Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

'Kabur' Sejenak untuk Minum Teh Bisa Tingkatkan Performa Kerja Karyawan

Hestianingsih - wolipop
Senin, 15 Des 2014 13:55 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Jangan takut meminta izin kepada atasan Anda untuk istirahat sejenak dari pekerjaan kantor dan menyeruput secangkir teh hangat di pantry. Membiasakan diri 'mencuri' waktu untuk menikmati minum teh di sela-sela jam kantor ternyata bisa membantu karyawan menggali potensi terbaiknya dalam bekerja.

Sebuah penelitian mengungkap adanya hubungan antara ritual minum teh dengan peningkatan mood positif serta kemampuan menyelesaikan masalah dengan cara kreatif. Studi dilakukan para peneliti dari perusahaan multinasional Unilever, dalam rangka mempromosikan salah satu produk tehnya.

Percobaan yang dilakukan di Belanda dengan melibatkan 150 partisipan, 116 di antaranya wanita yang mengaku minum teh secara rutin. Partisipan dibagi menjadi tiga kelompok. Grup pertama diminta membuat dan meminum sendiri secangkir teh yang diseduh air panas dan ditambah susu serta gula. Grup kedua diberikan permen, sementara kelompok ketiga hanya diberi segelas air putih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Partisipan kemudian menjalani tes untuk melihat kondisi mood, tingkat kreativitas dan motivasi mereka. Partisipan juga diminta mengikuti permainan kata, menggambar bentuk alien, menyelesaikan permainan puzzle dan menghitung kembali peristiwa bahagia yang pernah mereka alami belum lama ini.

Studi menunjukkan bahwa partisipan yang minum teh memiliki ambisi lebih besar untuk menyelesaikan tes-tes yang diberikan ketimbang kelompok yang minum air putih. Mereka juga cenderung lebih cepat merespon ketika dihadapkan dengan persoalan-persoalan sulit.

"Ada efek yang cukup signifikan dari sisi tenaga, kenikmatan dan rangsangan. Konsumsi air putih memberi lebih sedikit kenikmatan ketimbang konsumsi teh," demikian laporan yang ditulis peneliti, seperti dikutip dari Daily Mail.

Kandungan kafein dan theanine di dalam teh dinilai sebagai faktor yang memberi dampak positif tersebut. Dua jenis asam amino ini telah lama dipercaya bisa membantu perasaan dan pikiran lebih tenang. Tak hanya kandungan di dalam teh, proses membuat teh juga berpengaruh.

"Kami memperkirakan efek positif ini timbul karena kombinasi antara rasa, aroma dan proses pembuatan teh juga ritual meminum teh itu sendiri," tutur Suzanne Einother yang memimpin penelitian.

Berdiri dari kursi kerja, berjalan menuju pantry, membuat teh dan meminum secangkir teh memberikan waktu yang lebih dari cukup untuk 'keluar' sejenak dari kepenatan kerja. Aktivitas sederhana ini memicu peningkatan mood positif dan kesehatan secara holistik; jasmani juga rohani. Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Food Quality and Preference.

Selain meningkatkan mood dan performa kerja, rajin minum teh juga memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan fisik. Menurut pakar nutrisi Emilia E. Achmadi MS., RD, polifenol yang terkandung dalam teh sangat baik untuk kesehatan kulit. Konsumsi teh ini secara rutin bisa bantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UV. Selain itu juga bisa menyeimbangkan kadar minyak pada kulit.

Teh juga baik untuk memelihara kesehatan gigi karena mengandung fluoride. Zat ini diketahui baik untuk memperkuat gigi dan mencegah gigi berlubang atau keropos. Meskipun punya banyak dampak positif, Anda harus tetap membatasi asupannya. Dijelaskan Emilia, segala sesuatu yang sehat dan berguna akan menjadi tidak baik apabila dikonsumsi berlebihan. Disarankan minum teh tak lebih dari tiga cangkir, atau sekitar 500 ml sehari untuk menjaga kesehatan.

(hst/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads