Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

TikTok Viral Verificator

Kisah Haru Mahasiswi Bandung: Kuliah Sambil Narik Ojol Hingga Jadi Sarjana

Gresnia Arela Febriani - wolipop
Minggu, 30 Agu 2026 07:00 WIB
...
Berjuang sendirian sebagai anak yatim piatu, Irna membagi waktu antara narik ojol dan kuliah di UNISBA hingga sukses raih gelar sarjana.
Berjuang sendirian sebagai anak yatim piatu, Irna membagi waktu antara narik ojol dan kuliah di UNISBA hingga sukses raih gelar sarjana. Foto: Dok. TikTok @naa7life.
Bandung -

Kisah inspiratif datang dari seorang mahasiswi Universitas Islam Bandung (UNISBA) bernama Irna Kurniawati yang membagikan perjuangan hidupnya melalui akun TikTok @naa7life dan Instagram @irnaaweh.

Irna pantang menyerah menuntaskan pendidikan tinggi sambil bekerja sampingan sebagai pengemudi ojek online (ojol) demi membiayai kuliahnya. Bagi Irna, perjalanan ini sangat berharga karena pengalaman adalah pelajaran terbaik dalam hidup.

Jalan menuju bangku kuliah tidak lah mudah bagi Irna. Ia sempat dua kali menunda niatnya untuk melanjutkan studi karena diterpa ujian berat secara beruntun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Penundaan pertama terjadi setelah sang ibu meninggal dunia yang menyebabkan kendala finansial. Sementara penundaan kedua terjadi saat sang ayah mengidap penyakit tumor sehingga ia harus mengutamakan perawatan dan kebutuhan keluarganya terlebih dahulu.

Namun, semangatnya untuk meraih gelar sarjana tidak pernah padam meski kini ia harus berjuang seorang diri tanpa kedua orang tua. Sejak semester awal, selepas jam kuliah ia langsung mengenakan jaket ojol, helm, masker, dan membawa botol minum untuk mencari orderan penumpang hingga pengantaran makanan di jalanan.

Kerja keras dan kesabarannya "ngemper" menunggu pelanggan di pinggir jalan akhirnya membuahkan hasil manis setelah ia berhasil menyelesaikan skripsinya dan resmi melangkah ke wisuda.

"Ini namanya nunggu orderan ngemper pinggir jalan, biar bisa menyelesaikan kuliahnya meskipun yatim piatu," tulis keterangan video TikTok @naa7life.

Berjuang sendirian sebagai anak yatim piatu, Irna membagi waktu antara narik ojol dan kuliah di UNISBA hingga sukses raih gelar sarjana.Berjuang sendirian sebagai anak yatim piatu, Irna membagi waktu antara narik ojol dan kuliah di UNISBA hingga sukses raih gelar sarjana. Foto: Dok. TikTok @naa7life.

Unggahan perjuangan wanita yang kuliah sambil jadi pengemudi ojol ini viral sudah ditonton lebih dari 761,7 ribu kali. Warganet rata-rata memberikan dukungan dan memberikan apresiasi.

"Kakk nanti FG wisudanyaa aku yaa. free aku fotoin🫶🏻," kata pengguna TikTok @rriyyan | photographer.

"Hi kita se almamater! nanti kalo wisuda aku makeupin for free yaa💖," saut akun @Amelia Widjaya | MUA Bandung.

"Kamu kuliah dmn? kl wisudah kabarin ya, aku mau dateng terus kita makan bareng ya," timpal akun @Panggil Aku Windy.

"Kalau wisuda kabari ya.. kamu pakai sepatu ukuran berapa.. nanti aku beliin.. tolong dm ke aku ya dek," ucap akun @Ajeng Nurul Kholida.


Konfirmasi Wolipop

Berjuang sendirian sebagai anak yatim piatu, Irna membagi waktu antara narik ojol dan kuliah di UNISBA hingga sukses raih gelar sarjana.Berjuang sendirian sebagai anak yatim piatu, Irna membagi waktu antara narik ojol dan kuliah di UNISBA hingga sukses raih gelar sarjana. Foto: Dok. TikTok @naa7life.

Saat dikonfirmasi oleh Wolipop, wanita berusia 23 tahun asal Bandung, Jawa Barat, ini membagikan kisah haru di balik unggahannya yang viral tersebut. Anak bungsu dari dua bersaudara ini mengaku perasaannya berkecamuk antara sedih, bahagia, dan haru, terutama ketika mengingat kedua orang tuanya yang telah tiada.

