11 Cara Cegah Stres Datang Saat Diet Ketat
wolipop
Kamis, 17 Nov 2011 10:13 WIB
Jakarta
-
Stres yang sangat tinggi seringkali membuat orang makan tidak terkontrol dalam upaya memenuhi kebutuhan emosional. Hal tersebut kadang-kadang disebut sebagai stres makan atau makan secara emosional. Jika stres datang dan keinginan makan besar muncul sementara Anda sedang melakukan diet, lakukan ini.
Orang stres cenderung untuk makan makanan yang berkalori tinggi selama merasakan stres. Hal tersebut bahkan tetap dilakukan meskipun sedang tidak lapar sama sekali. Untuk mencegah kenaikan berat badan selama stres dan mengurangi risiko obesitas, maka harus dapat mengontrol stres yang sedang dialami.
Ketika seseorang sedang merasa tidak terlalu stres dan lebih dapat memegang kendali hidup, maka mungkin lebih mudah untuk melakukan pola makan sehat dan menjaga kebiasaan olahraga secara rutin.
Seperti dilansir oleh Detik health dari Mayolinic, teknik manajemen stres untuk mengatasi stres yang menyebabkan kenaikan berat badan antara lain:
1. Kenali tanda-tanda dari stres
Tanda-tanda dari stres dapat seperti kecemasan, mudah tersinggung, dan ketegangan otot.
2. Sebelum makan, tanyakan pada diri sendiri mengapa Anda makan
Pertanyaan tersebut berguna untuk mengetahui apakah benar-benar merasa lapar atau karena merasa stres atau cemas.
3. Jika tergoda untuk makan saat tidak lapar
Maka berusaha menemukan gangguan dan menyingkirkannya, dengan menghindari makanan tersebut ketika tidak pada jam yang merupakan jadwal makan.
4. Jangan melewatkan jadwal makan
Jangan melewatkan jadwal makan terutama sarapan pagi, karena hal tersebut justru akan membuat seseorang tidak dapat mengontrol porsi makan saat makan siang atau makan malam.
5. Menyingkirkan makanan yang dapat mengganggu usaha mengontrol makan
Mengidentifikasi untuk kemudian menyingkirkan makanan-makanan yang seringkali menggoda untuk di makan, dari rumah atau kantor.
6. Simpanlah catatan perilaku dan kebiasaan makan
Hal tersebut dilakukan agar dapat mencari pola dan hubungan dan kemudian mencari cara untuk mengatasinya.
7. Pelajari keterampilan pemecahan masalah
Hal tersebut dilakukan agar dapat mengantisipasi tantangan dan mengatasi memburuknya masalah yang sedang dihadapi.
8. Mempraktikkan keterampilan relaksasi
Hal tersebut dapat membuat seseorang lebih rileks dan dapat berpikir dengan lebih jernih. Relaksasi dapat dilakukan dengan yoga, pijat, atau meditasi.
9. Latihan fisik atau olahraga secara teratur
Latihan fisik atau olahraga secara teratur dapat membuat seseorang lebih dapat rileks dan terhibur.
10. Dapatkan tidur yang cukup
Tidur dengan kualitas dan kuantitas yang cukup dapat memiliki berbagai manfaat, termasuk bermanfaat memberikan pikiran yang jernih saat seseorang sedang menyelesaikan masalah.
11. Dapatkan dukungan dari teman dan keluarga
Dukungan dari teman dan keluarga tentunya dapat menguatkan seseorang yang sedang menghadapi masalah yang cukup berat, sehingga dapat mengurangi stres akibat masalah tersebut.
Stres yang berhasil dikelola dengan baik, tentunya tidak akan menyebabkan peningkatan berat badan karena tidak dapat mengontrol pola makan sehat. Jika telah mencoba teknik manajemen stres tersebut, tetapi tampaknya tidak membantu, pertimbangkan untuk mencari bantuan profesional melalui psikoterapi atau konseling.
(fer/kik)
Orang stres cenderung untuk makan makanan yang berkalori tinggi selama merasakan stres. Hal tersebut bahkan tetap dilakukan meskipun sedang tidak lapar sama sekali. Untuk mencegah kenaikan berat badan selama stres dan mengurangi risiko obesitas, maka harus dapat mengontrol stres yang sedang dialami.
Ketika seseorang sedang merasa tidak terlalu stres dan lebih dapat memegang kendali hidup, maka mungkin lebih mudah untuk melakukan pola makan sehat dan menjaga kebiasaan olahraga secara rutin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Kenali tanda-tanda dari stres
Tanda-tanda dari stres dapat seperti kecemasan, mudah tersinggung, dan ketegangan otot.
2. Sebelum makan, tanyakan pada diri sendiri mengapa Anda makan
Pertanyaan tersebut berguna untuk mengetahui apakah benar-benar merasa lapar atau karena merasa stres atau cemas.
3. Jika tergoda untuk makan saat tidak lapar
Maka berusaha menemukan gangguan dan menyingkirkannya, dengan menghindari makanan tersebut ketika tidak pada jam yang merupakan jadwal makan.
4. Jangan melewatkan jadwal makan
Jangan melewatkan jadwal makan terutama sarapan pagi, karena hal tersebut justru akan membuat seseorang tidak dapat mengontrol porsi makan saat makan siang atau makan malam.
5. Menyingkirkan makanan yang dapat mengganggu usaha mengontrol makan
Mengidentifikasi untuk kemudian menyingkirkan makanan-makanan yang seringkali menggoda untuk di makan, dari rumah atau kantor.
6. Simpanlah catatan perilaku dan kebiasaan makan
Hal tersebut dilakukan agar dapat mencari pola dan hubungan dan kemudian mencari cara untuk mengatasinya.
7. Pelajari keterampilan pemecahan masalah
Hal tersebut dilakukan agar dapat mengantisipasi tantangan dan mengatasi memburuknya masalah yang sedang dihadapi.
8. Mempraktikkan keterampilan relaksasi
Hal tersebut dapat membuat seseorang lebih rileks dan dapat berpikir dengan lebih jernih. Relaksasi dapat dilakukan dengan yoga, pijat, atau meditasi.
9. Latihan fisik atau olahraga secara teratur
Latihan fisik atau olahraga secara teratur dapat membuat seseorang lebih dapat rileks dan terhibur.
10. Dapatkan tidur yang cukup
Tidur dengan kualitas dan kuantitas yang cukup dapat memiliki berbagai manfaat, termasuk bermanfaat memberikan pikiran yang jernih saat seseorang sedang menyelesaikan masalah.
11. Dapatkan dukungan dari teman dan keluarga
Dukungan dari teman dan keluarga tentunya dapat menguatkan seseorang yang sedang menghadapi masalah yang cukup berat, sehingga dapat mengurangi stres akibat masalah tersebut.
Stres yang berhasil dikelola dengan baik, tentunya tidak akan menyebabkan peningkatan berat badan karena tidak dapat mengontrol pola makan sehat. Jika telah mencoba teknik manajemen stres tersebut, tetapi tampaknya tidak membantu, pertimbangkan untuk mencari bantuan profesional melalui psikoterapi atau konseling.
(fer/kik)
Pakaian Wanita
Yumna by Ammarkids Setelan Anak Perempuan yang Modest dan Praktis untuk Berbagai Aktivitas
Kesehatan
Jangan Tunggu Sakit! Sekarang Cek Gula Darah & Kolesterol Bisa dari Rumah dengan Cara Praktis Ini
Kesehatan
Ternyata Ini Rahasia Recovery Otot Setelah Workout! Whey Protein Jadi Solusinya
Kesehatan
Jalani Puasa Tetap Kuat Meski Aktivitas Padat! Ini Rahasia Jaga Imun Selama Ramadan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Begadang dan Telat Makan, Ini Dampaknya ke Jam Biologis Hati Kamu!
5 Manfaat Puasa bagi Kesehatan Perempuan, Panjang Umur hingga BB Turun
Puasa Tanpa Bau Mulut! Ini Cara Tepat Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut
5 Makanan Buka Puasa Selain Gorengan, Lebih Sehat dan Bikin Kenyang
7 Cara Ampuh Cegah Bau Mulut Saat Puasa Ramadan
Most Popular
1
Gaya Kontroversial Cocona XG Pamer Bekas Operasi Payudara di Fashion Show Gucci
2
Kisah Ayah Dituntut Anak Sendiri karena Pakai Angpao Imlek untuk Menikah Lagi
3
Most Pop Sepekan: Permintaan Gubernur Terkaya di Indonesia Saat Pesan Kebaya
4
5 Gaya Nyentrik Priyanka Chopra Pakai Mantel Bulu saat Promosi Film 'The Bluff'
5
Viral YouTuber Merasa Dirinya Jelek, Kini Kisah Cintanya Bikin Iri Netizen
MOST COMMENTED











































