Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Terapi Rahang Viral yang Bikin Nangis, Disebut Bisa Lepaskan Emosi Terpendam

Kiki Oktaviani - wolipop
Jumat, 12 Jun 2026 05:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

LeAnn Rimes terapi rahang
LeAnn Rimes terapi rahang Foto: dok. Instagram
Jakarta -

Sebuah terapi rahang bernama deep jaw release therapy tengah viral di media sosial setelah penyanyi country LeAnn Rimes membagikan pengalaman emosionalnya saat menjalani prosedur tersebut.

Dalam video yang diunggah akun Human Garage di Instagram, LeAnn terlihat menjalani terapi rahang intens selama sekitar 60 detik. Teknik ini dilakukan dengan cara terapis memasukkan satu tangan ke dalam mulut untuk menekan otot rahang bagian dalam, sementara orang lain membantu menahan posisi kepala.

Selama proses berlangsung, LeAnn tampak menahan rasa tidak nyaman hingga akhirnya menangis histeris setelah terapi selesai dilakukan. Momen emosional itu langsung menarik perhatian publik dan membuat banyak orang penasaran dengan manfaat terapi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Deep Jaw Release Therapy

Untuk memahami terapi ini lebih jauh, fisioterapis Jeanne Marie Ubalde, PT, DPT, menjelaskan bahwa prosedur tersebut sebenarnya cukup klinis dan fokus pada otot rahang tertentu yang berkaitan dengan stres dan kebiasaan mengatupkan gigi.

"Setelah pemeriksaan TMJ, leher, dan postur tubuh dilakukan, pasien akan berbaring telentang lalu saya melakukan terapi manual internal pada otot rahang yang berkontribusi terhadap kebiasaan mengatupkan rahang," jelasnya kepada HOLA!.

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan area yang paling sering ditangani adalah otot masseter dan internal pterygoid. Terapis kemudian mencari titik tegang (trigger point) lalu memberikan tekanan, pijatan, atau teknik peregangan tertentu. Otot-otot tersebut berkaitan langsung dengan sendi Temporomandibular Joint (TMJ), yaitu sendi yang mengontrol gerakan mengunyah, berbicara, dan membuka mulut.

LeAnn Rimes terapi rahangLeAnn Rimes terapi rahang sampai nangis Foto: dok. Instagram

Terapi yang Bisa Bikin Menangis

Menurut Ubalde, tujuan utama terapi ini adalah melepaskan ketegangan otot dan membantu rahang kembali rileks.

"Terapi manual ini membantu melepaskan ketegangan otot, memperbaiki pergerakan otot, serta mengurangi kebiasaan mengatupkan rahang untuk meredakan nyeri dan meningkatkan rentang gerak TMJ," ujarnya.

Namun, pelepasan ketegangan tersebut terkadang memicu respon emosional seperti tangisan kelegaan. Banyak orang tanpa sadar menyimpan stres melalui kebiasaan mengencangkan rahang atau menggertakkan gigi. Beberapa pasien bahkan bisa langsung merasakan perubahan setelah satu kali terapi.

"Saya sering melihat hasil positif setelah satu sesi, sementara efek jangka panjang biasanya terlihat setelah 4-6 kali terapi disertai latihan di rumah," tambahnya.

Setelah terapi, sebagian orang akan merasakan pegal pada otot rahang selama beberapa jam, sementara yang lain justru merasa sangat lega dan rileks.

Chiropractor Dr. David Lask juga menjelaskan bahwa rahang memiliki peran besar terhadap kenyamanan tubuh secara keseluruhan. Ketika otot masseter mengalami kejang atau terlalu tegang, gerakan rahang menjadi terbatas dan memicu berbagai keluhan.

"Terapi ini dirancang untuk melepaskan ketegangan pada otot masseter agar pergerakan TMJ menjadi lebih baik," katanya.

Tak hanya mengatasi nyeri rahang, terapi ini juga dipercaya dapat membantu mengurangi sakit kepala, kebiasaan menggertakkan gigi, nyeri wajah dan leher, mudah marah, hingga stres berlebih. Menurut Dr. Lask, terapi biasanya dilakukan sekitar 12 sesi selama enam minggu, lalu dilanjutkan dengan perawatan rutin sesuai kebutuhan pasien.

"Setelah deep jaw release, idealnya tubuh terasa lebih rileks, stres dan ketegangan berkurang, serta muncul rasa lebih jernih dan bertenaga," ujarnya.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads