ADVERTISEMENT

Tren Diet Awal Tahun

Ini Cara Tepat Minum Teh Hijau untuk Bantu Pangkas Lemak Berlebih

- wolipop Senin, 05 Jan 2015 11:50 WIB
Dok. Thinkstock
Jakarta -

Minuman teh, terutama teh hijau tak hanya menyehatkan tapi juga berkhasiat menurunkan berat badan serta merampingkan tubuh. Saat mengonsumi makanan berlemak, di dalam tubuh akan terjadi emulsifikasi yaitu saat lemak dengan bantuan enzim terserap seluruhnya oleh tubuh.

Teh hijau juga memiliki komponen antioksidan bernama polifenol yang tidak hanya melindungi tubuh dari radikal bebas perusak sel tubuh tapi juga memengaruhi penyerapan lemak. Saat mengonsumsi lemak berlebihan, polifenol berfungsi memisahkan lemak dan enzim sehingga tak langsung terserap tubuh tapi dikeluarkan lewat faeces.

"Memang tidak semua lemak hilang tapi paling tidak sebagian. Teh membantu sedikit keluarkan lemak yang ada di makanan," ujar pakar nutrisi Emilia E. Achmadi.

Teh hijau juga membantu membakar ekstra kalori. Tiap satu cangkir teh (sekitar 150 ml) bisa membakar 25-30 kalori, dan setiap 250 ml meluruhkan 40 kalori. Meskipun tidak terlalu signifikan dan harus tetap dibantu dengan diet sehat dan olahraga rutin, jumlah kalori yang terbakar ini cukup membantu. Pengurangannya setara dengan jogging selama 10 menit.

Khasiat teh hijau memang bagus, namun cara konsumsinya pun harus diperhatikan agar mendapatkan hasil yang maksimal. Mulai dari pemilihan produk, suhu air hingga cara penyeduhan. Bagaimana mengonsumsi teh hijau yang benar untuk bantu turunkan berat badan?

1. Tanpa Gula dan Perasa Tambahan
Teh hijau yang telah melalui tahapan pemrosesan pabrik biasanya sudah berkurang atau hilang kandungan antioksidannya. Kebanyakan teh hijau yang dikemas dalam botol telah diberi gula dan perasa buatan sehingga yang tersisa hanya air teh dan gula, belum lagi zat-zat kimia lainnya. Bahkan mungkin kalorinya lebih banyak ketimbang minuman soda atau sari buah. Teh hijau yang paling berkhasiat adalah teh yang belum diberi perasa atau pemanis tambahan, jadi tetaplah minum teh dengan rasa aslinya.

2. Pilih Produk Berkualitas
Perhatikan merek teh yang Anda beli. Pilih teh hijau dari brand yang sudah terpercaya karena lebih menjamin kualitas daun tehnya. Produk teh hijau yang baik adalah yang sangat minim atau sama sekali tidak menggunakan bahan-bahan yang kurang penting. Perlu diingat, ada harga tentunya juga ada rupa.

3. Minum Dingin atau Panas?
Menurut pakar nutrisi Keri Glassman, teh hijau dingin maupun panas tetap merupakan minuman sehat. Namun es dalam minuman bisa mencair dan bercampur dengan air teh sehingga kepekatannya berkurang. Hal ini juga bisa mengurangi khasiat asli teh hijau. Maka untuk lebih memaksimalkan manfaatnya dalam menurunkan berat badan, sebaiknya teh hijau disajikan panas.

4. Cara Menyeduh
Beda jenis teh, beda pula cara penyajiannya. Dijelaskan pakar teh Ratna Somantri, teh seharusnya diseduh dengan air panas yang suhunya di bawah 100 derajat Celcius. Penyeduhannya pun tidak boleh terlalu lama, rata-rata hanya 2-3 menit per sajian. Untuk teh hijau, suhunya bisa lebih direndahkan. Suhu ideal untuk menyeduh teh hijau antara 80-90 derajat Celcius untuk mendapatkan manfaat antioksidan, aroma dan rasa yang maksimal.

5. Jangka Waktu Penyimpanan
Semakin segar daun teh, khasiat dan rasanya akan lebih baik. Jadi sebaiknya konsumsi langsung teh hijau yang baru dibeli dan jangan simpan terlalu lama di lemari makanan. "Jika mengonsumsi daun teh atau yang telah dikemas dalam kantung, habiskan dalam jangka waktu maksimal enam bulan. Lebih dari itu, khasiat antioksidan teh hijau akan berkurang," kata pakar nutrisi Keri Glassman, seperti dikutip dari Women's Health USA.

(hst/fer)