5 Penyakit Fisik & Mental yang Disebabkan Stres Berkepanjangan
Hestianingsih - wolipop
Rabu, 24 Apr 2013 08:45 WIB
Jakarta
-
Stres bisa berdampak buruk terhadap kesehatan mental juga fisik. Hampir semua orang sudah tahu hal itu. Namun mungkin banyak yang belum tahu kondisi kesehatan apa yang akan terganggu apabila stres dibiarkan berkepanjangan. Seperti dikutip dari Fit Sugar, ini berbagai penyakit dan gangguan kesehatan yang bisa dialami akibat stres akut.
1. Sering Sakit
Jika Anda terus-terusan mudah sakit, ada kemungkinan stres yang jadi penyebabnya. Para ilmuwan telah banyak melakukan penelitian untuk melihat adanya hubungan antara stres akut dan tingkat daya tahan tubuh. Beberapa studi menunjukkan bahwa beberapa hormon stres yang dikeluarkan tubuh bisa memengaruhi kemampuan kelenjar thymus untuk menstimulasi dan mengatur aktivitas sel darah putih. Terganggunya aktivitas ini di dalam sel tubuh, berakibat menurunnya daya tahan tubuh untuk melawan penyakit.
2. Penyakit Jantung
Sebuah penelitian di Belanda yang memeriksa level hormon cortisol pada orang tua menemukan, stres secara signifikan meningkatkan risiko seseorang mengidap penyakit yang berhubungan dengan kardiovaskular seperti tersumbatnya pembuluh darah atau jantung.
3. Obesitas
Penderita stres kronis cenderung mengonsumsi makanan tidak sehat untuk mengalihkan pikiran negatif. Mereka bahkan makan banyak ketika perut sama sekali tidak merasa lapar. Terlalu banyak makan junk food, camilan tinggi garam dan gula atau minuman berpengawet dan berperisa buatan secara terus menerus dalam waktu lama bisa mengakibatkan berat badan berlebih atau obesitas. Belum lagi penyakit-penyakit serius yang akan datang akibat pola makan tidak sehat.
4. Depresi
Stres, apabila tak segera diatasi bisa berkembang menjadi depresi. Terlalu fokus pada masalah hidup sampai lupa bersantai, relaks atau liburan bisa membuat seseorang merasa sedih dan gelisah terus menerus. Lama kelamaan, depresi bisa memperparah penurunan kondisi tubuh secara fisik (entah kurang makan atau makan berlebihan), gangguan kesehatan mental akut bahkan kematian.
5. Terganggunya Siklus Haid
Apabila akhir-akhir ini siklus haid Anda tidak teratur bahkan mengalami kondisi ekstrem (tidak haid berbulan-bulan atau keluar darah mens lebih dari dua minggu), bisa jadi penyebabnya bukan hanya ketidakseimbangan hormon. Tapi juga karena stres berkepanjangan. Ada baiknya memeriksakan diri ginekolog apabila kondisinya tak kunjung normal.
Stres bisa diatasi dengan obat antidepresan (dengan konsultasi dan resep dokter) atau bisa dicoba dengan melakukan hal-hal sederhana ini.
(hst/eny)
1. Sering Sakit
Jika Anda terus-terusan mudah sakit, ada kemungkinan stres yang jadi penyebabnya. Para ilmuwan telah banyak melakukan penelitian untuk melihat adanya hubungan antara stres akut dan tingkat daya tahan tubuh. Beberapa studi menunjukkan bahwa beberapa hormon stres yang dikeluarkan tubuh bisa memengaruhi kemampuan kelenjar thymus untuk menstimulasi dan mengatur aktivitas sel darah putih. Terganggunya aktivitas ini di dalam sel tubuh, berakibat menurunnya daya tahan tubuh untuk melawan penyakit.
2. Penyakit Jantung
Sebuah penelitian di Belanda yang memeriksa level hormon cortisol pada orang tua menemukan, stres secara signifikan meningkatkan risiko seseorang mengidap penyakit yang berhubungan dengan kardiovaskular seperti tersumbatnya pembuluh darah atau jantung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penderita stres kronis cenderung mengonsumsi makanan tidak sehat untuk mengalihkan pikiran negatif. Mereka bahkan makan banyak ketika perut sama sekali tidak merasa lapar. Terlalu banyak makan junk food, camilan tinggi garam dan gula atau minuman berpengawet dan berperisa buatan secara terus menerus dalam waktu lama bisa mengakibatkan berat badan berlebih atau obesitas. Belum lagi penyakit-penyakit serius yang akan datang akibat pola makan tidak sehat.
4. Depresi
Stres, apabila tak segera diatasi bisa berkembang menjadi depresi. Terlalu fokus pada masalah hidup sampai lupa bersantai, relaks atau liburan bisa membuat seseorang merasa sedih dan gelisah terus menerus. Lama kelamaan, depresi bisa memperparah penurunan kondisi tubuh secara fisik (entah kurang makan atau makan berlebihan), gangguan kesehatan mental akut bahkan kematian.
5. Terganggunya Siklus Haid
Apabila akhir-akhir ini siklus haid Anda tidak teratur bahkan mengalami kondisi ekstrem (tidak haid berbulan-bulan atau keluar darah mens lebih dari dua minggu), bisa jadi penyebabnya bukan hanya ketidakseimbangan hormon. Tapi juga karena stres berkepanjangan. Ada baiknya memeriksakan diri ginekolog apabila kondisinya tak kunjung normal.
Stres bisa diatasi dengan obat antidepresan (dengan konsultasi dan resep dokter) atau bisa dicoba dengan melakukan hal-hal sederhana ini.
(hst/eny)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Kenali Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Merawatnya dengan Tepat
Most Popular
1
Ditangkap Bersama, Kisah Pacaran 20 Tahun Presiden Venezuela & Istri Disorot
2
Ramalan Zodiak Taurus 2026: Perlahan Bangkit, Perubahan Besar Menanti
3
Fan Bingbing Ungkap Rahasia Awet Muda di Usia 44 Tahun, Pakai 700 Masker
4
Shin Min Ah Jadi Wajah Baru Louis Vuitton, Susul Gong Yoo & Jun Ji Hyun
5
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
MOST COMMENTED











































