Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Liputan Khusus Langsing dengan Menari

Tak Hanya Sehat, Kelas Dance di Gym Juga Bikin Tubuh Seksi

wolipop
Jumat, 11 Okt 2013 11:41 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

1. Meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru

Menurut dokter olahraga, Michael Triangto, Sp.KO., olahraga ringan seperti kelas tari bisa meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru. Gerakan-gerakan yang dilakukan membuat tubuh lebih sehat dan bugar. "Kondisi kardio dia jadi lebih baik nantinya dibandingkan dia sama sekali tidak melakukan aktivitas," ujar Michael saat dihubungi Wolipop melalui telepon, Selasa (8/10/2013).

2. Tubuh menjadi tidak kaku

Jika sebelumnya tidak pernah berolahraga, otot-otot dalam tubuh tentu lebih kaku. Dengan adanya aerobik jenis baru ini membuat orang tertarik melakukannya sehingga membuat Anda lebih banyak beraktivitas sehingga tubuh menjadi lentur. Hal ini diakui oleh Michael dan Vice President Brand dan Marketing Celebrity Fitness, Hendra Nugraha.

3. Menarik seseorang ingin berolahraga

Kelas tari di klub kebugaran bisa menarik seseorang yang sebelumnya tidak pernah berolahraga sehingga mau melakukan latihan agar lebih sehat. Bentuk kelas tari ini menjadi salah satu sarana bagi wanita dan pria memiliki alternatif lain dari olahraga biasanya. "Misalnya dia melihat kelas itu sebagai hal yang menarik padahal sebelumnya nggak pernah berolahraga, hal itu tentu akan menimbulkan nilai positif untuk kesehatan dia karena sekarang menjadi lebih aktif," tutur Michael.

4. Menurunkan berat badan

Bagi Anda yang memiliki berat badan berlebih, kelas tari yang digabungkan dengan gerakan aerobik ini bisa membuat lingkar pinggang mengecil. "Salah satu manfaatnya tentu pembakaran kalori, lemaknya dibakar kok sehingga bisa menurunkan berat badan," ujar Vice President Brand dan Marketing Celebrity Fitness, Hendra Nugraha, kepada Wolipop di Plaza Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (7/10/2013).

5. Sarana bersosialisasi

Kelas tari dalam fitness juga bisa memperluas jaringan pertemanan. Menurut Michael, kelas jenis aerobik yang belakangan ini digemari oleh para wanita sering dijadikan untuk sarana bersosialisasi dan menambah pertemanan.

6. Menghilangkan kejenuhan berolahraga

Mungkin jika sebelumnya Anda bosan dengan olahraga yang biasa saja, kini ada alternatif lain untuk hidup sehat dengan masuk kelas tari tersebut. "Bagi yang bosan dengan kelas biasa, bosan dengan body pump atau olahraga sendirian, daripada menghentikan aktivitas sama sekali lebih baik mengikuti aerobik itu, kan bagus buat kesehatannya juga," ujar pria yang mengambil gelar Spesialis Kedokteran Olahraga di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

7. Transisi latihan ringan ke berat

Kelas tari tersebut juga menjadi media antara latihan ringan ke olahraga yang lebih berat. Sebagai contoh, Anda terbiasa latihan berat lalu mengalami cedera sehingga tidak bisa berolahraga terlebih dahulu. Setelah pulih, Anda tentu tidak bisa langsung kembali melakukan latihan berat. Ini bisa dijadikan sebagai media perantara sebelum melanjutkan kembali olahraga berat.

8. Seksi

Hendra juga mengatakan bahwa kelas tari aerobik dapat membuat wanita merasa lebih seksi. "Feeling sexy. Aura seksinya keluar, yang luar biasa buat wanita yaitu merasa seksi," kata Hendra.


9. Fun
Hendra juga menuturkan, kelas tari dalam olahraga bisa membuat perasaan menjadi lebih ceria. Studio tari di Celebrity Fitness yang dikenal dengan nama 'Dance & Attitude' (DNA) itu memang sifatnya fun yang bisa menyegarkan pikiran saat sedang penat dengan pekerjaan atau kegiatan lainnya. "Dance itu sebenarnya having fun, orang-orang kantor biasanya stres meluapkannya di dance ini. Cuma karena kita di tempat gym jadi dicampur sama gerakan olahraga juga," ujar Cut Julyani yang merupakan salah satu instruktur tari di Celebrity Fitness Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (9/10/2013).
(aln/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads