Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Mitos dan Anjuran Berolahraga yang Sudah Ketinggalan Zaman

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Senin, 25 Agu 2014 08:01 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Getty Images
Jakarta - Semua orang ingin menjadi sehat dengan cara berolahraga yang benar. Sebagian dari mereka mempercayakannya kepada hasil penelitian ilmiah, karena dianggap sudah pasti benar. Padahal, hasil penelitian yang telah dilakukan bertahun-tahun lalu bisa saja sudah tidak berlaku lagi diterapkan di zaman sekarang. Sebuah penelitian juga tidak selalu mutlak benar, terlebih lagi jika sudah ada hasil studi lanjutan dan terbaru yang membuktikan kekeliruannya. Namun tidak sedikit orang yang masih mengikuti atau mempercayai mitos atau hasil penelitian yang sudah 'ketinggalan' zaman. Seperti yang disebutkan berikut ini, yang dilansir oleh CNN.

1. Latihan Crunch Efektif Bikin Perut Rata
Segala bentuk aktivitas fisik pasti berguna untuk tubuh, hanya saja seberapa besar efeknya. Crunch memang jenis latihan yang cocok untuk membentuk perut yang ramping dan rata. Tapi kontribusinya hanya sebagian kecil. Kombinasikan crunch dengan gerakan latihan lainnya yang berpusat pada area perut. Misalnya sit-up, squat atau planking.

2. Makin Berkeringat, Makin Banyak Kalori Terbuang
Banyaknya keringat tidak selalu menjadi indikasi jumlah kalori yang terbuang. Makin deras keringat yang mengucur, bukan berarti kalori serta lemak Anda juga luruh bersamanya. Keringat yang keluar banyak juga bisa karena ruangan yang terlalu panas, cuaca yang terik atau memang kondisi tubuh Anda yang mudah berpeluh. Kalori yang terbuang lebih ditentukan oleh seberapa intens latihan fisik yang Anda lakukan.

3. Peregangan Setelah Olahraga Bisa Hilangkan Pegal
Meregangkan tubuh setelah fitnes atau olahraga tidak bisa menghilangkan pegal dan sakit sepenuhnya. Peregangan juga tidak bisa mempercepat pemulihan otot pasca olahraga. Manfaatnya hanya untuk meningkatkan fleksibilitas persendian, agar lebih mudah menggerakkan tubuh ketika berolahraga dan rasa sakit pasca olahraga bisa sedikit diminimalisir.

4. Olahraga Tiap Hari Dianjurkan
Semakin sering olahraga tidak selalu hasilnya lebih baik. Justru Anda harus menyediakan waktu untuk istirahat. Berolahraga setiap hari bisa memicu terjadinya cedera atau overtraining. Otot jadi tidak punya cukup waktu untuk memulihkan diri dan hasil yang Anda inginkan dengan berolahraga pun tidak maksimal. Sebaiknya luangkan waktu istirahat sedikitnya satu sampai dua kali seminggu untuk pemulihan otot, agar lebih siap di sesi latihan selanjutnya.

5. Dengan Yoga, Akan Banyak Kalori yang Terbuang
Latihan yoga bermanfaat meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas tubuh. Tapi kalori yang terbakar tidak bisa disamakan dengan ketika Anda latihan aerobik atau kardiovaskular. Jika ingin fleksibilitas bagus dan tubuh langsing, maka Anda harus mengombinasikan dua latihan tersebut.

6. Angkat Beban Bisa Buat Otot Wanita Membesar
Ya, otot memang bisa membesar dengan latihan beban secara rutin. Tapi dalam frekuensi yang normal, otot Anda tidak akan tumbuh besar dan menonjol seperti pria. Jaringan otot pada wanita umumnya lebih sedikit dan mereka memproduksi hormon testosteron yang lebih rendah ketimbang pria. Jadi kemungkinannya cenderung kecil untuk terbentuk otot yang besar layaknya binaragawan. Kecuali kalau Anda angkat beban tiap hari dengan berat yang besar.

(hst/asf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads