Bahaya Tungau, Hewan Transparan yang Bisa Bikin Eksim Hingga Sesak Nafas
Rahmi Anjani - wolipop
Kamis, 15 Des 2016 18:04 WIB
Jakarta
-
Selain mengatur pola makan dan rutin olahraga, menjaga kebersihan seharusnya menjadi salah satu aspek gaya hidup sehat. Sayangnya hal ini kadang terlupakan atau kurang diperhatikan secara maksimal. Meski sudah terlihat bersih hingga mengilap ternyata bukan berarti Anda dan keluarga bebas dari bahaya. Sejenis microspider bernama tungau patut diwaspadai karena dapat memicu alergi kulit hingga sesak nafas.
Tungau adalah microspider transparan yang memakan sel kulit mati manusia dan debu organik. Hewan itu sebenarnya tidak berbahaya namun kotorannya bisa menjadi pemicu atopi atau alergi. Biasanya tungau ditemukan pada soft furniture, seperti kasur, karpet, atau sofa dan tempat yang lembap.
"Matras kemungkinan menjadi bagian rumah yang paling kotor. Padahal biasanya orang lebih memperhatikan lantai atau toilet. Apalagi kadang kasur tidak diganti selama bertahun-tahun. Begitu juga dengan karpet. Perlu komitmen untuk membersihkannya karena karpet bisa menyerap debu dan tungau. Penting dibersihkan karena anak-anak sering bermain di sana," kata Pratiwi Halim selaku Co-Founder HydorClean Indonesia di Veranda Hotel at Pakubuwono, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, (15/16/2016).
Untuk itu, bila Anda sering merasa gatal atau sesak nafas tanpa sebab yang jelas, coba periksalah kondisi kasur atau sofa Anda. Pada orang-orang yang sensitif, tungau bisa menyebabkan rinitis, dermatitis, hingga asma. Jika dibiarkan tentu binatang kecil tersebut bisa menggangu kesehatan.
"Yang biasanya terpengaruh tungau biasanya sudah punya asma. Kalau berat bisa fatal karena tertutupnya saluran pernapasan. Kulit yang rusak juga bisa tidak sembuh seperti normal. Kalau infeksi bisa menyebabkan demam," ungkap dr. Litya Ayu Kanya Anindya, SpKK dalam acara yang sama.
Untuk mengedukasi dan memberi solusi kesehatan untuk masyarakat, HydroClean menyediakan jasa sedot debu dan tungau. Layanan tersebut memungkinkan Anda punya kasur, sofa, karpet, hingga gorden yang lebih bersih dengan sistem hydroalergenic-nya yang bisa menyerap 99% hewan dan kotoran pencetus alergi. Dilengkapi dengan air purifier yang menggunakan organic essential oil sehingga aman bagi bayi baru lahir.
"Ini idealnya dilakukan satu bulan sekali. Apalagi negera kita panas dan banyak debu. Tungau seperti debu jadi saat sudah dibersihkan akan ada lagi jadi butuh rutinitas," kata Pratiwi. (ami/ami)
Tungau adalah microspider transparan yang memakan sel kulit mati manusia dan debu organik. Hewan itu sebenarnya tidak berbahaya namun kotorannya bisa menjadi pemicu atopi atau alergi. Biasanya tungau ditemukan pada soft furniture, seperti kasur, karpet, atau sofa dan tempat yang lembap.
"Matras kemungkinan menjadi bagian rumah yang paling kotor. Padahal biasanya orang lebih memperhatikan lantai atau toilet. Apalagi kadang kasur tidak diganti selama bertahun-tahun. Begitu juga dengan karpet. Perlu komitmen untuk membersihkannya karena karpet bisa menyerap debu dan tungau. Penting dibersihkan karena anak-anak sering bermain di sana," kata Pratiwi Halim selaku Co-Founder HydorClean Indonesia di Veranda Hotel at Pakubuwono, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, (15/16/2016).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang biasanya terpengaruh tungau biasanya sudah punya asma. Kalau berat bisa fatal karena tertutupnya saluran pernapasan. Kulit yang rusak juga bisa tidak sembuh seperti normal. Kalau infeksi bisa menyebabkan demam," ungkap dr. Litya Ayu Kanya Anindya, SpKK dalam acara yang sama.
Untuk mengedukasi dan memberi solusi kesehatan untuk masyarakat, HydroClean menyediakan jasa sedot debu dan tungau. Layanan tersebut memungkinkan Anda punya kasur, sofa, karpet, hingga gorden yang lebih bersih dengan sistem hydroalergenic-nya yang bisa menyerap 99% hewan dan kotoran pencetus alergi. Dilengkapi dengan air purifier yang menggunakan organic essential oil sehingga aman bagi bayi baru lahir.
"Ini idealnya dilakukan satu bulan sekali. Apalagi negera kita panas dan banyak debu. Tungau seperti debu jadi saat sudah dibersihkan akan ada lagi jadi butuh rutinitas," kata Pratiwi. (ami/ami)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bahaya Mencabut Bulu Hidung yang Jarang Disadari, Bisa Picu Infeksi Pernapasan
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Most Popular
1
Gaya Berani Sydney Sweeney di Pemotretan Terbaru, Tubuh Emas Tanpa Busana
2
Potret Piper Rockelle, Mantan Influencer Cilik Gabung OnlyFans Jadi Kontroversi
3
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
4
Cara Tak Terduga Klamby Rilis Koleksi Lebaran 2026, Dibungkus Film Musikal
5
50 Ucapan Selamat Tidur Bahasa Inggris Romantis, Bikin Pacar Senyum Meleleh
MOST COMMENTED











































