5 Penyebab Timbulnya Penyakit Berbahaya dari Pekarangan Rumah
Arina Yulistara - wolipop
Jumat, 25 Sep 2015 08:45 WIB
Jakarta
-
Memiliki pekarangan atau halaman rumah yang cukup besar? Sebaiknya perhatikan dengan baik perawatannya. Bila kurang dirawat maka bisa berisiko pada kesehatan Anda. Berikut lima hal yang bisa menyebabkan penyakit berbahaya bagi kesehatan yang berasal dari sekitar rumah Anda.
1. Kotoran Binatang
Anda memiliki anjing dan membiarkannya buang air besar di area pekarangan rumah? Hindari hal tersebut karena bisa berbahaya bagi kesehatan. Dokter spesialis alergi, Susanne Bennett, mengatakan bahwa banyak orang menganggap kotoran anjing sebagai pupuk alami yang bagus untuk rumput dan tanaman di rumah. Namun pada kenyataannya, kotoran anjing mengandung bakteri berbahaya terutama bila terkena kulit secara langsung.
"Kotoran anjing punya parasit yang tidak disadari manusia dan dapat masuk ke dalam tubuh melalui kulit. Bakteri ini bisa membahayakan kesehatan Anda seperti alergi," Dr. Bannet seperti dilansir dari Everyday Health.
2. Kutu
Hati-hati dengan kutu dari rumput atau binatang peliharaan Anda. Bila kutu hinggap dan menggigit kulit Anda bisa berisiko terkena penyakit Lyme. Penyakit menular tersebut membuat Anda mudah kelelahan selama berbulan-bulan dan bila tak diobati bisa menyebabkan arthritis, meningitis, hingga berpengaruh terhadap jantung. Agar tidak terinfeksi penyakit ini, Anda disarankan untuk membersihkan hewan yang berbulu secara rutin. Tidak lupa membersihkan pekarangan rumah Anda dengan teratur. Infeksi ini memiliki gejala seperti ruam atau merah-merah pada kulit serta cepat lelah.
3. Jauhi Lebah
Jika Anda memiliki pekarangan yang luas dan sering bersantai ketika hari libur atau akhir pekan sebaiknya perhatikan lingkungan sekitar. Jauhi lebah karena serangga ini bisa menularkan racun dan alergi bila Anda tersengat terutama bagi yang memiliki kulit sensitif. Oleh sebab itu, kalau ingin bersantai di pekarangan rumah sebaiknya tidak memakai busana warna-warni serta parfum yang menyengat karena akan menarik perhatian lebih.
4. Pembakaran Sampah
Hindari melakukan pembakaran sampah di pekarangan rumah. Mengapa? Asap yang ditimbulkan dari pembakaran sampah rumah tangga cukup berbahaya bisa memberikan efek samping yang serius terhadap kesehatan. Asapnya dapat menyebabkan gangguan asma, gagal ginjal, hingga gagal hati.
Dr. Bannet menyarankan agar membuang sampah pada tempatnya atau lebih baik didaur ulang kembali daripada harus dibakar. Penulis 'The 7-Day Allergy Makeover' itu bahkan menyarankan agar menutup panggangan ketika sedang memasak daging atau menggelar pesta barbeque.
5. Kolam Renang
Perhatikan perawatan kolam renang bila menjadi bagian dari rumah Anda. Kolam renang bisa diracuni oleh banyak bahan kimia berbahaya dari alam. Menurut lembaga Centers for Disease Control, sekitar 5 ribu orang dikirim ke ruang gawat darurat tahun lalu karena keracunan bahan kimia yang berasal dari kolam renang.
Perhatikan pula ketika Anda pergi berendam di area pemandian air panas karena air panas membuka pori-pori kulit dan bahan kimia bisa langsung masuk ke dalam tubuh. Pilih tempat yang bersih dan memastikan perawatan kolam pemandiannya. Dr. Bannet menyarankan agar menggunakan sistem ionisasi untuk membersihkan kolam renang di rumah Anda demi menghindari bahan kimia tersebut.
(aln/kik)
1. Kotoran Binatang
Anda memiliki anjing dan membiarkannya buang air besar di area pekarangan rumah? Hindari hal tersebut karena bisa berbahaya bagi kesehatan. Dokter spesialis alergi, Susanne Bennett, mengatakan bahwa banyak orang menganggap kotoran anjing sebagai pupuk alami yang bagus untuk rumput dan tanaman di rumah. Namun pada kenyataannya, kotoran anjing mengandung bakteri berbahaya terutama bila terkena kulit secara langsung.
"Kotoran anjing punya parasit yang tidak disadari manusia dan dapat masuk ke dalam tubuh melalui kulit. Bakteri ini bisa membahayakan kesehatan Anda seperti alergi," Dr. Bannet seperti dilansir dari Everyday Health.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hati-hati dengan kutu dari rumput atau binatang peliharaan Anda. Bila kutu hinggap dan menggigit kulit Anda bisa berisiko terkena penyakit Lyme. Penyakit menular tersebut membuat Anda mudah kelelahan selama berbulan-bulan dan bila tak diobati bisa menyebabkan arthritis, meningitis, hingga berpengaruh terhadap jantung. Agar tidak terinfeksi penyakit ini, Anda disarankan untuk membersihkan hewan yang berbulu secara rutin. Tidak lupa membersihkan pekarangan rumah Anda dengan teratur. Infeksi ini memiliki gejala seperti ruam atau merah-merah pada kulit serta cepat lelah.
3. Jauhi Lebah
Jika Anda memiliki pekarangan yang luas dan sering bersantai ketika hari libur atau akhir pekan sebaiknya perhatikan lingkungan sekitar. Jauhi lebah karena serangga ini bisa menularkan racun dan alergi bila Anda tersengat terutama bagi yang memiliki kulit sensitif. Oleh sebab itu, kalau ingin bersantai di pekarangan rumah sebaiknya tidak memakai busana warna-warni serta parfum yang menyengat karena akan menarik perhatian lebih.
4. Pembakaran Sampah
Hindari melakukan pembakaran sampah di pekarangan rumah. Mengapa? Asap yang ditimbulkan dari pembakaran sampah rumah tangga cukup berbahaya bisa memberikan efek samping yang serius terhadap kesehatan. Asapnya dapat menyebabkan gangguan asma, gagal ginjal, hingga gagal hati.
Dr. Bannet menyarankan agar membuang sampah pada tempatnya atau lebih baik didaur ulang kembali daripada harus dibakar. Penulis 'The 7-Day Allergy Makeover' itu bahkan menyarankan agar menutup panggangan ketika sedang memasak daging atau menggelar pesta barbeque.
5. Kolam Renang
Perhatikan perawatan kolam renang bila menjadi bagian dari rumah Anda. Kolam renang bisa diracuni oleh banyak bahan kimia berbahaya dari alam. Menurut lembaga Centers for Disease Control, sekitar 5 ribu orang dikirim ke ruang gawat darurat tahun lalu karena keracunan bahan kimia yang berasal dari kolam renang.
Perhatikan pula ketika Anda pergi berendam di area pemandian air panas karena air panas membuka pori-pori kulit dan bahan kimia bisa langsung masuk ke dalam tubuh. Pilih tempat yang bersih dan memastikan perawatan kolam pemandiannya. Dr. Bannet menyarankan agar menggunakan sistem ionisasi untuk membersihkan kolam renang di rumah Anda demi menghindari bahan kimia tersebut.
(aln/kik)
Home & Living
Bingung Simpan Sepatu yang Numpuk? Cek Rekomendasi Rak Sepatu Anti Debu & Hemat Tempat di Sini!
Pakaian Wanita
Nggak Perlu Mahal-Mahal Nails Art! Pakai Fake Nails Ini untuk Tampilan Kuku Lebih Cantik
Olahraga
Latihan Harian atau Game Akhir Pekan, Ini 3 Bola Voli yang Tetap Nyaman di Lapangan
Hobi dan Mainan
Commuting Tiap Hari atau Sering Butuh Fokus? Soundcore by Anker Q20i Bisa Redam Bising dan Nyaman Dipakai Seharian
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Kisah Wanita 62 Tahun Hamil Lagi Setelah Anaknya Meninggal, Jadi Kontroversi
Bahaya Mencabut Bulu Hidung yang Jarang Disadari, Bisa Picu Infeksi Pernapasan
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
Most Popular
1
Foto Cantik BCL-Alyssa Daguise Hadiri Pernikahan 'Pangeran Jaksel' di Maroko
2
7 Gaya TWICE Jadi Model Victoria's Secret Usai Viral Istilah 'Tzuyu Bra'
3
Foto Vidi Aldiano Tampil Berkumis Jadi Groomsman Pernikahan Sahabat di Maroko
4
Tak Terduga, Ternyata Ini Inspirasi di Balik Nama Blue Ivy Putri Beyonce
5
Emily Ratajkowski Berhijab Sambut Wali Kota Muslim New York, Unggahan Dikritik
MOST COMMENTED











































