10 Metode Diet Aneh & Berbahaya
wolipop
Kamis, 23 Jun 2011 10:11 WIB
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Fletcherism
dok. Thinkstock
2. Paleolithic Diet
dok. Thinkstock
Bahayanya: Diet ini tidak memasukkan gandum utuh, tumbuhan polong dan produk olahan susu yang mengandung nutrisi penting untuk kesehatan tubuh.
3. Baby Food Diet
dok. Thinkstock
Bahayanya: Kebutuhan nutrisi bayi dan orang dewasa tentu saja berbeda. Mungkin memang menurunkan berat badan dengan cepat, tapi makanan bayi tidak bisa memenuhi kecukupan serat, protein, karbohidrat dan kalsium pada orang dewasa.
4. Diet Cuka Apel
dok. Thinkstock
Bahayanya: Cuka apel mengandung asam yang sangat tinggi. Meminumnya secara terus menerus bisa melukai tenggorokan dan lambung.
5. Diet Lemon untuk Detoks
dok. Thinkstock
Bahayanya: Mengikuti program diet ini sangat berbahaya bagi kadar gula dalam darah, menyebabkan kekurangan vitamin dan kehilangan jaringan otot.
6. Diet Sup Kol/Kubis
dok. Thinkstock
Bahayanya: Diet ini jelas tidak disarankan. Menghilangkan berbagai nutrisi dalam jumlah besar bisa menyebabkan kekurangan vitamin dan mineral, juga merusak keindahan rambut, kuku dan kulit.
7. Cookie Diet
dok. Thinkstock
Bahayanya: Menjalani diet ini, Anda akan kekurangan kalori karena cookie diet hanya mampu memenuhi sebanyak 800 kalori per hari. Artinya, tenaga Anda hanya kuat untuk mengunyah cookie diet.
8. Liquid Diet
dok. Thinkstock
Bahayanya: Hanya mengonsumsi cairan akan membuat tubuh mengambil lemak dan jaringan tubuh sebagai energi. Bahkan, organ tubuh bisa rusak karena digunakan untuk energi agar tubuh bisa beraktivitas.
9. Diet Atkins
dok. Thinkstock
Bahayanya: Makanan berprotein tinggi bisa menurunkan kadar kalsium yang menyebabkan terjadinya osteoporosis. Selain itu, juga menimbulkan masalah konstipasi (sembelit), usus besar, ginjal atau naiknya kadar kolesterol.
10. Diet Cacing Pita
dok. Thinkstock
Bahayanya:Cacing pita menyebabkan rasa sakit pada perut, diare, konstipasi bahkan iritasi pada anus.











































