Liputan Khusus Diet Makan Malam
Makan Daging di Malam Hari Boleh Saja, Asal...
wolipop
Jumat, 31 Mei 2013 12:00 WIB
Jakarta
-
Tidak sedikit wanita yang anti makan daging jelang malam hari. Hal itu dilakukan agar lingkar pinggang tidak membesar. Namun sebenarnya menurut pakar nutrisi, Prof. Dr. Hardinsyah, MS, makan daging malam hari boleh saja asalkan....
Hardinsyah menjelaskan, tambahan daging untuk menu makan malam dibolehkan tapi tergantung bagaimana kondisi tubuh Anda. Jika memiliki hiperkolesterol sebaiknya daging digantikan dengan seafood seperti ikan. Ikan merupakan makanan yang mudah diolah dan berprotein tinggi.
"Makan malam itu makanan pokok, lauk, buah. Makanan pokok itu bisa daging tapi tergantung kalau orang ini sudah gemuk atau hiperkolesterol ya jangan daging, lari ke ikan," jelas pria yang akrab disapa Hardin itu ketika bercakap-cakap dengan wolipop di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2013).
Namun mengonsumsi ikan juga perlu memperhatikan kondisi tubuh Anda. Jika memiliki asam urat sebaiknya tidak makan seafood karena bisa meningkatkan penyakit tersebut. Mungkin Anda lebih baik mengonsumsi daging yang rendah lemak dan tetap memperhatikan porsinya.
Pria lulusan Innutrition, University of Queensland, Australia ini menambahkan, porsi untuk makan malam sekitar 20 hingga 25 persen. Sebagai contoh, jika Anda biasa makan siang satu piring, untuk makan malam bisa dikurangi setengah porsinya namun tetap dengan menu empat sehat lima sempurna. Ia pun menyarankan agar makan malam tepat waktu, yaitu sekitar pukul 5 sore sampai 7 malam.
"Intinya tetap empat menu tadi, tapi harus dimodifikasi jenisnya sesuai kondisi tubuh," tutur pria yang berdomisili di Bogor, Jawa Barat ini.
(fer/rma)
Hardinsyah menjelaskan, tambahan daging untuk menu makan malam dibolehkan tapi tergantung bagaimana kondisi tubuh Anda. Jika memiliki hiperkolesterol sebaiknya daging digantikan dengan seafood seperti ikan. Ikan merupakan makanan yang mudah diolah dan berprotein tinggi.
"Makan malam itu makanan pokok, lauk, buah. Makanan pokok itu bisa daging tapi tergantung kalau orang ini sudah gemuk atau hiperkolesterol ya jangan daging, lari ke ikan," jelas pria yang akrab disapa Hardin itu ketika bercakap-cakap dengan wolipop di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2013).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria lulusan Innutrition, University of Queensland, Australia ini menambahkan, porsi untuk makan malam sekitar 20 hingga 25 persen. Sebagai contoh, jika Anda biasa makan siang satu piring, untuk makan malam bisa dikurangi setengah porsinya namun tetap dengan menu empat sehat lima sempurna. Ia pun menyarankan agar makan malam tepat waktu, yaitu sekitar pukul 5 sore sampai 7 malam.
"Intinya tetap empat menu tadi, tapi harus dimodifikasi jenisnya sesuai kondisi tubuh," tutur pria yang berdomisili di Bogor, Jawa Barat ini.
(fer/rma)
Pakaian Wanita
Yumna by Ammarkids Setelan Anak Perempuan yang Modest dan Praktis untuk Berbagai Aktivitas
Kesehatan
Jangan Tunggu Sakit! Sekarang Cek Gula Darah & Kolesterol Bisa dari Rumah dengan Cara Praktis Ini
Kesehatan
Ternyata Ini Rahasia Recovery Otot Setelah Workout! Whey Protein Jadi Solusinya
Kesehatan
Jalani Puasa Tetap Kuat Meski Aktivitas Padat! Ini Rahasia Jaga Imun Selama Ramadan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Begadang dan Telat Makan, Ini Dampaknya ke Jam Biologis Hati Kamu!
5 Manfaat Puasa bagi Kesehatan Perempuan, Panjang Umur hingga BB Turun
Puasa Tanpa Bau Mulut! Ini Cara Tepat Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut
5 Makanan Buka Puasa Selain Gorengan, Lebih Sehat dan Bikin Kenyang
7 Cara Ampuh Cegah Bau Mulut Saat Puasa Ramadan
Most Popular
1
Hijrah Bawa Rezeki! 10 Artis Ini Kini Punya Brand Hijab
2
Keluar Flek Coklat Usai Haid, Haruskah Batal Puasa?
3
Gaya Kontroversial Cocona XG Pamer Bekas Operasi Payudara di Fashion Show Gucci
4
Kisah Ayah Dituntut Anak Sendiri karena Pakai Angpao Imlek untuk Menikah Lagi
5
5 Gaya Nyentrik Priyanka Chopra Pakai Mantel Bulu saat Promosi Film 'The Bluff'
MOST COMMENTED











































