3 Mitos Seputar Kulit Sensitif yang Penting Diketahui Kebenarannya
Merawat kulit sensitif memerlukan perhatian ekstra. Salah penanganan, kulit bisa merah-merah, timbul jerawat hingga iritasi. Mitos seputar kulit sensitif pun perlu diwaspadai karena bisa membuat Anda keliru dalam perawatannya. Dikutip dari Women's Health USA, ada tiga mitos seputar kulit sensitif yang umum dipercaya.
1. Retinoid Berbahaya Bagi Kulit Sensitif
Krim yang mengandung retinol atau vitamin A berkhasiat membuat kulit tampak muda dengan mencegah terjadinya penuaan sejak dini. Retinol juga membantu meregenerasi kulit di malam hari, sehingga di pagi harinya wajah terlihat lebih segar dan kencang. Namun banyak mitos yang menyebutkan kalau retinol tidak seharusnya digunakan pada kulit sensitif.
Faktanya, setiap orang dengan berbagai jenis kulit bisa saja menggunakan retinol. Hanya saja pada kulit sensitif, sebaiknya tidak mengaplikasikannya langsung karena efek retinol memang cukup keras. Anda bisa melapisinya terlebih dahulu dengan pelembab atau serum yang mengandung niacinamide. Zat ini bersifat anti radang sehingga bisa meminimalisir risiko iritasi. Setelah dioleskan, diamkan beberapa menit hingga terserap kulit, baru kemudian gunakan krim retinol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Produk berlabel hypoallergenic tidak selalu berarti anti iritasi, juga bukan berarti lembut dan bebas alergi. Ada standar tertentu dalam pelabelan produk jenis ini.
Anda tetap harus mengetesnya untuk memastikan keamanannya. Caranya dengan mengoleskan sample produk ke belakang telinga. Jika tidak terjadi reaksi selama beberapa jam, produk tersebut berarti aman untuk digunakan.
3. Kulit Sensitif Tidak Boleh Dieksfoliasi
Bisa benar, bisa tidak, tergantung kondisinya. Kulit sensitif atau yang rentan alergi memang sebaiknya tidak melakukan eksfoliasi baik dengan chemical peeling atau scrub, meskipun produk diklaim sangat lembut dan khusus untuk kulit sensitif. Saat lapisan teratas dikelupas, kulit sensitif jadi tidak memiliki perlindungan lagi terhadap faktor luar yang bisa mengiritasi.
Namun untuk jenis yang berjerawat dan berminyak, eksfoliasi tetap perlu dilakukan untuk mencegah pori-pori tersumbat. Pilih produk scrub dengan butiran sangat halus, atau berkonsultasi dengan dokter kulit untuk diberikan eksfoliator yang tepat.
(hst/fer)
Elektronik & Gadget
5 Rekomendasi Power Bank PISEN Ini Bikin Mudik Bebas Drama Lowbatt
Olahraga
Dunlop Gecko Tac Overgrip: Grip Anti Licin untuk Tingkatkan Performa
Pakaian Wanita
Nike Women Metcon 10, Pilihan Sepatu Fitnes untuk Performa Maksimal
Fashion
Mau Sepatu Retro Nyaman? Ini Alasan ASICS Tiger Runner II Wajib Dilirik
9 Buah yang Bagus untuk Mengatasi Jerawat Agar Wajah Mulus Saat Lebaran
Tren Unik di Dubai, Orang Datang ke Gym untuk Latihan Tidur Siang
Diet Hormon Viral di TikTok, Benarkah Bisa Atasi Jerawat hingga Mood Swing?
6 Manfaat Tak Terduga Nanas untuk Kesehatan, Cocok Jadi Menu Buka Puasa
Kisah Wanita Hampir Kehilangan Nyawa Karena Manikur Gel
Gaya Kimberly Ryder hingga Celine Evangelista Umrah di Akhir Ramadan 2026
Kristin Cabot Curhat ke Oprah Soal Tuduhan Selingkuh di Konser Coldplay
J-Hope BTS Rilis Sneakers Pink Bareng Louis Vuitton, Playful Tapi Mewah
Sinopsis San Andreas di Bioskop Trans TV Hari Ini











































