Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Tanda-tanda Perubahan pada Payudara Wanita Seiring Bertambahnya Usia

Hestianingsih - wolipop
Senin, 24 Nov 2014 18:06 WIB
...
Dok. Thinkstock
Jakarta - Seiring bertambahnya usia, payudara wanita juga mengalami perubahan. Kondisi payudara di usia 20-an bisa sangat berbeda ketika wanita menginjak usia 40 mulai dari elastisitas, kekencangan hingga bentuknya. Ini dia perbedaan payudara wanita berdasarkan usia yang perlu wanita ketahui untuk menjaga kesehatannya.

1. Usia 20-an Fase Pertama

Di usia ini kebanyakan wanita sering mengalami fibrokistik payudara, kondisi medis yang ditandai dengan benjolan dan rasa nyeri di salah satu atau kedua payudara. Penyebabnya belum diketahui, namun biasanya muncul ketika wanita dalam periode menstruasi dan dipengaruhi oleh kadar hormon wanita, salah satunya estrogen. Wanita usia 20 tahun ke atas umumnya memiliki kadar estrogen tinggi dan itulah salah satu faktor payudara menjadi terasa bengkak dan terbentuk benjolan, namun hal ini masih terbilang normal. Anda perlu khawatir apabila terjadi perubahan yang cukup drastis pada benjolan tersebut.

2. Usia 20-an Fase Kedua

Ukuran payudara di periode usia ini bisa berubah-ubah karena berbagai faktor. Lisa Jacobs, M.D., associate professor of surgery dari Johns Hopkins Medicine menjelaskan, begitu lewat dari usia 15 tahun, metabolisme wanita cenderung menurun untuk menyesuaikan dengan kematangan organ tubuh.

"Ukuran payudara akan berubah mengikuti berat badan Anda. Di usia 20-an biasanya wanita menikah dan mengalami kehamilan jadi akan ada pembesaran payudara dan berat badan bertambah karena tubuh dipersiapkan untuk menyusui," jelas Lisa, seperti dikutip dari Women's Health. Setelah masa menyuusi payudara wanita bisa mengecil atau membesar dibandingkan saat kehamilan. Pada masa ini, warna areola (kulit di pinggiran puting) akan menggelap dan puting membesar.

3. Usia 30-an

Setelah memiliki anak, kulit di bagian payudara akan mulai merenggang karena naik-turunnya berat badan. Kondisi ini bisa memicu timbulnya stretchmark atau ptosis, yaitu kondisi menurunnya payudara. Jangan khawatir, timbulnya stretchmark dan payudara normal terjadi pada wanita yang telah memiliki anak dan mengalami penurunan atau kenaikan berat badan drastis. Untuk meminimalisir penampakan stretchmark pada payudara, Anda bisa mengoleskan minyak zaitun atau baby oil secara rutin. Sementara agar payudara lebih kencang bisa menggunakan krim khusus payudara, menjalani diet sehat dan berolahraga.

4. Usia 40-an

Tubuh wanita mulai lebih sedikit memproduksi estrogen. Dalam fase ini wanita akan mengalami involusi, kondisi dimana organ-organ tubuh mengalami penyusutan. Jaringan payudara tergantikan oleh lemak yang menyebabkan teksturnya jadi lebih lembut ketika diraba. Perubahan ini tidak terjadi secara bersamaan antara payudara kiri dan kanan. Bisa saja payudara kanan lebih kencang dari payudara kiri atau sebaliknya.

5. Awal 50-an

Kondisi payudara di usia ini berkurang drastis dan tidak lagi elastis. Hal ini disebabkan menurunnya produksi kolagen, protein yang menjaga kekenyalan dan kekencangan kulit. Payudara juga tak lagi sepadat saat muda dulu. Pada usia ini disarankan wanita melakukan mamogram karena setelah usia 40, payudara tak lagi padat sehingga dokter bisa lebih mudah mendiagnosa adanya kelainan pada payudara. Misalnya benjolan yang berpotensi sebagai kanker.
(hst/fer)
...
Hide Ads