"Banyak hal sebetulnya di balik postingan itu. Cerita sedih, bahagia, dan haru campur aduk, terlebih saat mengingat orang tua sudah tidak ada rasanya pencapaian sudah tidak berarti. Tapi jika saya menyerah, bagaimana saya bisa mendoakan orang tua saya? Ternyata hidup penuh perjuangan, dari awalnya tidak mau kuliah, sekarang ternyata berhasil menyelesaikannya meskipun tinggal menunggu wisuda saja," ungkap Irna kepada Wolipop.

Berjuang sendirian sebagai anak yatim piatu, Irna membagi waktu antara narik ojol dan kuliah di UNISBA hingga sukses raih gelar sarjana.Berjuang sendirian sebagai anak yatim piatu, Irna membagi waktu antara narik ojol dan kuliah di UNISBA hingga sukses raih gelar sarjana. Foto: Dok. TikTok @naa7life.

Perjalanan Irna menempuh pendidikan di Universitas Islam Bandung (UNISBA) Fakultas Syariah, Program Studi Hukum Keluarga Islam tidak lah mulus. Di tengah kesibukan kuliah dan berjuang menyelesaikan skripsi berjudul "Perbandingan Putusan No 1029/Pdt.G/2023/PA.Pdg dan Putusan No 737/Pdt.G/2025/PA.JU tentang Hak Nafkah pada Perkara Cerai Gugat Menurut Kompilasi Hukum Islam", ia juga diuji secara fisik dan mental. Ujian terberat datang ketika memasuki semester 4, di mana ia harus merawat sang ayah yang mengidap tumor otak.

"Lelah, sangat melelahkan. Apalagi saat orderan tidak ada yang masuk, perut lapar, tapi kuliah harus diselesaikan. Banyak sekali tantangannya, apalagi saat semester empat saya harus merawat ayah saya yang terkena tumor otak. Rasa lelah dan ingin menyerah terus menghantui, tapi saya harus bertahan. Jangan menyerah karena keadaan, terus menguatkan diri dan meyakinkan diri bahwa semua bisa terlewati," kenangnya.

Berjuang sendirian sebagai anak yatim piatu, Irna membagi waktu antara narik ojol dan kuliah di UNISBA hingga sukses raih gelar sarjana.Berjuang sendirian sebagai anak yatim piatu, Irna membagi waktu antara narik ojol dan kuliah di UNISBA hingga sukses raih gelar sarjana. Foto: Dok. TikTok @naa7life.

Kunci keberhasilan Irna dalam menjalani peran ganda sebagai mahasiswi dan driver ojek online terletak pada kemampuannya mengelola waktu serta mengenali batas kemampuan diri. Menurutnya, penting untuk memperhitungkan jam kuliah dan jam kerja agar tetap seimbang tanpa memaksakan fisik secara berlebihan.

"Manajemen waktu harus tahu dulu berapa jam kuliah, berapa jam harus bekerja, memungkinkan atau tidak jika terus dilanjutkan. Saat lelah, utamanya lihat kapasitas diri dan manage waktu," jelasnya.

Melalui perjuangannya ini, Irna memberikan pesan menyentuh bagi para pengemudi ojek online lain yang mungkin sedang berjuang mengejar impian atau pendidikan mereka. Ia mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan dan kesehatan di tengah rasa lelah.

"Teruntuk pengendara ojol yang hari ini sama seperti saya atau bahkan ada yang baru mau menjalani, tetap berhati-hati selama berkendara, utamakan keselamatan. Saat semua terasa melelahkan, istirahatlah karena badanmu perlu energi. Saat sedang merasakan kesulitan, yakinlah bahwa setiap kesulitan pasti ada kemudahan. Never give up, tidak mungkin Allah membiarkanmu sejauh ini hanya untuk gagal," tutur Irna penuh semangat.

Setelah menuntaskan gelar sarjananya, Irna tidak lantas berpuas diri. Ia sudah memiliki rencana matang untuk masa depannya, mulai dari melanjutkan pendidikan hingga membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.

"Rencana ke depannya saya akan melanjutkan pendidikan dan ingin membuka lapangan kerja (loker) serta bisa menginspirasi lebih banyak orang lagi," pungkasnya.

(gaf/eny)
...
Hide Ads