Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Inggris Berencana Batasi Ibu Melahirkan Caesar

Eny Kartikawati - wolipop
Senin, 22 Agu 2011 16:17 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Ibu-ibu di Inggris kini tidak bisa dengan gampangnya memilih metode melahirkan melalui operasi caesar. Penyebabnya National Health Service akan membatasinya karena dianggap pemborosan.

Seperti dikutip dari Daily Mail, pihak NHS hanya akan mengizinkan wanita melahirkan caesar jika wanita tersebut memiliki risiko kesehatan saat melahirkan normal. Menurut pihak NSH, proses melahirkan caesar yang sekarang ini makin banyak dilakukan membuat jutaan poundsterling uang NSH tersia-siakan setiap tahunnya.

"Kami harus menyeimbangkan semuanya di masa depan, mulai dari kanker sampai sakit jantung. Soal perawatan, kita juga harus mulai mengurangi pengeluaran, proses caesar itu salah satunya," jelas Pimpinan NHS Allince Dr Michael Dixon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini pembatasan melahirkan caesar sudah mulai dilakukan di beberapa rumah sakit di Inggris. Rumah sakit tersebut di antaranya Cornwall dan the Isles of Scilly, Herefordshire, Bristol, South Staffordshire, County Durham, Dorset, Derbyshire, dan Bournemouth and Poole.

Pembatasan tersebut hanya berlaku pada proses caesar yang direncanakan. Sedangkan wanita yang melahirkan caesar karena alasan darurat tentu tidak ikut dalam pembatasan tersebut.

Beberapa pakar kesehatan sudah sering mengemukakan pendapat bahwa wanita seharusnya melahirkan normal untuk menurunkan risiko kesehatan. Misalnya saja dengan melahirkan caesar meningkatkan risiko bayi mengalami kesulitan bernafas. Ibu yang melahirkan caesar akan lebih kesulitan dekat dengan bayinya karena harus memulihkan diri dari operasi. Ibu tersebut juga bisa memiliki masalah pada plasentanya.

Rencana NHS itu kini mendapat tentangan dari pemerhati hak wanita, Leight East. Wanita itu sudah melahirkan dua anaknya melalui operasi caesar yang direncanakan.

Dalam pandangan East, wanita memilih melahirkan caesar yang direncanakan karena ingin menghindari trauma. Para wanita yang mengambil pilihan caesar juga mencoba mengurangi risiko adanya permasalahan pasca melahirkan seperti tidak bisa mengontrol buang air kecil.

"Kebijakan ini sungguh tidak pantas karena satu dari empat wanita akan memilih melahirkan caesar baik karena dia mau atau tidak. Wanita yang memilih caesar terencana dan menurunkan risiko mereka melahirkan caesar karena darurat memiliki kemampuan sembuh lebih cepat," jelasnya.

(eny/fta)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads
Detik Pagi
Tidak Mudik, Liburan di Jakarta Aja!

Tidak Mudik, Liburan di Jakarta Aja!