Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Ini yang Harus Anda Lakukan Ketika Terlalu Lama Duduk Hingga 8 Jam Sehari

Hestianingsih - wolipop
Senin, 01 Agu 2016 13:54 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Thinkstock
Jakarta - Kebiasaan duduk berjam-jam bisa meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit di usia tua, mulai dari jantung, obesitas, diabetes tipe 2 hingga kanker usus besar. Sebagai pekerja kantoran, Anda mungkin dituntut untuk duduk di belakang meja selama delapan jam bahkan lebih.

Meski begitu bukan berarti Anda tidak bisa mencuri waktu untuk bangkit dan bergerak sejenak dari pekerjaan kantor. Biar bagaimanapun kesehatan tak kalah penting dari pekerjaan sehari-hari.

Sejumlah peneliti telah mempelajari data dari lebih satu juga pria dan wanita, dan menyimpulkan bahwa aktivitas fisik bisa mengurangi risiko timbulnya penyakit degeneratif yang disebabkan duduk terlalu lama.

Dalam laporan penelitian yang dimuat jurnal kesehatan The Lancet, Anda bisa memberi 'kompensasi' pada tubuh yang telah duduk selama berjam-jam dengan aktivitas fisik selama satu jam. Aktivitas bisa berupa jalan cepat, bersepeda atau latihan cardio.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Risiko penyakit bisa saja berkurang atau bahkan dihilangkan jika kita cukup aktif, bahkan tanpa harus berolahraga atau pergi ke gym," tulis ketua penelitian Ulf Ekelund dari University of Cambridge, Inggris, seperti dikutip dari NY Daily News.

Durasi satu jam ternyata lebih dari yang direkomendasikan World Health Organization (WHO). WHO menganjurkan untuk mengimbangi kegiatan kantor Anda dengan 150 menit aktivitas fisik per minggu, yang artinya 21 menit per hari.

Namun penelitian tersebut menunjukkan Anda perlu menambah durasinya demi mencegah terkena berbagai macam penyakit degeneratif di kemudian hari. Bukan berarti Anda harus berjalan atau bersepeda selama satu jam sekaligus, tapi durasi bisa dibagi menjadi beberapa aktivitas dan bisa disesuaikan menurut kemampuan.

Ulf merekomendasikan untuk membaginya di pagi, siang dan sore/malam hari. Anda bisa berlari di pagi hari sebelum bersiap-siap ke kantor, berjalan kaki menuju dan dari tempat makan siang atau fitnes di malam hari.

"Semua bukti yang ada menunjukkan bahwa satu jam bisa dilakukan dengan berbagai kegiatan yang durasinya sebentar. Pendapat saya secara pribadi, aktivitas apapun yang dilakukan setiap menitnya berharga," tukas Ulf.

Tak hanya duduk lama di kantor, kebiasaan Anda bersantai dengan nonton film di rumah juga perlu diperhatikan. Duduk di rumah sambil nonton TV akan menambah durasi Anda duduk selama sehari. Oleh karena itu aktivitas fisik juga perlu ditambah.

Para analis mengungkapkan orang yang menghabiskan waku tiga jam lebih di depan TV, risiko mengalami kematian dini lebih tinggi. Sementara orang yang beraktivitas fisik selama 60 hingga 75 menit setiap hari bisa mencegah terjadinya kematian dini akibat jarang bergerak. (hst/hst)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads