Diet Pelangsing Tubuh, Efektif Diet Rendah Lemak atau Rendah Karbohidrat?
Daniel Ngantung - wolipop
Senin, 19 Des 2016 17:32 WIB
Jakarta
-
Sudah menjalani program diet penurunan berat badan secara intens namun hasilnya belum terlihat juga?
Para peneliti The Mayo Clinic di Arizona mencoba mengungkap keefektifan dua jenis diet yang umum diandalkan banyak orang untuk menurunkan berat badan, yakni diet rendah lemak dan rendah karbohdirat. Tak hanya efektif, tapi juga aman bagi pediet. Hasilnya sendiri dipublikasikan di The Journal of the American Osteopathic Association.
Pada dasarnya, diet rendah karbohidrat didefinisikan secara berbeda-beda. Banyak riset dewasa ini yang sepakat bahwa diet rendah karbohidrat berarti hanya mengonsumsi kalori kurang dari 45 persen dari asupan karbohidrat per hari. Sementara definisi lain menyebut pengurangan harus lebih dari 50 persen. Adapula yang masih memperbolehkan di bawah 45 persen.
Dari 41 kali percobaan pada diet rendah karbohidrat, terungkap responden mengalami penurunan berat badan 1-4 kilogram lebih banyak dibanding mereka yang menjalani diet rendah lemak.
"Kesimpulan yang paling tepat adalah diet rendah lemak jangka pendek terbilang aman dan mampu mengeliminasi berat badan," kata Heather Fields, dokter internal dan ahli fisik dari Mayo Clinic sekaligus pemimpin riset tersebut.
Namun Heather menekankan, penurunannya tidak terlalu signifikan kecil. Hasilnya juga masih diragukan secara medis dibandingkan diet rendah lemak. Untuk hasil yang lebih optimal, ia menyarankan pediet untuk hanya mengonsumsi makanan berbahan alami sekaligus menghindari makanan olahan, terutama berbahan daging, seperti bacon, sosis, hot dog, dan ham. "Mau apapun dietnya," ujar Heather.
Sementara itu, dr. Tiffany Lowe-Payne, ahli terapi osteopathic keluarga, mengatakan terdapat beberapa faktor yang dapat berdampak pada kesuksesan program diet seseorang. Faktor itu di antaranya genetis, riwayat kesehatan, kemampuan untuk menjalankan diet.
"Sebagai ahli terapi osteopathic, saya mengingatkan pasien bawah tidak ada satupun diet yang cocok untuk semua kondisi kesehatan," katanya. (dng/dng)
Para peneliti The Mayo Clinic di Arizona mencoba mengungkap keefektifan dua jenis diet yang umum diandalkan banyak orang untuk menurunkan berat badan, yakni diet rendah lemak dan rendah karbohdirat. Tak hanya efektif, tapi juga aman bagi pediet. Hasilnya sendiri dipublikasikan di The Journal of the American Osteopathic Association.
Foto: iStock |
Pada dasarnya, diet rendah karbohidrat didefinisikan secara berbeda-beda. Banyak riset dewasa ini yang sepakat bahwa diet rendah karbohidrat berarti hanya mengonsumsi kalori kurang dari 45 persen dari asupan karbohidrat per hari. Sementara definisi lain menyebut pengurangan harus lebih dari 50 persen. Adapula yang masih memperbolehkan di bawah 45 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: iStock |
"Kesimpulan yang paling tepat adalah diet rendah lemak jangka pendek terbilang aman dan mampu mengeliminasi berat badan," kata Heather Fields, dokter internal dan ahli fisik dari Mayo Clinic sekaligus pemimpin riset tersebut.
Namun Heather menekankan, penurunannya tidak terlalu signifikan kecil. Hasilnya juga masih diragukan secara medis dibandingkan diet rendah lemak. Untuk hasil yang lebih optimal, ia menyarankan pediet untuk hanya mengonsumsi makanan berbahan alami sekaligus menghindari makanan olahan, terutama berbahan daging, seperti bacon, sosis, hot dog, dan ham. "Mau apapun dietnya," ujar Heather.
Foto: iStock |
Sementara itu, dr. Tiffany Lowe-Payne, ahli terapi osteopathic keluarga, mengatakan terdapat beberapa faktor yang dapat berdampak pada kesuksesan program diet seseorang. Faktor itu di antaranya genetis, riwayat kesehatan, kemampuan untuk menjalankan diet.
"Sebagai ahli terapi osteopathic, saya mengingatkan pasien bawah tidak ada satupun diet yang cocok untuk semua kondisi kesehatan," katanya. (dng/dng)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bahaya Mencabut Bulu Hidung yang Jarang Disadari, Bisa Picu Infeksi Pernapasan
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Most Popular
1
Ramalan Zodiak 9 Januari: Libra Pemasukan Stabil, Scorpio Kerja Keras
2
Gaya Berani Sydney Sweeney di Pemotretan Terbaru, Tubuh Emas Tanpa Busana
3
Potret Piper Rockelle, Mantan Influencer Cilik Gabung OnlyFans Jadi Kontroversi
4
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
5
50 Ucapan Selamat Tidur Bahasa Inggris Romantis, Bikin Pacar Senyum Meleleh
MOST COMMENTED












































Foto: iStock
Foto: iStock
Foto: iStock