4 Makanan Penyebab Perut Kembung
Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Kamis, 30 Mei 2013 09:48 WIB
Jakarta
-
Kembung adalah sensasi seperti menekan dari dalam perut yang membuat tidak nyaman. Perut kembung umumnya disebabkan minum air yang berlebihan, atau makan terlalu cepat. Bisa juga karena mengonsumsi makanan tertentu.
Kristi King, pakar diet dari Texas Children's Hospital dan juru bicara Academy of Nutrition & Dietetics menjelaskan, perut kembung terjadi karena peningkatan gas atau konsumsi garam berlebihan. Terlalu banyak asupan garam atau sodium akan membuat tubuh menumpuk air. Tapi sebagian besar kasus perut kembung diakibatkan kelebihan gas yang terbentuk dari makanan, yang 'terperangkap' dalam perut dan tidak tercerna dengan baik.
Ini beberapa makanan yang bisa membuat perut terasa kembung, dan sebaiknya dihindari saat Anda terkena maag, seperti dikutip dari Huffington Post.
1. Brokoli & Kol
Beberapa jenis sayuran hijau seperti brokoli dan kol mengandung sulfur dan karbohidrat yang disebut raffinose. Keduanya sulit untuk dicerna dan dipecah oleh tubuh menjadi energi. Untuk menghindari kembung, sebaiknya tidak memakan dua sayuran ini mentah-mentah. Memasaknya akan membantu memecah karbo dan sulfur. Tidak perlu terlalu lama, cukup dimasak selama beberapa menit agar nutrisi pentingnya tetap terjaga.
2. Susu & Produk Olahannya
Tidak semua orang bisa kembung karena minum susu. Tapi banyak yang memiliki intoleransi laktosa, dimana tubuh tidak memiliki suatu enzim yang berfungsi memecah gula laktosa.
"Karena tidak punya enzim itu, bisa menyebabkan peningkatan gas akibat gula yang tidak tercerna. Jadi produk susu olahan bisa membuat perut kembung jika Anda intoleransi laktosa," kata King.
3. Makanan Tinggi Lemak
Mengonsumsi makanan berminyak dan tinggi lemak bisa memicu perut kembung karena lemak adalah substansi paling terakhir yang tertinggal di perut. Lemak dalam konsentrasi tinggi tidak bisa dicerna tubuh dengan baik sehingga terjadi penumpukan di perut.
"Semua jenis lemak perlu waktu lebih lama untuk dicerna dibandingkan karbohidrat atau protein," ujar King.
4. Junk Food
Kebanyakan junk tinggi lemak dan gula. Kombinasi keduanya bisa membuat perut terasa sangat penuh dan tidak nyaman. Saat mengonsumsi gula berlebihan, bakteri di dalam perut akan memakan gula yang sedang dicerna sehingga produksi gas lebih banyak. Itulah sebabnya kenapa setelah minum soda atau kue manis, Anda akan merasakan perut kembung, sakit bahkan kram.
(hst/kik)
Kristi King, pakar diet dari Texas Children's Hospital dan juru bicara Academy of Nutrition & Dietetics menjelaskan, perut kembung terjadi karena peningkatan gas atau konsumsi garam berlebihan. Terlalu banyak asupan garam atau sodium akan membuat tubuh menumpuk air. Tapi sebagian besar kasus perut kembung diakibatkan kelebihan gas yang terbentuk dari makanan, yang 'terperangkap' dalam perut dan tidak tercerna dengan baik.
Ini beberapa makanan yang bisa membuat perut terasa kembung, dan sebaiknya dihindari saat Anda terkena maag, seperti dikutip dari Huffington Post.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa jenis sayuran hijau seperti brokoli dan kol mengandung sulfur dan karbohidrat yang disebut raffinose. Keduanya sulit untuk dicerna dan dipecah oleh tubuh menjadi energi. Untuk menghindari kembung, sebaiknya tidak memakan dua sayuran ini mentah-mentah. Memasaknya akan membantu memecah karbo dan sulfur. Tidak perlu terlalu lama, cukup dimasak selama beberapa menit agar nutrisi pentingnya tetap terjaga.
2. Susu & Produk Olahannya
Tidak semua orang bisa kembung karena minum susu. Tapi banyak yang memiliki intoleransi laktosa, dimana tubuh tidak memiliki suatu enzim yang berfungsi memecah gula laktosa.
"Karena tidak punya enzim itu, bisa menyebabkan peningkatan gas akibat gula yang tidak tercerna. Jadi produk susu olahan bisa membuat perut kembung jika Anda intoleransi laktosa," kata King.
3. Makanan Tinggi Lemak
Mengonsumsi makanan berminyak dan tinggi lemak bisa memicu perut kembung karena lemak adalah substansi paling terakhir yang tertinggal di perut. Lemak dalam konsentrasi tinggi tidak bisa dicerna tubuh dengan baik sehingga terjadi penumpukan di perut.
"Semua jenis lemak perlu waktu lebih lama untuk dicerna dibandingkan karbohidrat atau protein," ujar King.
4. Junk Food
Kebanyakan junk tinggi lemak dan gula. Kombinasi keduanya bisa membuat perut terasa sangat penuh dan tidak nyaman. Saat mengonsumsi gula berlebihan, bakteri di dalam perut akan memakan gula yang sedang dicerna sehingga produksi gas lebih banyak. Itulah sebabnya kenapa setelah minum soda atau kue manis, Anda akan merasakan perut kembung, sakit bahkan kram.
(hst/kik)
Makanan & Minuman
Promina 6+ Beras Merah, Pilihan Praktis MPASI Pertama Bayi yang Bernutrisi
Perawatan dan Kecantikan
Capek Double Cleansing? Produk Ini Bisa Bersihkan Makeup dengan Cepat
Fashion
On Cloud 6 Coast Men, Sneakers Ringan dan Empuk untuk Harian-Traveling
Home & Living
Philips Handheld Steamer STH3010/70, Solusi Setrika Cepat & Tanpa Ribet
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Viral Penyanyi Pamer Teknik Diet 'Vakum Perut' Saat Konser, Dikritik Dokter
5 Penyebab Kamu Masih Bau Badan Padahal Sudah Pakai Deodoran
Pecahkan Rekor Dunia! Bulu Mata Wanita Ini Tumbuh Sampai ke Pipi
Terbukti Bikin Awet Muda, Ini 3 Kebiasaan yang Wajib Kamu Coba!
7 Tips Makan Sehat Saat Lebaran agar Berat Badan Tetap Terjaga
Most Popular
1
Angelina Jolie Bagikan Kehidupan Wanita Gaza Lewat Surat yang Menyanyat Hati
2
Foto: Momen Perdana Taylor Swift dan Travis Kelce Kencan di Ajang Penghargaan Musik
3
8 Gaya Lucu Anak Selebriti, Nagita Slavina hingga Margin Wieheerm Pakai Hijab
4
Finalis Miss Grand Thailand Viral, Veneer Giginya Tiba-Tiba Lepas di Panggung
5
Gaya Davina Karamoy saat Pulkam Lebaran Viral, Duduk Lesehan Sambil Bagi THR
MOST COMMENTED











































