Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Liputan Khusus

Payudara Membengkak & Tanda-tanda Lainnya Saat PMS

Arina Yulistara - wolipop
Selasa, 15 Jan 2013 08:39 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Hampir semua wanita mengalami Premenstrual Syndrome atau PMS sebelum menstruasi. Namun yang dinamakan PMS biasa terjadi berturut-turut setiap bulan sebelum haid seperti yang dijelaskan di sini. Beragam gejala dialami oleh para wanita, seperti apa?

Saat dikutip dari detikhealth kemarin, dokter dari departemen psikiatri Fakultas Kesehatan Unversitas Indonesia, Sylvia D Elvira, gejala yang terjadi saat masa PMS umumnya ditandai dengan payudara mengencang, kepala pusing, serta merasa kembung. Ada pula faktor psikologis yang timbul ketika PMS, misalnya sedih, putus asa, cemas, tegang, dan mudah tersinggung.

Namun, jika Anda merasakan lima gejala psikis tersebut berarti termasuk mengalami PMS yang parah. "Jika perempuan mengalami kelima gejala tersebut maka sudah masuk ke PMS parah yang disebut dengan Premenstrual Dysphoric Disorder (PMDD)," jelas Sylvia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PMDD merupakan gejala berat yang terjadi sebelum 'datang bulan'. Dokter Mary M. Gallenberg, M.D. dari situs Mayo Clinic mengatakan, PMDD juga menimbulkan gejala bisa menyebabkan suasana hati menjadi kacau yang akan membuat pekerjaan berantakan.

"PMDD membuat suasana hati lebih ekstrim yang dapat mengganggu pekerjaan serta membuat hubungan berantakan," ujar Mary.

Selain itu, ada pula tanda-tanda lain yang merupakan gejala PMS, seperti sakit kepala, kelelahan, nyeri otot, sulit tidur, juga jerawat.

(aln/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads