Kenali Penyebab & Cara Mencegah Perut Kembung
Hampir sebagian besar orang pernah merasakan perut kembung. Banyak yang percaya bahwa perut kembung diakibatkan karena masuk angin atau sakit maag. Lalu apa yang sebenarnya menyebabkan gas di perut berlebih?
Penyebab dari perut kembung juga bisa bermacam-macam, seperti adanya reaksi kimia dari makanan tertentu yang dikonsumsi sehingga merangsang produksi gas berlebih di dalam usus, atau akibat gangguan pencernaan lain misalnya sindrom iritasi usus dan sembelit. Jika disebabkan oleh penyakit tertentu biasanya menimbulkan perut kembung yang kronis.
Beberapa makanan bisa menyebabkan timbulnya gas berlebih seperti sayuran (kol, kubis, brokoli, kembang kol dan kacang polong), makanan yang mengandung serat tinggi, minuman berkarbonasi, makanan yang mengandung sorbitol serta fruktosa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelebihan gas di dalam usus dan berdiam diri di dalam saluran pencernaan memicu perut kembung. Padahal harusnya gas-gas ini dikeluarkan sehingga tidak menumpuk di perut. Beberapa orang biasanya akan berusaha menghilangkan gas berlebih dari dalam tubuh dengan cara buang angin atau bersendawa.
Hal itu bisa membantu menjaga tekanan dalam saluran usus agar tetap rendah. Rata-rata orang akan melepaskan gas melalui kentut atau sendawa sebanyak 14 kali dalam sehari baik secara sadar ataupun tidak sadar.
Seperti dikutip dari detikheaalth, ada beberapa cara yang bisa dilakukan seseorang untuk mengatasi perut kembungnya, yaitu:
1. Melakukan perubahan pola makan dan gaya hidup, salah satunya pilihlah makanan yang mudah dicerna tubuh seperti kentang, beras, jeruk, anggur serta menghindari makanan yang mengandung gas tinggi (kol, kubis, brokoli, kembang kol dan kacang polong).
2. Beberapa orang kadang memiliki reaksi berbeda terhadap makanan tertentu, sehingga ada baiknya seseorang mengenali makanan apa saja yang bisa membuat gejala menjadi lebih buruk atau baik.
3. Sebaiknya makan 6 kali sehari dengan porsi kecil dibandingkan dengan tiga kali dalam porsi besar. Karena makanan yang lebih kecil akan lebih mudah dicerna serta lebih sedikit menghasilkan gas.
(eya/eny)
Kesehatan
Jaga Lambung dan Imun Selama Puasa Ramadan! PRO EM 1 Bantu Stabilkan Lambung dengan Bakteri Baik
Kesehatan
Punya Masalah Gatal dan Iritasi di Area Intim? Saatnya Ganti ke Perawatan yang Tepat
Pakaian Pria
Tampil Elegan di Bulan Ramadan dengan MCE Jam Tangan Pria Fortune Series Full Black!
Pakaian Pria
Tampil Ringkas, Gerak Bebas dengan Waistbag Pria Waterproof Andalan buat Aktivitas Harian!
7 Cara Ampuh Cegah Bau Mulut Saat Puasa Ramadan
7 Ide Makanan Sahur untuk Diet, Tinggi Protein Bikin Kenyang
Makan 3 Kali versus 5 Kali Sehari, Mana yang Lebih Sehat?
Manfaat Minum Teh Hijau saat Puasa, Redam Lapar hingga Turunkan Berat Badan
Langkah Emas Raih Kemenangan
Sering Lemas Saat Puasa? Ahli Gizi Ungkap Penyebab dan Cara Mengatasinya
Barron Trump Tampil Beda Saat Ayahnya Pidato, Gayanya Jadi Sorotan
Pesona Elea Putri Ussy-Andhika Pratama di Pemotretan Keluarga, Bikin Salfok
Pesona Eileen Gu, Atlet Ski Berprestasi yang Juga Model Victoria's Secret
Gaya Mahalini Beri Kejutan Ultah Suami di Kasur, Rambut On Point Bikin Salfok











































