8 Cara Agar Otak Lebih Tajam & Fokus
Fitria Tsabita - wolipop
Minggu, 05 Jun 2011 11:05 WIB
Jakarta
-
Sering merasa sulit untuk fokus terhadap kerjaan? Mungkin Anda tidak cukup berlatih dan mengonsumsi makanan sehat.
Jangan biarkan otak kehilangan ketajamannya dalam berpikir. Seperti yang dikutip dari Times of India, terdapat delapan tips yang dapat menajamkan kinerja otak. Apa saja?
1. Olahraga
Para ilmuwan mulai menemukan bahwa aerobik teratur merupakan hal yang paling penting untuk kesehatan jangka panjang otak. Berolahragalah minimal 30 menit setiap harinya, karena akan berdampak baik bagi kesehatan mental Anda.
2. Perhatikan diet
Diet terlalu ketat dapat membuat otak lemah dan mengakibatkan kerusakan jangka panjang. Terlalu sedikit kalori yang diserap juga dapat merusak fungsi otak. Banyak penelitian yang telah menghubungkan diet dengan gangguan, kebingungan dan penurunan daya ingat.
3. Menjaga kesehatan tubuh
Sebagian besar penyakit yang dapat dicegah, seperti diabetes, obesitas, dan hipertensi dapat mempengaruhi otak Anda. Masalah kesehatan yang luas telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penurunan kognitif dan gangguan memori.
4. Istirahat
Ketika Anda beristirahat dan bermimpi, beberapa ingatan akan muncul, sebagian hilang, dan sisanya akan tergabung dan disimpan. Bila kita tidak tidur maka akan sulit mengingat. Hal tersebut dinyatakan dalam sebuah studi baru yang menemukan bahwa protein membangun sinapsis pada susunan saraf yang membuat kita sulit untuk berpikir dan mengingat hal baru.
5. Minum kopi
Terdapat bukti yang mengatakan bahwa kopi dapat melindungi otak. Berdasarkan studi longitudinal besar, dua sampai empat gelas kopi sehari dapat mencegah penurunan kognitif normal dan juga mengurangi risiko terkena alzheimer sebanyak 30 sampai 60 persen.
6. Konsumsi ikan
Terdapat teori yang menyatakan bahwa mengonsumsi ikan untuk diet dapat menambah kognitif kita. Asam lemak alami seperti, omega 3, dapat meningkatkan fungsi dan kerja otak, salah satunya mengurangi depresi.
7. Santai
Stres dapat melelahkan otak dandapat menghapus kandungan dalam otak yang berfungsi menyimpan ingatan, hippocampus. Para ahli melihat bahwa dengan gaya hidup yang seimbang dan melakukan aktifitas rileks, seperti yoga, membuat kerajinan, dan bersosialisasi dapat mengurangi pengikisan ingatan.
8. Melatih otak
Walaupun sering mengisi teka-teki silang, sudoku dan permainan lain yang sejenis, otak belum terasah sepenuhnya. Kurangnya berpikir adalah salah satu indikasi kuat lemahnya kognitif. Jadi, semakin banyak berpikir, semakin baik kinerja otak di masa tua.
(eya/eya)
Jangan biarkan otak kehilangan ketajamannya dalam berpikir. Seperti yang dikutip dari Times of India, terdapat delapan tips yang dapat menajamkan kinerja otak. Apa saja?
1. Olahraga
Para ilmuwan mulai menemukan bahwa aerobik teratur merupakan hal yang paling penting untuk kesehatan jangka panjang otak. Berolahragalah minimal 30 menit setiap harinya, karena akan berdampak baik bagi kesehatan mental Anda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diet terlalu ketat dapat membuat otak lemah dan mengakibatkan kerusakan jangka panjang. Terlalu sedikit kalori yang diserap juga dapat merusak fungsi otak. Banyak penelitian yang telah menghubungkan diet dengan gangguan, kebingungan dan penurunan daya ingat.
3. Menjaga kesehatan tubuh
Sebagian besar penyakit yang dapat dicegah, seperti diabetes, obesitas, dan hipertensi dapat mempengaruhi otak Anda. Masalah kesehatan yang luas telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penurunan kognitif dan gangguan memori.
4. Istirahat
Ketika Anda beristirahat dan bermimpi, beberapa ingatan akan muncul, sebagian hilang, dan sisanya akan tergabung dan disimpan. Bila kita tidak tidur maka akan sulit mengingat. Hal tersebut dinyatakan dalam sebuah studi baru yang menemukan bahwa protein membangun sinapsis pada susunan saraf yang membuat kita sulit untuk berpikir dan mengingat hal baru.
5. Minum kopi
Terdapat bukti yang mengatakan bahwa kopi dapat melindungi otak. Berdasarkan studi longitudinal besar, dua sampai empat gelas kopi sehari dapat mencegah penurunan kognitif normal dan juga mengurangi risiko terkena alzheimer sebanyak 30 sampai 60 persen.
6. Konsumsi ikan
Terdapat teori yang menyatakan bahwa mengonsumsi ikan untuk diet dapat menambah kognitif kita. Asam lemak alami seperti, omega 3, dapat meningkatkan fungsi dan kerja otak, salah satunya mengurangi depresi.
7. Santai
Stres dapat melelahkan otak dandapat menghapus kandungan dalam otak yang berfungsi menyimpan ingatan, hippocampus. Para ahli melihat bahwa dengan gaya hidup yang seimbang dan melakukan aktifitas rileks, seperti yoga, membuat kerajinan, dan bersosialisasi dapat mengurangi pengikisan ingatan.
8. Melatih otak
Walaupun sering mengisi teka-teki silang, sudoku dan permainan lain yang sejenis, otak belum terasah sepenuhnya. Kurangnya berpikir adalah salah satu indikasi kuat lemahnya kognitif. Jadi, semakin banyak berpikir, semakin baik kinerja otak di masa tua.
(eya/eya)
Home & Living
Cuci Piring Makin Wangi & Kinclong Pakai Sparkle MAXI Jeruk Nipis
Olahraga
Topi Adidas Hermanos Koumori Bikin Lari Makin Nyaman & Stylish
Olahraga
Legging Ini Bikin Olahraga Makin Pede! Dari yang Multifungsi Sampai Brand Terkenal, Mana Favoritmu?
Olahraga
Sepatu Basket dari Nike Ini Bikin Gerakan Makin Lincah & Stabil
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Tren Tubuh Sangat Kurus di Oscars Bikin Khawatir, Efek Ozempic Disorot
Jangan Salah Bawa Bekal! 4 Camilan Sehat yang Cocok untuk Perjalanan Mudik
Vagina Gatal Padahal Sudah Bersih? Ini Penyebab yang Sering Tak Disadari
9 Buah yang Bagus untuk Mengatasi Jerawat Agar Wajah Mulus Saat Lebaran
Tren Unik di Dubai, Orang Datang ke Gym untuk Latihan Tidur Siang
Most Popular
1
60 Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 Islami yang Penuh Doa
2
TikTok Viral Verificator
Viral! Lupa Baca Deskripsi, Wanita Ini Kaget Baju Lebarannya Bisa Naik Turun
3
Pangeran Albania Nikah Lagi, Sempat Diisukan Selingkuhi Mantan Istri
4
Ramalan Zodiak 20 Maret: Leo Keuangan Berlebih, Cancer Tak Sesuai Harapan
5
Baju Lebaran 2026
7 Mix and Match Hijab Lebaran 2026 Ini Bikin Tampilan Makin Stylish
MOST COMMENTED











































