Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Survei: Memandangi Foto Selfie Teman Buat Wanita Makin Tak Percaya Diri

Hestianingsih - wolipop
Jumat, 11 Apr 2014 08:09 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Suka selfie dan asyik berlama-lama di social media? Hati-hati, 'hobi mainstream' ini bisa membuat Anda, para wanita merasa khawatir dengan bentuk tubuh sendiri.

Penelitian terbaru menemukan, melihat foto-foto teman di Facebook, Path, Twitter atau Instagram akan membuat wanita cenderung tidak percaya diri dengan tubuhnya. Semakin sering wanita melihat foto selfie dan foto lainnya di social media, akan semakin sering juga mereka memandang negatif dirinya.

Menariknya, foto-foto teman atau orang yang mereka kenal jauh lebih besar memengaruhi imej tubuh ketimbang melihat selfie selebriti. Studi ini merupakan yang pertama kali meneliti tentang korelasi antara durasi menggunakan social media dan imej tubuh yang negatif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak dulu media massa memang sudah diketahui memiliki pengaruh besar terhadap cara orang memandang penampilan dirinya. Namun masih banyak yang belum tahu tentang bagaimana social media memengaruhi pandangan seseorang tentang tubuhnya sendiri.

Dari penelitian yang dilakukan di University of Strathclyde, Ohio University dan University of Iowa diketahui bahwa wanita muda merupakan pengguna social media yang paling banyak dan mereka mem-posting foto selfie di internet lebih banyak ketimbang pria.

Survei melibatkan 881 mahasiswi di Amerika Serikat sebagai responden. Mereka diminta menjawab beberapa pertanyaan mulai dari penggunaan Facebook, pola makan dan olahraga hingga penilaian mereka terhadap citra diri sendiri. Ternyata kebiasaan mereka di social media tidak ada pengaruhnya terhadap gangguan pola makan tapi lebih kepada pandangan mereka terhadap bentuk tubuh.

Makin sering wanita berlama-lama di social media, semakin banyak mereka membandingkan tubuh mereka dengan teman-temannya dan semakin negatif ia melihat penampilannya. "Sering membuka Facebook tidak membuat wanita 'memusuhi' makanan tapi memang ada hubungannya dengan imej tubuh yang jelek," jelas Petya Eckler dari University of Strathclyde, seperti dikutip dari BBC.

Dia menambahkan, "Pengaruh social media terhadap pembentukan pola pikir tentang bentuk tubuh bisa lebih berbahaya ketimbang media biasa (media massa-red) karena mereka yang ada di social media adalah orang-orang yang kita kenal."

Oleh karena itu, disarankan untuk membatasi atau mengurangi penggunaan social media. Boleh saja membuka Facebook, Path atau Twitter setiap hari namun jangan sampai terlarut di dalamnya, bahkan hingga seharian hanya memandangi foto-foto di akun Anda. Akan lebih bermanfaat jika waktu yang Anda habiskan untuk ber-social media itu digunakan untuk beraktivitas fisik agar tubuh terlihat lebih indah dan sehat.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads