Diet yang Disarankan Saat Puasa Agar Tubuh Sehat dan Tak Lemas Seharian
Hestianingsih - wolipop
Senin, 06 Jun 2016 13:46 WIB
Jakarta
-
Bulan Ramadan tiba, saatnya umat Islam menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Berpuasa saat Ramadan bisa membantu meningkatkan kesehatan, tapi jika dilalui dengan benar. Seringkali pola makan yang salah saat sahur dan berbuka puasa justru membuat kesehatan terganggu, entah itu berat badan yang melonjak atau meningkatnya kolesterol.
Setelah lebih dari 12 jam tidak makan dan minum, orang memang sering menjadi kalap saat melihat melimpahnya makanan dan minuman ketika tiba waktunya buka puasa. Sementara kala sahur, umumnya kita lebih memilih makanan yang praktis disiapkan misalnya saja makanan beku, siap saji atau makanan olahan pabrik.
Pola makan seperti apa yang sebaiknya diterapkan saat puasa agar tubuh tetap sehat, ibadah puasa pun lancar hingga Hari Lebaran tiba? Ikuti tipsnya yang dikutip dari Emirates 24/7.
1. Kurma, Buah Ideal untuk Buka Puasa
Sunnah berbuka puasa dengan kurma memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, khususnya setelah berpuasa seharian. Kurma merupakan sumber gula yang baik dan akan segera mengembalikan energi yang hilang. Buah dengan rasa manis ini juga mengandung banyak serat untuk mengatur pergerakan sistem pencernaan, selain itu juga kaya akan magnesium dan potassium.
2. Buka Puasa Perlahan
Makanlah secara bertahap dan perlahan. Makan banyak dalam waktu dekat atau sekaligus akan menyebabkan perut sakit dan kembung. Akhirnya tubuh merasa tidak nyaman.
Mulailah buka puasa dengan kurma, lalu air putih, diikuti sup hangat dan semangkuk kecil salad sayuran atau buah. Setelah itu baru lanjutkan dengan menyantap hidangan utama. Jika Anda sudah merasa kenyang setelah makan salad, bisa mengonsumsi makanan utama setelah salat Maghrib. Makan sup hangat akan menyamankan perut, mengembalikan cairan tubuh dan membantu mempersiapkan sistem pencernaan untuk menerima makanan yang lebih berat. Makanan berkuah yang disarankan adalah sup ayam, sayur bayam, sup jagung atau sup sayuran campur.
3. Nutrisi Lengkap
Pastikan makanan berbuka puasa Anda lengkap nutrisinya dan memiliki semua kelompok makanan. Mulai dari karbohidrat, protein, serat dari sayuran, vitamin dan mineral dari buah, juga lemak sehat yang berasal dari ikan-ikanan, polong, minyak zaitun, atau minyak kelapa.
4. Hindari Makanan Tinggi Gula
Langsung makan bayak makanan manis akan membuat perut kembung dan mengakibatkan proses pencernaan terhambat. Makanan tinggi gula juga membuat kadar gula dalam darah tidak stabil sehingga Anda akan terus ingin makan yang manis. Jika sangat ingin menyantap kolak, es campur atau es timun suri, tunggulah 2-3 jam setelah buka puasa atau pasca Anda salat Tarawih.
5. Tetap Makan Tiga Kali Sehari
Makan tiga kali sehari tetap disarankan saat puasa, yakni saat buka puasa, makanan kecil di malam hari dan sahur. Membagi jam makan jadi tiga akan menghindari Anda kalap makan saat berbuka. Porsi makan dan komposisinya juga perlu diperhatikan. Dalam satu piring, isi dengan seperempat karbohidrat, seperempat lauk (daging tanpa lemak, daging ayam atau ikan) dan setengah piring sayuran.
6. Kurangi Konsumsi Garam Berlebihan
Makanan yang tinggi kadar garamnya akan membuat Anda lebih mudah haus ketika berpuasa. Makanan yang termasuk tinggi garam adalah makanan olahan pabrik (makanan kalengan, makanan beku), kacang yang diasinkan dan acar. Hindari juga makanan yang terlalu pedas karena bisa membuat perut terasa tidak nyaman. Perbanyak makanan mengandung air seperti buah semangka, melon, pir, apel, jeruk, ketimun, selada, dan sebagainya.
7. Lebih Cermat Pilih Makanan
Kurangi, atau bila memungkinkan hindari gorengan atau makanan yang tinggi lemak trans dan lemak jenuh. Pilih makanan sehat seperti gandum utuh, nasi merah, daging tanpa lemak, dada ayam, ikan, dan minyak zaitun yang diseimbangkan dengan buah-buahan segar.
Daging, polong, telur dan susu serta produk turunannya merupakan makanan yang kaya protein. Usahakan mengonsumsi setidaknya satu dari beberapa jenis makanan tersebut dalam satu hari karena protein merupakan nutrisi yang penting bagi metabolisme sel tubuh. Protein juga membuat Anda terasa kenyang lebih lama karena dicerna oleh tubuh secara perlahan. (hst/hst)
Setelah lebih dari 12 jam tidak makan dan minum, orang memang sering menjadi kalap saat melihat melimpahnya makanan dan minuman ketika tiba waktunya buka puasa. Sementara kala sahur, umumnya kita lebih memilih makanan yang praktis disiapkan misalnya saja makanan beku, siap saji atau makanan olahan pabrik.
Pola makan seperti apa yang sebaiknya diterapkan saat puasa agar tubuh tetap sehat, ibadah puasa pun lancar hingga Hari Lebaran tiba? Ikuti tipsnya yang dikutip dari Emirates 24/7.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Sunnah berbuka puasa dengan kurma memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, khususnya setelah berpuasa seharian. Kurma merupakan sumber gula yang baik dan akan segera mengembalikan energi yang hilang. Buah dengan rasa manis ini juga mengandung banyak serat untuk mengatur pergerakan sistem pencernaan, selain itu juga kaya akan magnesium dan potassium.
2. Buka Puasa Perlahan
|
Makanlah secara bertahap dan perlahan. Makan banyak dalam waktu dekat atau sekaligus akan menyebabkan perut sakit dan kembung. Akhirnya tubuh merasa tidak nyaman.
Mulailah buka puasa dengan kurma, lalu air putih, diikuti sup hangat dan semangkuk kecil salad sayuran atau buah. Setelah itu baru lanjutkan dengan menyantap hidangan utama. Jika Anda sudah merasa kenyang setelah makan salad, bisa mengonsumsi makanan utama setelah salat Maghrib. Makan sup hangat akan menyamankan perut, mengembalikan cairan tubuh dan membantu mempersiapkan sistem pencernaan untuk menerima makanan yang lebih berat. Makanan berkuah yang disarankan adalah sup ayam, sayur bayam, sup jagung atau sup sayuran campur.
3. Nutrisi Lengkap
![]() |
Pastikan makanan berbuka puasa Anda lengkap nutrisinya dan memiliki semua kelompok makanan. Mulai dari karbohidrat, protein, serat dari sayuran, vitamin dan mineral dari buah, juga lemak sehat yang berasal dari ikan-ikanan, polong, minyak zaitun, atau minyak kelapa.
4. Hindari Makanan Tinggi Gula
![]() |
Langsung makan bayak makanan manis akan membuat perut kembung dan mengakibatkan proses pencernaan terhambat. Makanan tinggi gula juga membuat kadar gula dalam darah tidak stabil sehingga Anda akan terus ingin makan yang manis. Jika sangat ingin menyantap kolak, es campur atau es timun suri, tunggulah 2-3 jam setelah buka puasa atau pasca Anda salat Tarawih.
5. Tetap Makan Tiga Kali Sehari
![]() |
Makan tiga kali sehari tetap disarankan saat puasa, yakni saat buka puasa, makanan kecil di malam hari dan sahur. Membagi jam makan jadi tiga akan menghindari Anda kalap makan saat berbuka. Porsi makan dan komposisinya juga perlu diperhatikan. Dalam satu piring, isi dengan seperempat karbohidrat, seperempat lauk (daging tanpa lemak, daging ayam atau ikan) dan setengah piring sayuran.
6. Kurangi Konsumsi Garam Berlebihan
![]() |
Makanan yang tinggi kadar garamnya akan membuat Anda lebih mudah haus ketika berpuasa. Makanan yang termasuk tinggi garam adalah makanan olahan pabrik (makanan kalengan, makanan beku), kacang yang diasinkan dan acar. Hindari juga makanan yang terlalu pedas karena bisa membuat perut terasa tidak nyaman. Perbanyak makanan mengandung air seperti buah semangka, melon, pir, apel, jeruk, ketimun, selada, dan sebagainya.
7. Lebih Cermat Pilih Makanan
![]() |
Kurangi, atau bila memungkinkan hindari gorengan atau makanan yang tinggi lemak trans dan lemak jenuh. Pilih makanan sehat seperti gandum utuh, nasi merah, daging tanpa lemak, dada ayam, ikan, dan minyak zaitun yang diseimbangkan dengan buah-buahan segar.
Daging, polong, telur dan susu serta produk turunannya merupakan makanan yang kaya protein. Usahakan mengonsumsi setidaknya satu dari beberapa jenis makanan tersebut dalam satu hari karena protein merupakan nutrisi yang penting bagi metabolisme sel tubuh. Protein juga membuat Anda terasa kenyang lebih lama karena dicerna oleh tubuh secara perlahan. (hst/hst)
Home & Living
Saatnya Ganti Tempat Sampah yang Bikin Rumahmu Lebih Higienis Sekaligus Estetik!
Home & Living
3 Pilihan Keranjang Laundry Ini Harus Ada di Rumah, Bikin Cucian Jadi Gak Numpuk Berantakan!
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Kisah Wanita 62 Tahun Hamil Lagi Setelah Anaknya Meninggal, Jadi Kontroversi
Bahaya Mencabut Bulu Hidung yang Jarang Disadari, Bisa Picu Infeksi Pernapasan
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
Most Popular
1
Foto Cantik BCL-Alyssa Daguise Hadiri Pernikahan 'Pangeran Jaksel' di Maroko
2
Foto Vidi Aldiano Tampil Berkumis Jadi Groomsman Pernikahan Sahabat di Maroko
3
Emily Ratajkowski Berhijab Sambut Wali Kota Muslim New York, Unggahan Dikritik
4
7 Potret G-Dragon Pakai Bandana Emas Berhias Permata, Cuma Ada Satu di Dunia
5
Tak Terduga, Ternyata Ini Inspirasi di Balik Nama Blue Ivy Putri Beyonce
MOST COMMENTED


















































