Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Pria dengan Lubang di Wajah Itu Kini Bisa Mencium Istrinya Setelah 10 Tahun

Eny Kartikawati - wolipop
Rabu, 10 Sep 2014 09:34 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. TLC
Jakarta -

Kanker membuat pria ini menghadapi dua pilihan berat, kehilangan mulut, hidung dan pipinya atau nyawanya. Dia pun memilih yang pertama. Kini 10 tahun setelah menjalani pilihannya itu, si pria mendapatkan kebahagiaannya lagi, bica mencium istri tercintanya dengan mulut barunya.

Donnie Fritts itulah nama si pria yang sempat mirip monster setelah kehilangan mulut, hidung dan pipinya karena kanker. Pada 2003, dokter melakukan operasi pengangkatan kanker yang sangat langka yaitu ameloblastic carcinoma untuk membuatnya tetap hidup.

"Saat itu seperti mimpi buruk. Anak-anak akan melihat diriku dengan ketakutan dan lari ke ibunya. Aku seperti monster," ujar Donnie yang tampil dalam tayangan televisi TLC terbaru, 'Body Bizarre'.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Donnie awalnya tidak mengetahui dirinya sakit kanker. Pada satu hari di musim panas tahun 2000, istrinya memintanya memeriksakan diri ke dokter gigi setelah dia menderita sakit gigi yang tak kunjung sembuh. Ketika itu dokter gigi mereferensikannya untuk memeriksakan diri ke dokter lain karena rasa sakit yang dialaminya diduga karena infeksi sinus.

Pria 55 tahun itu pun kembali memeriksakan diri ke dokter berbeda, namun hasilnya tetap sama. Dia disebut menderita sinus dan hanya diberi antibiotik. Dan tiba-tiba saja setelah selama ini hanya disebut sakit sinus, pada suatu hari di musim semi 2003, dia terbangun dengan hidungnya yang berwarna sangat merah dan keluar darah.

Donnie dan istrinya, Sharon langsung pergi ke Atlanta untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dia pun menjalani biopsi dan saat itulah kabar buruk itu didapatnya. Pria tersebut harus memilih antara kehilangan nyawanya atau wajahnya karena dia sudah terkena kanker yang sangat langka.

"Saat itu aku baru 49 tahun, tapi aku tidak akan bisa mencium istriku dengan benar lagi. Aku tidak akan bisa mengunyah makanan, tidak bisa bicara, berjalan, bernyanyi atau mungkin melihat," ujarnya.

Donnie sempat berpikir untuk membiarkan kanker itu membuatnya kehilangan nyawa ketimbang harus hidup tanpa hidung, mulut dan pipi. Tapi pada akhirnya dia tetap memilih mencoba bertahan demi Sharon.

Pertolongan kemudian datang pada 2011 saat Sharon memutuskan untuk melakukan sesuatu demi Donnie. Dia berkonsultasi pada Dr Robert Barron seorang dokter yang ahli membuat penyamaran prostetik untuk para agen CIA. Dokter itu kemudian merekomendasikannya pada ahli operasi plastik Dr Craig DuFresne dan ahli bedah oral Dr David Ross.

Dengan bantuan para dokter tersebut Donnie menjalani operasi pemasangan implan titanium dan gigi baru. Untuk pertamakalinya setelah tujuh tahun kehilangan mulut, hidung dan pipinya, operasi tersebut membuatnya bisa kembali muncul di publik tanpa terlihat seperti monster. Tapi beberapa hari kemudian dia harus dirawat di rumah sakit karena kulitnya menolak implan tersebut. Dia sempat hampir meninggal dan harus dirawat selama dua minggu di ICU.

Setelah berhasil melalui masa kritis, Donnie kembali menjalani operasi pemasangan prostetik baru. Operasi tersebut bisa membuatnya kembali memiliki hidung, bibir atas, dan gigi.

"Ini luar biasa, aku dan Sharon bisa berada di area publik dan untuk pertamakalinya orang-orang tidak memperhatikanku. Aku bisa mengajaknya makan malam dan berkencan," ujarnya. Dan Donnie menambahkan kini dia bisa kembali mencium istri tercinta yang setia mendampinginya.

(eny/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads