Kaleidoskop 2013
5 Tren Diet Paling Banyak Dibicarakan di 2013
Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Selasa, 17 Des 2013 11:00 WIB
Jakarta
-
Hampir semua orang ingin memiliki tubuh yang langsing dan indah. Metode diet pun terus berkembang dan setiap tahunnya berdasarkan pola-pola baru yang diciptakan para ahli. Menjanjikan hasil yang maksimal dalam waktu seminimal mungkin, ini dia metode diet yang paling banyak diperbincangkan orang sepanjang 2013.
1. OCD
Singkatan dari Obsessive Corbuzier Diet, metode ini dipopulerkan oleh mentalist dan presenter Deddy Corbuzier. Terinspirasi dari pola hidup para biksu di China, OCD menerapkan diet dengan puasa. OCD menggunakan metode puasa selama 16 jam, 18 jam, 20 jam, hingga 24 jam. Artinya Anda hanya boleh makan selama 8 jam, 6 jam, 4 jam, dan akhirnya hanya sehari sekali. Jika diet pada umumnya Anda harus mengurangi asupan lemak, gorengan, atau nasi putih, dengan OCD Anda bebas makan apa saja tapi tidak boleh rakus. Untuk detailnya bisa diklik di sini.
2. Diet Korset
Teknik pelangsingan dengan korset sempat menjadi tren di kalangan wanita modern tahun ini. Selebriti seperti Jessica Alba pernah mencoba metode ini untuk melangsingkan tubuhnya pasca melahirkan. Penggunaan korset untuk pelangsingan tubuh ini pun telah direkomendasikan oleh beberapa dokter kepada pasien yang ingin menurunkan berat badan, salah satunya Dr Alexander Sinclair dari Beverly Hills. Ia mengatakan ada beberapa pasiennya yang menjalani diet korset, yaitu memakai korset ketat selama beberapa jam dalam sehari. Sejumlah pasiennya sukses mengurangi 6 inci lingkar pinggang setelah memakai korset selama 3-5 jam per hari, dan dilanjutkan selama 12 jam sehari.
3. Diet dengan Hypnolangsing
Metode ini sebenarnya sudah berkembang sejak beberapa tahun lalu. Namun dengan kehadiran social media, sosialisasi hypnolangsing jadi lebih marak. Hypnolangsing adalah metode pelangsingan dengan terapi hipnosis, pemrograman pikiran bagaimana menjadi langsing meliputi lima aturan yang disebut 'Five Magic Rules'.
Dikembangkan oleh Master Hypnolangsing Juli Triharto, lima aturan tersebut antara lain: makanlah ketika lapar, makan makanan yang paling Anda inginkan, makan secara sadar, berhenti makan sebelum kenyang dan perbanyak jumlah langkah kaki. Untuk memulai diet dengan metode ini, Anda harus dibantu pakar hipnosis untuk memasukkan lima aturan tersebut ke alam bawah sadar, sehingga nantinya bisa diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
4. Diet Alkali
Diet ini berangkat dari ide bahwa apa yang Anda makan akan berpengaruh pada tingkat pH dalam darah. Diet alkali menekankan pada konsumsi sayuran, buah, kacang-kacangan dan biji-bijian. Dalam diet ini, konsumsi daging merah, ayam, ikan, produk susu olahan, makanan olahan, gula pasir dan tepung terigu tidak diperbolehkan. Sementara kafein dan alkohol dibatasi.
Ketika tubuh kita sehat, peredaran pH darah akan bekerja normal dengan sendirinya. Tapi ketika pH darah di atas normal (7.35 hingga 7.45), ini merupakan tanda adanya masalah kesehatan serius dan perlu dikonsultasikan ke dokter. Konsumsi protein hewani dan makanan olahan, diyakini menjadi penyebab terganggunya kadar pH darah dalam tubuh.
5. Diet Detoks
Diet detoks meliputi konsumsi jus, makanan mentah dan terapi pembersihan kolon. Selama beberapa waktu (1-3 hari), tubuh 'diistirahatkan' dari makanan olahan, makanan padat serta makanan hewani. Hanya diperbolehkan mengonsumsi jus buah/sayuran, sayuran mentah dan air putih. Pelaku diet ini juga disarankan menjalani terapi kolon (pembersihan usus besar).
Diet ini cukup populer sebagai metode penurunan berat badan dan memelihara kesehatan. Tapi belum ada penelitian ilmiahnya, apakah cukup efektif. Sampai saat ini belum ada cukup bukti yang menunjukkan kalau diet detoks benar-benar bisa menghilangkan racun-racun dari tubuh.
Selain itu, diet detoks umumnya sangat rendah protein dan nutrisi penting lain seperti vitamin dan mineral. Maka diet ini bisa berisiko menyebabkan kelelahan ekstrem, kram, kembung, mual, ketidakseimbangan elektrolit bahkan dehidrasi saat menjalaninya.
(hst/fer)
1. OCD
Singkatan dari Obsessive Corbuzier Diet, metode ini dipopulerkan oleh mentalist dan presenter Deddy Corbuzier. Terinspirasi dari pola hidup para biksu di China, OCD menerapkan diet dengan puasa. OCD menggunakan metode puasa selama 16 jam, 18 jam, 20 jam, hingga 24 jam. Artinya Anda hanya boleh makan selama 8 jam, 6 jam, 4 jam, dan akhirnya hanya sehari sekali. Jika diet pada umumnya Anda harus mengurangi asupan lemak, gorengan, atau nasi putih, dengan OCD Anda bebas makan apa saja tapi tidak boleh rakus. Untuk detailnya bisa diklik di sini.
2. Diet Korset
Teknik pelangsingan dengan korset sempat menjadi tren di kalangan wanita modern tahun ini. Selebriti seperti Jessica Alba pernah mencoba metode ini untuk melangsingkan tubuhnya pasca melahirkan. Penggunaan korset untuk pelangsingan tubuh ini pun telah direkomendasikan oleh beberapa dokter kepada pasien yang ingin menurunkan berat badan, salah satunya Dr Alexander Sinclair dari Beverly Hills. Ia mengatakan ada beberapa pasiennya yang menjalani diet korset, yaitu memakai korset ketat selama beberapa jam dalam sehari. Sejumlah pasiennya sukses mengurangi 6 inci lingkar pinggang setelah memakai korset selama 3-5 jam per hari, dan dilanjutkan selama 12 jam sehari.
3. Diet dengan Hypnolangsing
Metode ini sebenarnya sudah berkembang sejak beberapa tahun lalu. Namun dengan kehadiran social media, sosialisasi hypnolangsing jadi lebih marak. Hypnolangsing adalah metode pelangsingan dengan terapi hipnosis, pemrograman pikiran bagaimana menjadi langsing meliputi lima aturan yang disebut 'Five Magic Rules'.
Dikembangkan oleh Master Hypnolangsing Juli Triharto, lima aturan tersebut antara lain: makanlah ketika lapar, makan makanan yang paling Anda inginkan, makan secara sadar, berhenti makan sebelum kenyang dan perbanyak jumlah langkah kaki. Untuk memulai diet dengan metode ini, Anda harus dibantu pakar hipnosis untuk memasukkan lima aturan tersebut ke alam bawah sadar, sehingga nantinya bisa diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
4. Diet Alkali
Diet ini berangkat dari ide bahwa apa yang Anda makan akan berpengaruh pada tingkat pH dalam darah. Diet alkali menekankan pada konsumsi sayuran, buah, kacang-kacangan dan biji-bijian. Dalam diet ini, konsumsi daging merah, ayam, ikan, produk susu olahan, makanan olahan, gula pasir dan tepung terigu tidak diperbolehkan. Sementara kafein dan alkohol dibatasi.
Ketika tubuh kita sehat, peredaran pH darah akan bekerja normal dengan sendirinya. Tapi ketika pH darah di atas normal (7.35 hingga 7.45), ini merupakan tanda adanya masalah kesehatan serius dan perlu dikonsultasikan ke dokter. Konsumsi protein hewani dan makanan olahan, diyakini menjadi penyebab terganggunya kadar pH darah dalam tubuh.
5. Diet Detoks
Diet detoks meliputi konsumsi jus, makanan mentah dan terapi pembersihan kolon. Selama beberapa waktu (1-3 hari), tubuh 'diistirahatkan' dari makanan olahan, makanan padat serta makanan hewani. Hanya diperbolehkan mengonsumsi jus buah/sayuran, sayuran mentah dan air putih. Pelaku diet ini juga disarankan menjalani terapi kolon (pembersihan usus besar).
Diet ini cukup populer sebagai metode penurunan berat badan dan memelihara kesehatan. Tapi belum ada penelitian ilmiahnya, apakah cukup efektif. Sampai saat ini belum ada cukup bukti yang menunjukkan kalau diet detoks benar-benar bisa menghilangkan racun-racun dari tubuh.
Selain itu, diet detoks umumnya sangat rendah protein dan nutrisi penting lain seperti vitamin dan mineral. Maka diet ini bisa berisiko menyebabkan kelelahan ekstrem, kram, kembung, mual, ketidakseimbangan elektrolit bahkan dehidrasi saat menjalaninya.
(hst/fer)
Perawatan dan Kecantikan
Blush On yang Bikin Wajah Auto Fresh, 3CE vs MOP untuk Look Natural yang Lebih Hidup!
Elektronik & Gadget
Smart Band Tipis Tapi Powerful, Xiaomi Smart Band 9 Active untuk Gaya Hidup Lebih Sehat!
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Lebih Mulus dan Calm Sekaligus dengan Duel Serum Innisfree Retinol Cica vs MIXSOON Bean Essence!
Elektronik & Gadget
Baseus TWS Bass 15 Clip Open-Ear, TWS Open-Ear yang Nyaman Dipakai Seharian untuk Sport dan Kerja!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Tips Makan Sehat Saat Lebaran agar Berat Badan Tetap Terjaga
Tren Tubuh Sangat Kurus di Oscars Bikin Khawatir, Efek Ozempic Disorot
Jangan Salah Bawa Bekal! 4 Camilan Sehat yang Cocok untuk Perjalanan Mudik
Vagina Gatal Padahal Sudah Bersih? Ini Penyebab yang Sering Tak Disadari
9 Buah yang Bagus untuk Mengatasi Jerawat Agar Wajah Mulus Saat Lebaran
Most Popular
1
Gaya Zayyan XODIAC, Idol KPop asal Indonesia Rayakan Idulfitri di Korea
2
TikTok Viral Verificator
Viral 2,5 Juta Views! Wanita Curhat Hidup di Keluarga Hoarding, Bikin Stres
3
Fenomena Penyihir Modern Viral di TikTok, Ini Fakta di Baliknya
4
Most Pop: Ratu Yordania Mohon Putranya Dibebaskan Setelah Batal Jadi Raja
5
Kisah Yao Anna Putri CEO Huawei Tinggalkan Hidup 'Princess' Demi Jadi Aktris
MOST COMMENTED











































