Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Benarkah Pemakaian High Heels Bisa Sebabkan Betis Besar? Ini Risetnya

Rahmi Anjani - wolipop
Minggu, 24 Jan 2016 16:01 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: dok. Thinkstock
Jakarta - High heels diandalkan banyak wanita untuk menunjang penampilan. Bukan hanya saat pesta, sebagian dari mereka juga rutin mengenakannya kala berkerja. Meski membuat tubuh tampak lebih jenjang, bukan rahasia lagi jika pemakaian sepatu berhak tinggi membuat kaki pegal, kram, bahkan nyeri berkepanjangan.

Selain menyakitkan, sejumlah wanita juga banyak mengeluhkan jika tampilan betis menjadi lebih besar pasca ruting mengaplikasikan sepatu itu. Sebetulnya benarkah penggunaan high heels dengan intensitas tinggi dapat membuat betis lebih besar?

Untuk mengetahui jawabannya profesor Marco Narici dari Manchester Metropolitan University melakukan penelitian. Ia menganalisa 11 dari 80 wanita yang terbiasanya mengaplikasikan high heels setidaknya setinggi 2 inchi dalam dunia tahun terakhir. Para responden itu sudah sangat terbiasa memakai sepatu heels sampai-sampai kurang nyaman jika harus beralas kaki tanpa hak. Marco dan peneliti lain pun mengevaluasi otot dan tendon dari mereka yang rajin memakai high heels maupun yang tidak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu bagaimana hasilnya? Berdasarkan scan MRI, wanita yang rutin mengaplikasikan high heels tidak mengalami pembesaran masa otot pada bagian betis. Namun hasil ultrasound menunjukkan jika pengguna setia sepatu hak tinggi mengalami pemendekan serat otot dari dari pada yang tidak suka pakai. Sendi mereka pun ditemukan lebih tebal dan kencang. Hal itu memang masuk akal karena berjalan menggunakan alas kaki hak tinggi membuat otot tak bisa meregang dengan sempurna.

Riset tersebut pun bukan satu-satunya penelitian yang pernah dibuat mengenai kaitan betis besar dan heels. Studi lain menunjukkan jika orang yang rutin mengenakan sepatu hak tinggi memang mengalami gangguan efisien otot di kaki ketika berjalan dan rentan cedera. Tetapi riset ini juga tak menyebutkan perbedaan ketebalan betis antara yang pakai sepatu hak tinggi dan yang tidak.

Kesimpulannya, pemakaian heels memang tak memperbesar betis namun membuat sendi memendek dan menyebabkan ketidaknyamanan. Untuk menghindari cedera dan rasa tegang, Mario menyarankan agar Anda sering melakukan peregangan kaki. Caranya adalah dengan menjinjit beberapa kali di sebuah tangga. Jaga keseimbangan dengan berpegangan pada pegangan tangga. Bisa juga dengan mengalternatifkan sepatu heels dengan flats agar kaki bisa beristirahat. (ami/kik)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads