Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Konten Menyendiri Ramai di TikTok, Bangkitnya Tren 'Loneliness Influencer'

Kiki Oktaviani - wolipop
Rabu, 17 Jun 2026 08:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Tren Loneliness Influencer Ramai di TikTok
Tren 'Loneliness Influencer' Ramai di TikTok Foto: dok. TikTok Ella Glows
Jakarta -

Dulu, memiliki banyak teman, jadwal sosial yang padat, dan kehidupan asmara yang aktif sering dianggap sebagai gambaran hidup yang ideal. Namun kini, tren baru justru menunjukkan arah sebaliknya.

Di media sosial, khususnya TikTok, semakin banyak wanita yang secara terbuka merayakan kehidupan sebagai lajang, tanpa anak, bahkan tanpa lingkaran pertemanan yang besar. Mereka tidak lagi melihat kesendirian sebagai sesuatu yang menyedihkan, melainkan sebagai pilihan hidup yang memberi ketenangan dan kebebasan.

Fenomena ini melahirkan tren 'loneliness influencer', yaitu kreator konten yang membagikan keseharian mereka hidup sendiri dan menikmati waktu tanpa banyak interaksi sosial. Salah satunya adalah Ella Glows. Dalam video yang telah mendapatkan lebih dari 300 ribu likes itu, ia mengungkapkan alasan mengapa dirinya menikmati kesendirian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tren 'Loneliness Influencer' Ramai di TikTokTren 'Loneliness Influencer' Ramai di TikTok Foto: dok. TikTok Ella Glows

Ella mengaku dulu mengira ia senang sendirian karena nyaman dengan dirinya sendiri. Namun seiring waktu, ia menyadari ada alasan lain yang lebih dalam.
Menurutnya, saat sendirian ia tidak perlu memikirkan bagaimana orang lain menilai dirinya, tidak perlu khawatir apakah lawan bicara merasa nyaman, atau merasa terbebani untuk menyenangkan orang lain.

"Ketika sendirian, saya benar-benar bisa rileks. Saya tidak perlu menyenangkan siapa pun selain diri sendiri," ungkapnya di TikTok.

ADVERTISEMENT

Konten serupa juga dibuat oleh Lana, kreator asal Toronto yang menyebut dirinya membuat konten "untuk perempuan yang sendirian tetapi tidak merasa kesepian".
Melalui akun TikTok-nya, Lana rutin membagikan kesehariannya sebagai perempuan lajang, tanpa anak, tinggal sendiri, dan mengaku tidak memiliki teman dekat.

Konten seperti ini belakangan mendapatkan banyak komentar positif. Kehidupan Lana dan Ella disebut sebagai gambaran ketenangan yang diidamkan banyak orang. Ada pula yang mengatakan bahwa memiliki terlalu banyak teman justru terasa melelahkan secara mental karena hubungan pertemanan membutuhkan energi untuk dipelihara.

Menurut pakar budaya dan branding Chad Teixeira, tren ini muncul karena makna kesendirian telah berubah di mata generasi sekarang. Ia menjelaskan bahwa dulu status lajang, tidak memiliki anak, atau menghabiskan malam akhir pekan sendirian sering dianggap sebagai sesuatu yang harus dijelaskan. Kini, kondisi tersebut justru diposisikan sebagai pilihan hidup yang disengaja dan penuh kesadaran.

"Yang terjadi saat ini adalah proses rebranding terhadap kesendirian," ujar Teixeira.

Menurutnya, platform seperti TikTok memungkinkan orang mengendalikan narasi tentang hidup mereka sendiri. Keputusan untuk tidak berkencan, tidak minum alkohol, tidak memiliki anak, atau tidak terlalu aktif bersosialisasi tidak lagi dianggap sebagai kekurangan, melainkan simbol kemandirian.

Teixeira menilai tren ini juga berkaitan dengan meningkatnya kelelahan mental, tekanan ekonomi, dan rasa jenuh akibat tuntutan untuk selalu terhubung dengan orang lain.
Di tengah kondisi tersebut, ketenangan, privasi, dan waktu untuk diri sendiri menjadi sesuatu yang semakin bernilai.

"Memilih tidak berkencan atau menghabiskan malam tanpa teman bukan lagi dianggap kesepian. Itu dipandang sebagai bentuk kedaulatan atas hidup sendiri," katanya.

Ia juga melihat tren ini sejalan dengan meningkatnya gaya hidup sadar kesehatan, berkurangnya konsumsi alkohol, serta popularitas estetika 'clean girl' yang menekankan kesederhanaan dan keteraturan hidup. Jika generasi sebelumnya mengagungkan kehidupan yang ramai dan penuh aktivitas sosial, gen Z justru lebih tertarik pada hidup yang tenang, terkontrol, dan minim drama.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads