Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Sarapan Favorit Orang Jepang Ini Disebut Bisa Dukung Umur Panjang, Apa Itu?

Almira Riva Az Zahra - wolipop
Jumat, 12 Jun 2026 09:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Natto
Foto: iStock
Daftar Isi
Jakarta -

Orang Jepang sudah lama dikenal sebagai salah satu masyarakat dengan angka harapan hidup tertinggi di dunia, terutama penduduk Okinawa yang kerap dijadikan inspirasi gaya hidup sehat dan panjang umur. Jepang sendiri bahkan masuk dalam lima besar negara dengan harapan hidup tertinggi di dunia.

Salah satu faktor yang diyakini berperan adalah pola makan mereka. Dilansir dari Vogue, masyarakat di wilayah timur Jepang terbiasa mengonsumsi sarapan kaya nutrisi yang mendukung kesehatan usus, tulang, sistem kardiovaskular, hingga daya tahan tubuh. Sarapan tradisional tersebut bernama natto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut penjelasan mengenai natto, sarapan favorit orang Jepang:

Apa Itu Natto?

Natto dipercaya pertama kali ditemukan secara tidak sengaja oleh prajurit samurai yang dipimpin Jenderal Minamoto no Yoshiie. Saat itu, mereka membungkus nasi dan kedelai rebus dengan jerami. Tanpa disadari, jerami tersebut mengandung bakteri yang memicu proses fermentasi.

ADVERTISEMENT

Saat ini, natto dibuat melalui fermentasi kedelai menggunakan bakteri Bacillus subtilis. Proses tersebut menghasilkan tekstur khas yang lengket dan berserat, dengan cita rasa umami (gurih), sedikit pahit, serta aroma yang cukup menyengat.

Menurut United States Department of Agriculture (USDA), setiap 100 gram natto mengandung 19,4 gram protein, 5,4 gram serat, 11 gram lemak, 729 miligram kalium, dan 217 miligram kalsium. Dengan kandungan protein setara sekitar tiga butir telur dan kalium yang lebih tinggi dibanding pisang, natto termasuk makanan yang kaya nutrisi.

Manfaat Kesehatan Natto

Natto merupakan makanan probiotik yang mengandung bakteri baik untuk kesehatan usus. Bakteri tersebut membantu menjaga keseimbangan mikrobioma, mendukung sistem pencernaan, serta melawan pertumbuhan bakteri jahat.

Karena sebagian besar sel imun berada di dalam usus, konsumsi natto juga diyakini dapat membantu mendukung sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, natto kaya akan vitamin K yang berperan penting dalam kesehatan tulang dan proses pembekuan darah, menurut National Institutes of Health. Sebuah studi tahun 2020 yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition menemukan bahwa konsumsi natto secara rutin dapat membantu menurunkan risiko patah tulang akibat osteoporosis pada wanita perimenopause karena kandungan vitamin K yang tinggi.

Tinjauan ilmiah lain yang terbit pada 2022 juga menunjukkan bahwa natto berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan kardiovaskular. Kandungan lemak tak jenuh gandanya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol sekaligus mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.

Bagaimana Rasa Natto?

Beberapa waktu lalu, natto sempat viral di media sosial karena cita rasanya yang cukup unik dan kuat. Banyak orang menggambarkan natto memiliki rasa yang khas dengan sedikit sentuhan pahit.

Di Jepang, natto biasanya disantap bersama nasi dan dipadukan dengan berbagai pelengkap seperti kimchi, daun bawang, minyak wijen, kuning telur mentah, mustard, nori, hingga alpukat.

Selain disantap bersama nasi, natto juga kerap digunakan sebagai isian sushi gulung, dicampurkan ke dalam sup miso, atau dijadikan topping untuk mi khas Jepang seperti udon.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads