Bagi Gigi, Apel Sama Berbahayanya dengan Bir
Eya Ekasari - wolipop
Selasa, 11 Okt 2011 17:30 WIB
Jakarta
-
Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa apel bisa empat kali berisiko membuat gigi rusak, bila dibandingkan dengan minuman berkarbonasi. Kok bisa?
Selama ini minuman seperti wine, bir dan soda dipercaya bisa meningkatkan risiko kerusakan gigi. Namun menurut ketua penelitian, Profesor David Bartlett, kepala prostodontik di King s College London Dental Institute, cara orang memakan makanan juga berikan pengaruh terhadap kesehatan gigi.
"Hal ini tidak hanya mengenai apa yang kita makan, tapi juga bagaimana kita memakannya. Dokter cukup benar dengan mengatakan bahwa apel adalah makanan yang baik, tetapi jika Anda memakannya secara perlahan, tingkat keasaman apel yang tinggi dapat merusak gigi. Minuman yang paling sering dikaitkan dengan erosi gigi, terutama cola justru tindak menunjukkan adanya peningkatan risiko," ujar David, seperti yang dikutip dari Daily Mail.
Mengonsumsi apel biasanya dilakukan karena seseorang ingin berdiet. Namun dengan adanya hasil penelitian terbaru itu, dijelaskan bahwa diet sebaiknya juga memerhatikan tingkat keasaman makanan ketimbang hanya menghindari minuman ringan saja.
Penelitian tersebut para peneliti mencari hubungan antara gigi dengan diet pada 1000 pria dan wanita dengan rentan usia 18 hingga 30 tahun. Para peneliti mencari kerusakan pada permukaan enamel gigi, struktur pendukung utama di bawah enamel dan membandingkannya dengan diet.
Hasilnya, ditemukan bahwa orang yang gemar memakan apel memiliki kemungkinan 3,7 kali lebih besar mengalami kerusakan dentin --zat antara email (zat di mahkota) atau semen (zat di akar) dari gigi dan ruang pulpa. Sementara mereka yang meminum minuman berkarbonasi tidak menunjukkan hal yang sama.
Selain apel ditemukan juga bahwa jus buah bisa meningkatkan kerusakan enamel di bagian atas dan gusi sebanyak empat kali lipat. Sementara itu, bir yang asam berisiko meningkatkan kemungkinan adanya kerusakan dentin tiga kali lipat.
Dr Glenys Jones, ahli gizi di unit Medical Research Council Human Nutrition Research, mengatakan,"Buah bisa saja mengandung asam dan jelas tak memiliki kadar gula tapi saya tidak ingin orang menjadi putus asa saat mengonsumsi buah dan jus buah."
Oleh karena itu, Glenys menyarankan agar mengonsumsi susu atau keju yang mengandung kalsium tinggi setelah makan apel atau buah karena bisa mentralkan asam. Minum air setelah makan apel juga bisa membantu dan menghilangkan efek bahanya.
"Minum jus buah atau smoothies dengan sedotan adalah cara lain untuk melindungi gigi. Menyikat gigi sebelum makan makanan yang mengandung asam juga bisa membantu," tambah Glennys.
(eya/eya)
Selama ini minuman seperti wine, bir dan soda dipercaya bisa meningkatkan risiko kerusakan gigi. Namun menurut ketua penelitian, Profesor David Bartlett, kepala prostodontik di King s College London Dental Institute, cara orang memakan makanan juga berikan pengaruh terhadap kesehatan gigi.
"Hal ini tidak hanya mengenai apa yang kita makan, tapi juga bagaimana kita memakannya. Dokter cukup benar dengan mengatakan bahwa apel adalah makanan yang baik, tetapi jika Anda memakannya secara perlahan, tingkat keasaman apel yang tinggi dapat merusak gigi. Minuman yang paling sering dikaitkan dengan erosi gigi, terutama cola justru tindak menunjukkan adanya peningkatan risiko," ujar David, seperti yang dikutip dari Daily Mail.
Mengonsumsi apel biasanya dilakukan karena seseorang ingin berdiet. Namun dengan adanya hasil penelitian terbaru itu, dijelaskan bahwa diet sebaiknya juga memerhatikan tingkat keasaman makanan ketimbang hanya menghindari minuman ringan saja.
Penelitian tersebut para peneliti mencari hubungan antara gigi dengan diet pada 1000 pria dan wanita dengan rentan usia 18 hingga 30 tahun. Para peneliti mencari kerusakan pada permukaan enamel gigi, struktur pendukung utama di bawah enamel dan membandingkannya dengan diet.
Hasilnya, ditemukan bahwa orang yang gemar memakan apel memiliki kemungkinan 3,7 kali lebih besar mengalami kerusakan dentin --zat antara email (zat di mahkota) atau semen (zat di akar) dari gigi dan ruang pulpa. Sementara mereka yang meminum minuman berkarbonasi tidak menunjukkan hal yang sama.
Selain apel ditemukan juga bahwa jus buah bisa meningkatkan kerusakan enamel di bagian atas dan gusi sebanyak empat kali lipat. Sementara itu, bir yang asam berisiko meningkatkan kemungkinan adanya kerusakan dentin tiga kali lipat.
Dr Glenys Jones, ahli gizi di unit Medical Research Council Human Nutrition Research, mengatakan,"Buah bisa saja mengandung asam dan jelas tak memiliki kadar gula tapi saya tidak ingin orang menjadi putus asa saat mengonsumsi buah dan jus buah."
Oleh karena itu, Glenys menyarankan agar mengonsumsi susu atau keju yang mengandung kalsium tinggi setelah makan apel atau buah karena bisa mentralkan asam. Minum air setelah makan apel juga bisa membantu dan menghilangkan efek bahanya.
"Minum jus buah atau smoothies dengan sedotan adalah cara lain untuk melindungi gigi. Menyikat gigi sebelum makan makanan yang mengandung asam juga bisa membantu," tambah Glennys.
(eya/eya)
Perawatan dan Kecantikan
Blush On yang Bikin Wajah Auto Fresh, 3CE vs MOP untuk Look Natural yang Lebih Hidup!
Elektronik & Gadget
Smart Band Tipis Tapi Powerful, Xiaomi Smart Band 9 Active untuk Gaya Hidup Lebih Sehat!
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Lebih Mulus dan Calm Sekaligus dengan Duel Serum Innisfree Retinol Cica vs MIXSOON Bean Essence!
Elektronik & Gadget
Baseus TWS Bass 15 Clip Open-Ear, TWS Open-Ear yang Nyaman Dipakai Seharian untuk Sport dan Kerja!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Tips Makan Sehat Saat Lebaran agar Berat Badan Tetap Terjaga
Tren Tubuh Sangat Kurus di Oscars Bikin Khawatir, Efek Ozempic Disorot
Jangan Salah Bawa Bekal! 4 Camilan Sehat yang Cocok untuk Perjalanan Mudik
Vagina Gatal Padahal Sudah Bersih? Ini Penyebab yang Sering Tak Disadari
9 Buah yang Bagus untuk Mengatasi Jerawat Agar Wajah Mulus Saat Lebaran
Most Popular
1
Gaya Zayyan XODIAC, Idol KPop asal Indonesia Rayakan Idulfitri di Korea
2
TikTok Viral Verificator
Viral 2,5 Juta Views! Wanita Curhat Hidup di Keluarga Hoarding, Bikin Stres
3
Fenomena Penyihir Modern Viral di TikTok, Ini Fakta di Baliknya
4
Most Pop: Ratu Yordania Mohon Putranya Dibebaskan Setelah Batal Jadi Raja
5
Kisah Yao Anna Putri CEO Huawei Tinggalkan Hidup 'Princess' Demi Jadi Aktris
MOST COMMENTED











































