8 Cara Sederhana Atasi Keputihan
Eya Ekasari - wolipop
Jumat, 09 Mar 2012 18:44 WIB
Jakarta
-
Keputihan merupakan hal yang normal walau Anda seringkali dibuat tak nyaman karenanya. Keputihan disebabkan adanya infeksi oleh jamur Candida. Lalu bagaiama cara mengatasinya?
Keputihan disebabkan oleh infeksi jamur atau ragi pada vulva atau miss V. Kondisi ini menyebabkan daerah kewanitaan menjadi bau, keluar cairan berwarna putih kekuningan, gatal, rasa terbakar bahkan hingga menjadi bengkak. Jika kondisinya sudah sangat parah bisa membuat orang tersebut sulit berjalan, serta sakit saat buang air kecil atau melakukan hubungan seks.
Seperti yang dikutip dari detikhealth, sebenarnya setiap orang memiliki jamur Candida dalam jumlah kecil di mulut miss V, saluran pencernaan dan kulit. Pada orang yang sehat, bakteri ini bersifat ramah dan sistem kekebalan tubuh yang baik dapat mencegah terjadinya infeksi.
Namun, jika sistem kekebalan tubuhnya rusak atau sedang lemah maka akan lebih mudah bagi jamur Candida untuk tumbuh dan menimbulkan penyakit. Penggunaan obat-obatan tertentu seperti antibiotik, steroid dan kontrasepsi oral dapat mengubah organisme alami yang ada di miss V.
Faktor lain yang bisa memicu keputihan adalah penyakit diabetes, kehamilan, penggunaan antihistamin, stres, menggunakan celana yang ketat sehingga menyebabkan kondisi lembab, serta bahan-bahan kimia yang terkandung di sabun atau detergen.
Seperti dikutip dari The Body, salah satu cara untuk mencegah
keputihan adalah dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Namun ada banyak cara lain yang lebih sederhana untuk mencegah keputihan terjadi.
1. Menghindari penggunaan cairan pembersih miss V. Cairan ini dapat mengubah tingkat keasaman normal miss V sehingga meningkatkan risiko infeksi serta menimbulkan peradangan.
2. Menghindari penggunaan pakaian atau celana yang ketat karena dapat menghalangi aliran udara, sebaiknya gunakan pakaian dari bahan katun.
3. Membilas miss V dari arah depan ke belakang untuk menghindari masuknya kuman dari anus.
4. Biasakan untuk mengeringkan bagian luar miss V dengan menggunakan tisu atau lap handuk bersih setelah buang air kecil atau besar.
5. Menghindari penggunaan pantyliners beraroma atau secara terus-menerus setiap hari, karena dapat menyebabkan iritasi.
6. Mengurangi konsumsi gula dan alkohol, karena dapat membantu
perkembangan dari jamur Candida.
7. Mengonsumsi bawang putih, karena diyakini memiliki kandungan anti jamur alami.
8. Mengonsumsi susu atau yogurt karena mengandung bakteri acidophilus yang membantu menjaga bakteri tetap seimbang.
(eya/kik)
Keputihan disebabkan oleh infeksi jamur atau ragi pada vulva atau miss V. Kondisi ini menyebabkan daerah kewanitaan menjadi bau, keluar cairan berwarna putih kekuningan, gatal, rasa terbakar bahkan hingga menjadi bengkak. Jika kondisinya sudah sangat parah bisa membuat orang tersebut sulit berjalan, serta sakit saat buang air kecil atau melakukan hubungan seks.
Seperti yang dikutip dari detikhealth, sebenarnya setiap orang memiliki jamur Candida dalam jumlah kecil di mulut miss V, saluran pencernaan dan kulit. Pada orang yang sehat, bakteri ini bersifat ramah dan sistem kekebalan tubuh yang baik dapat mencegah terjadinya infeksi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Faktor lain yang bisa memicu keputihan adalah penyakit diabetes, kehamilan, penggunaan antihistamin, stres, menggunakan celana yang ketat sehingga menyebabkan kondisi lembab, serta bahan-bahan kimia yang terkandung di sabun atau detergen.
Seperti dikutip dari The Body, salah satu cara untuk mencegah
keputihan adalah dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Namun ada banyak cara lain yang lebih sederhana untuk mencegah keputihan terjadi.
1. Menghindari penggunaan cairan pembersih miss V. Cairan ini dapat mengubah tingkat keasaman normal miss V sehingga meningkatkan risiko infeksi serta menimbulkan peradangan.
2. Menghindari penggunaan pakaian atau celana yang ketat karena dapat menghalangi aliran udara, sebaiknya gunakan pakaian dari bahan katun.
3. Membilas miss V dari arah depan ke belakang untuk menghindari masuknya kuman dari anus.
4. Biasakan untuk mengeringkan bagian luar miss V dengan menggunakan tisu atau lap handuk bersih setelah buang air kecil atau besar.
5. Menghindari penggunaan pantyliners beraroma atau secara terus-menerus setiap hari, karena dapat menyebabkan iritasi.
6. Mengurangi konsumsi gula dan alkohol, karena dapat membantu
perkembangan dari jamur Candida.
7. Mengonsumsi bawang putih, karena diyakini memiliki kandungan anti jamur alami.
8. Mengonsumsi susu atau yogurt karena mengandung bakteri acidophilus yang membantu menjaga bakteri tetap seimbang.
(eya/kik)
Pakaian Wanita
Yumna by Ammarkids Setelan Anak Perempuan yang Modest dan Praktis untuk Berbagai Aktivitas
Kesehatan
Jangan Tunggu Sakit! Sekarang Cek Gula Darah & Kolesterol Bisa dari Rumah dengan Cara Praktis Ini
Kesehatan
Ternyata Ini Rahasia Recovery Otot Setelah Workout! Whey Protein Jadi Solusinya
Kesehatan
Jalani Puasa Tetap Kuat Meski Aktivitas Padat! Ini Rahasia Jaga Imun Selama Ramadan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Begadang dan Telat Makan, Ini Dampaknya ke Jam Biologis Hati Kamu!
5 Manfaat Puasa bagi Kesehatan Perempuan, Panjang Umur hingga BB Turun
Puasa Tanpa Bau Mulut! Ini Cara Tepat Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut
5 Makanan Buka Puasa Selain Gorengan, Lebih Sehat dan Bikin Kenyang
7 Cara Ampuh Cegah Bau Mulut Saat Puasa Ramadan
Most Popular
1
Kisah Ayah Dituntut Anak Sendiri karena Pakai Angpao Imlek untuk Menikah Lagi
2
Gaya Kontroversial Cocona XG Pamer Bekas Operasi Payudara di Fashion Show Gucci
3
Most Pop Sepekan: Permintaan Gubernur Terkaya di Indonesia Saat Pesan Kebaya
4
5 Gaya Nyentrik Priyanka Chopra Pakai Mantel Bulu saat Promosi Film 'The Bluff'
5
Viral YouTuber Merasa Dirinya Jelek, Kini Kisah Cintanya Bikin Iri Netizen
MOST COMMENTED











































