Bahaya Mouthwash Bagi Kesehatan Mulut & Gigi
Berkumur dengan mouthwash setelah menyikat gigi memang menimbulkan sensasi lebih bersih dan segar di mulut. Tapi dibalik itu, mouthwash bisa menimbulkan dampak berbahaya bagi gigi dan mulut.
Beberapa bahan yang terkandung dalam mouthwash punya efek merugikan untuk gigi dan gusi jika tidak digunakan dengan benar. Menurut Robin Seymour, profesor perbaikan masalah gigi dari Newcastle University, saat ini banyak produk mouthwash yang mengandung alkohol hingga 26 persen per satu kemasan. Alkohol bekerja sebagai agen 'pembawa' yang mengoptimalkan fungsi menthol, eucalyptol dan thymol untuk menembus lapisan luar gigi dan menyingkirkan plak.
Kedengarannya memang tidak berbahaya, tapi alkohol bisa menyebabkan kekeringan di mulut dan menghilangkan 'mucus' suatu zat yang menjaga mulut tetap basah dan lembab. Mulut yang kering menimbulkan bau nafas tak sedap dan sensasi 'menggigit' saat berkumur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian produk mouthwash bahkan bisa menyebabkan gigi bernoda, karena zat kimia yang bernama chlorohexidine gluconate. Zat ini sebenarnya diciptakan untuk mengurangi bakteri dan menyingkirkan plak, tapi efeknya justru menimbulkan bau mulut tidak sedap dan noda. Jika digunakan terus menerus, mouthwash bisa menyebabkan timbulnya noda kecokelatan pada enamel gigi karena reaksi kimia.
"Chlorohexidine menyebabkan noda pada gigi dalam pemakaian mouthwash selama sepuluh hari, karena bereaksi dengan zat aditif makanan yang mungkin masih tertinggal. Zat aditif biasa terdapat pada soda, teh, kopi dan red wine," jelas Profesor Robin.
Apakah kita harus menghindari pemakaian mouthwash untuk kesehatan gigi dan mulut? Profesor Robin menyarankan untuk menggunakan mouthwash tanpa alkohol, dengan label 'alcohol-free'. Selain tidak membuat mulut kering, juga meminimalisir terbentuknya noda cokelat pada gigi. Sebaiknya jangan langsung berkumur dengan mouthwash setelah menyikat gigi, tapi tunggu 30 menit dulu. Beberapa bahan dalam pasta gigi seperti foaming agent dan sodium lauryl sulphate bisa bereaksi dengan fluoride di dalam mouthwash, menonaktifkan sehingga kehilangan efeknya.
(hst/hst)
Pakaian Pria
Lebih Suka Pakai Jam Digital? Ini Rekomendasi Jam Digital yang Utamakan Fungsi +Bonus Tampilan Keren
Pakaian Pria
Cari Jam Automatic yang Kepakai Terus? Parlent Gallant Vortex 42MM Bisa Jadi Pilihan!
Kesehatan
Resolusi 2026 yang Paling Penting! Rutin Cek Kesehatan Tanpa Harus ke Lab
Olahraga
Skuter Elektrik e-Buy: Pilih yang Tangguh Jarak Jauh atau Ringkas Buat Mobilitas Santai?
Kisah Wanita 62 Tahun Hamil Lagi Setelah Anaknya Meninggal, Jadi Kontroversi
Bahaya Mencabut Bulu Hidung yang Jarang Disadari, Bisa Picu Infeksi Pernapasan
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Drama Korea Romantis CEO Tampan Terbaru yang Bikin Baper
Kendall Jenner Geram Dituding Operasi Plastik, Tegaskan Wajahnya Alami
Ramalan Zodiak Cinta 10 Januari: Pisces Lebih Tegas, Libra Singkirkan Ego
Ramalan Zodiak 10 Januari: Libra Lebih Teliti, Scorpio Masih Boros











































