Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

6 Hal yang Bisa Sebabkan Perut Tetap Buncit Walau Sudah Berpuasa

Rahmi Anjani - wolipop
Sabtu, 02 Jul 2016 12:46 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: thinkstock
Jakarta - Sudah berpuasa lebih dari 20 hari namun perut tampak tetap buncit? Lingkar perut yang melebar memang tidak selalu ada hubungan dengan pola makan atau asupan. Hal tersebut bisa juga diakibatkan hal-hal tak terduga, seperti mengunyah permen karet hingga kurang tidur. Untuk Anda yang sedang mengidamkan tubuh dan perut nan ramping, ketahui enam penyebab perut buncit berikut ini:

1. Buru-buru Makan
Makan terburu-buru saat sahur atau berbuka puasa sangat tidak disarankan. Hal tersebut bisa membuat perut membengkak karena tubuh merasa stres sebab Anda melakukannya secara cepat-cepat. Di saat-saat seperti itu, tubuh bisa memberhentikan fungsi percernaan dan fermentasi sehingga Anda merasa begah dan ingin buang angin.

2. Stres
Jika di bulan puasa ini Anda banyak tuntutan atau pekerjaan sehingga stres, mungkin hal itu lah yang membuat perut tetap membengkak. Saat merasa terancam atau tidak nyaman, tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol. Ketika itu, tubuh pun mengharapkan Anda melakukan tindakan untuk mengatasinya, seperti lari atau bertengkar. Saat tidak dilakukan, lemak dan glukosa akan menjadi lemak dan berkumpul di bagian tengah badan. Hal tersebut terjadi karena tubuh tidak bisa membedakan stres dengan insting bela diri. Kondisi itu akan semakin parah jika Anda melampiaskan rasa stres dengan makan makanan kurang sehat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

3. Kurang Tidur
Wajar jika banyak orang kurang tidur selama berpuasa. Terutama mereka yang berkarier dengan jam kerja panjang. Kurang istirahat membuat nafsu makan meningkat. Itu sebabnya, Anda jadi lahap menyantap takjil dan makan malam saat berbuka. Sebagai solusinya, tetaplah rutin berolahraga, tidur dengan suasana gelap, dan mandi air hangat agar tidur lebi nyeyak dan cepat.

4. Bakteri Jahat
Dalam perut ada bakteri baik dan bakteri jahat. Bakteri tersebut bisa mengatur fungsi tubuh, termasuk metabolisme dan pengurangan lemak. Namun gaya hidup sehari-hari sering merusak bakteri, seperti minum antibiotik, makan banyak gula, stres, dan konsumsi alkohol. Kurangilah kebiasaan-kebiasaan itu untuk memaksimalkan pengurangan lemak tubuh.

5. Menstruasi
Saat menstruasi tubuh wanita banyak menyimpan air. Hal tersebut membuat perut lebih membuncit. Meski begitu, jangan mengurangi konsumsi air karena akan lebih memperparah pembengkakan.

6. Makan Sambil Ngobrol
Siapa sangka jika hobi makan sambil mengobrol bisa memicu perut buncit? Seperti mengunyah permen karet, berbicara selagi makan memang dapat membuat udara tertelan banyak. Udara tersebut ternyata dapat terperangkap dalam sistem pencernaan sehingga menyebabkan tekanan, bengkak, dan buang angin. Hal yang sama bisa terjadi saat Anda akan bicara sambil minum dengan sedotan saat berbuka bersama teman atau keluarga. (ami/ami)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads