga
Ketika Anda berpuasa, buatlah beberapa sesi latihan dengan jumlah yang konsisten dan bertujuan untuk menjaga tingkat olahraga yang dilakukan. Biasanya energi saat berpuasa lebih mudah habis sehingga tubuh menjadi cepat lelah dan membuat seseorang menjadi malas berolahraga. Satu set latihan yang stabil bisa menguatkan tenaga Anda. Anda tidak perlu membuat target atau rekor terbaru karena ini berarti Anda memaksakan diri untuk mencapai batas kemampuan dan tenaga Anda.
2. Tetapkan Waktu Olahraga
Keadaan tubuh setiap orang sebenarnya berbeda-beda. Ada yang mudah lemas di siang hari saat berpuasa atau ada yang mudah lemas ketika mendekati waktu berbuka. Pastikan Anda sudah menentukan waktu yang tepat di mana Anda bisa meminimalisasi kelelahan yang dirasa saat berolahraga. Jika Anda merasa kurang maksimal ketika berolahraga dengan energi sedikit dan fokus yang rendah, pilih waktu berolahraga setelah berbuka atau sahur.
3. Intensitas
Tidak hanya porsi olahraga, intensitas olahraga juga perlu disesuaikan dengan tingkat energi yang dimiliki. Anda bisa mengurangi beberapa jenis gerakan dalam tiap set olahraga yang Anda lakukan. Hindari olahraga intensitas tinggi atau angkat beban yang terlalu berat. Kurangi beban olahraga Anda dan pilih cara yang lebih aman untuk menstimulasi otot-otot Anda.
4. Asupan Air
Asupan air saat berolahraga perlu diperhatikan. Anda yang berolahraga di siang hari saat berpuasa, perlu tetap terhidrasi di malam sebelumnya, baik saat sahur maupun buka puasa. Dehidrasi bisa meningkatkan risiko cedera, membatasi performa olahraga, hingga memperlambat pemulihan dalam tubuh Anda. Jaga asupan air sepanjang waktu berbuka hingga waktu sahur, dengan total asupan minimal 2,5 liter air.
5. Porsi Makan
Meskipun berpuasa dari pagi hingga sore, bukan berarti Anda bebas memakan apapun ketika berbuka dan sahur. Perhatikan porsi dan asupan makan Anda agar tidak berlebihan. Pilih makanan dengan kandungan serat, vitamin, dan mineral yang cukup. Penuhi kalori kebutuhan Anda, namun tetap tidak melebihi dari porsi yang diharuskan. Makan secukupnya untuk dijadikan sebagai energi olahraga sehingga tidak membuat Anda lemas karena makan berlebihan sebenarnya juga bisa membuat tubuh lesu dan pergerakannya melamban. (hst/hst)
Sebenarnya, mendapatkan manfaat olahraga secara maksimal tidak sulit dilakukan saat puasa asalkan ada komitmen dan terencana. Tanpa rencana, biasanya rutinitas akan berantakan dan membuat malas untuk mengulanginya lagi. Dilansir oleh Sport360, berikut tahap yang perlu dilakukan agar Anda senantiasa aktif meskipun puasa di bulan Ramadan ini.
1. Porsi Olahraga
Ketika Anda berpuasa, buatlah beberapa sesi latihan dengan jumlah yang konsisten dan bertujuan untuk menjaga tingkat olahraga yang dilakukan. Biasanya energi saat berpuasa lebih mudah habis sehingga tubuh menjadi cepat lelah dan membuat seseorang menjadi malas berolahraga. Satu set latihan yang stabil bisa menguatkan tenaga Anda. Anda tidak perlu membuat target atau rekor terbaru karena ini berarti Anda memaksakan diri untuk mencapai batas kemampuan dan tenaga Anda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keadaan tubuh setiap orang sebenarnya berbeda-beda. Ada yang mudah lemas di siang hari saat berpuasa atau ada yang mudah lemas ketika mendekati waktu berbuka. Pastikan Anda sudah menentukan waktu yang tepat di mana Anda bisa meminimalisasi kelelahan yang dirasa saat berolahraga. Jika Anda merasa kurang maksimal ketika berolahraga dengan energi sedikit dan fokus yang rendah, pilih waktu berolahraga setelah berbuka atau sahur.
3. Intensitas
Tidak hanya porsi olahraga, intensitas olahraga juga perlu disesuaikan dengan tingkat energi yang dimiliki. Anda bisa mengurangi beberapa jenis gerakan dalam tiap set olahraga yang Anda lakukan. Hindari olahraga intensitas tinggi atau angkat beban yang terlalu berat. Kurangi beban olahraga Anda dan pilih cara yang lebih aman untuk menstimulasi otot-otot Anda.
4. Asupan Air
Asupan air saat berolahraga perlu diperhatikan. Anda yang berolahraga di siang hari saat berpuasa, perlu tetap terhidrasi di malam sebelumnya, baik saat sahur maupun buka puasa. Dehidrasi bisa meningkatkan risiko cedera, membatasi performa olahraga, hingga memperlambat pemulihan dalam tubuh Anda. Jaga asupan air sepanjang waktu berbuka hingga waktu sahur, dengan total asupan minimal 2,5 liter air.
5. Porsi Makan
Meskipun berpuasa dari pagi hingga sore, bukan berarti Anda bebas memakan apapun ketika berbuka dan sahur. Perhatikan porsi dan asupan makan Anda agar tidak berlebihan. Pilih makanan dengan kandungan serat, vitamin, dan mineral yang cukup. Penuhi kalori kebutuhan Anda, namun tetap tidak melebihi dari porsi yang diharuskan. Makan secukupnya untuk dijadikan sebagai energi olahraga sehingga tidak membuat Anda lemas karena makan berlebihan sebenarnya juga bisa membuat tubuh lesu dan pergerakannya melamban. (hst/hst)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Kenali Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Merawatnya dengan Tepat
Tren 'Ozempic Body' Makin Ekstrem, Kini Beralih ke Pengangkatan Tulang Rusuk
Most Popular
1
7 Potret Ratu Kecantikan yang Kerja Paruh Waktu Jadi SPG Dior
2
TikTok Viral Verificator
Nyesek! Viral Curhat Wanita Setia 7 Tahun, Temani dari Nol Gagal ke Pelaminan
3
Ramalan Zodiak 6 Januari: Libra Tetap Sabar, Sagitarius Kontrol Pengeluaran
4
Ramalan Zodiak 6 Januari: Cancer Jangan Terburu-buru, Virgo Lebih Tegas
5
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
MOST COMMENTED











































